Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

10 Rute dengan Turbulensi Paling Tinggi di Dunia

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Ilustrasi turbulensi pesawat. Shutterstock
Ilustrasi turbulensi pesawat. Shutterstock
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Penerbangan Singapore Airlines dari London ke Singapura mengalami turbulensi hebat dan terpaksa mendarat darurat di Bangkok, Thailand. Turbulensi yang memakan korban jiwa ini disebut terjadi di atas Irrawaddy Basin, Myanmar. Apakah ini termasuk dalam rute dengan turbulensi paling parah di dunia? 

Ternyata tidak. Turbli, situs prakiraan turbulensi, menganalisis lebih dari 150.000 catatan penerbangan jarak jauh dan jarak pendek pada 2023 untuk menemukan mana yang paling sering mengalami turbulensi hebat. Juaranya adalah rute sejauh 1.905 kilometer antara Santiago di Chili dan Santa Cruz di Bolivia. 

Mengenal Turbulensi

Turbulensi menjadi salah satu hal yang ditakuti penumpang penerbangan jarak jauh. Fenomena alam bisa lebih dari sekadar mengganggu. Dalam skenario terburuk, getaran yang keras dapat menyebabkan kerusakan struktural pada pesawat itu, bahkan membahayakan penumpang.

Turbli menggunakan tingkat disipasi pusaran air atau eddy dissipation rates (EDR) untuk menentukan peringkat guncangan setiap rute. EDR mengukur intensitas turbulensi di suatu titik tertentu, 0-20 ringan, 20-40 sedang, 40-80 parah, dan 80-100 ekstrem.

Urutan Rute Berdasarkan Turbulensi

Rute dari Santiago, Chili, ke Bandara Internasional Viru Viru di Santa Cruz, Bolivia, menduduki peringkat sebagai rute paling bergejolak di dunia, dengan EDR rata-rata 17,5. Di urutan paling goyah kedua adalah rute jarak pendek sepanjang 338 kilometer dari Almaty di Kazakhstan ke ibu kotanya, Bishke, dengan EDR 17.4. 

Enam dari sepuluh rute paling besar turbulensinya di dunia adalah rute di Jepang dan Tiongkok. Turbli mengaitkan hal ini dengan aktivitas aliran jet yang tinggi di wilayah ini yang mengganggu udara.

Di Eropa, turbulensi terburuk ada pada jalur penerbangan sepanjang 212 kilometer dari Milan ke Jenewa (EDR 16.3), yang menempati peringkat kelima sebagai lintasan turbulensi paling banyak di dunia.

Adapun rute Amerika yang paling tinggi turbulensinya adalah penerbangan sepanjang 710 kilometer dari Nashville ke Raleigh yang mencetak EDR rata-rata 14,7. 

Udara berombak yang dirasakan sebagai turbulensi disebabkan dari sejumlah faktor, seperti pola angin atmosfer normal, atau karena hentakan pesawat lain di dekatnya. Salah satu penyebab paling umum dari turbulensi parah adalah turbulensi mekanis, yang biasanya terjadi di sekitar pegunungan dan penghalang fisik lainnya.

Berikut 10 rute dengan turbulensi paling tinggi di dunia. 

1. Santiago (SCL) - Santa Cruz (VVI)

2. Almaty (ALA) - Bishkek (FRU)

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

3. Lanzhou (LHW) - Chengdu (CTU)

4. Centrair (NGO) - Sendai (SDJ)

5. Milan (MXP) - Geneva (GVA)

6. Lanzhou (LHW) - Xianyang (XIY)

7. Osaka (KIX) - Sendai (SDJ)

8. Xianyang (XIY) - Chengdu (CTU)

9. Xianyang (XIY) - Chongqing (CKG)

10. Milan (MXP) - Zurich (ZRH)

DAILY MAIL

Pilihan Editor: Tempat Duduk di Pesawat yang Paling Minim Guncangan saat Terjadi Turbulensi

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Libur Idul Adha, Penumpang Pesawat di 20 Bandara Diperkirakan Tembus 971.861 Orang

5 jam lalu

Sejumlah calon penumpang pesawat antre untuk lapor diri di Terminal 3 Bandara Sekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu 19 April 2023. PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta memprediksi puncak arus mudik lewat bandara Soetta terjadi mulai H-3 atau Rabu (19/4) dengan pergerakan pesawat yang terjadwal mencapai 1.138 penerbangan dengan total penumpang 164.575 hingga H-1 atau Jumat (21/4). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Libur Idul Adha, Penumpang Pesawat di 20 Bandara Diperkirakan Tembus 971.861 Orang

Pada long weekend Idul Adha 15-18 Juni, penumpang pesawat di 20 bandara AP II diproyeksikan mencapai 971.861 penumpang.


Alasan Pramugari Selalu Tersenyum saat Ada Turbulensi

1 hari lalu

Ilustrasi pramugari. Huffpost.com
Alasan Pramugari Selalu Tersenyum saat Ada Turbulensi

Saat akan terjadi turbulensi adalah pramugari akan berhenti menyajikan minuman panas dan tidak bisa meninggalkan tempat duduk.


Kemenparekraf Sebut Harga Avtur dan Kekurangan Armada Picu Tiket Domestik Mahal

2 hari lalu

Ilustrasi penumpang pesawat. Freepik.com/Standret
Kemenparekraf Sebut Harga Avtur dan Kekurangan Armada Picu Tiket Domestik Mahal

Kemenparekraf mengungkapkan harga avtur dan berkurangnya jumlah armada pesawat udara memicu harga tiket pesawat domestik mahal.


Penumpang Minta Tukar Kursi Pesawat, Sebaiknya Dikasih atau Tidak?

2 hari lalu

Ilustrasi wanita bepergian dengan pesawat terbang. Freepik.com/Jcomp
Penumpang Minta Tukar Kursi Pesawat, Sebaiknya Dikasih atau Tidak?

Topik menukar kursi pesawat sering menjadi perdebatan di Internet. Sebenarnya ada alasan untuk membolehkan hal itu, ada juga yang tidak.


AirAsia Indonesia Bukukan Pendapatan Rp 1,74 triliun di Kuartal 1 2024, Meningkat 27 Persen

2 hari lalu

Penerbangan perdana Indonesia AirAsia dengan kode QZ 526 dari Bandara Internasional Soekarno Hatta (CGK) mendarat dengan sukses di Bandara Internasional Kota Kinabalu (BKI) pada Selasa 6 Februari 2024, pukul 15.55   waktu setempat. TEMPO /JONIANSYAH HARDJONO
AirAsia Indonesia Bukukan Pendapatan Rp 1,74 triliun di Kuartal 1 2024, Meningkat 27 Persen

PT AirAsia Indonesia Tbk. (AAID/CMPP) membukukan pendapatan 2024 sebesar Rp 1,74 Triliun pada kuartal I 2024.


6 Langkah untuk Menghindari Bahaya Turbulensi ketika Naik Pesawat

2 hari lalu

Ilustrasi turbulensi pesawat. Shutterstock
6 Langkah untuk Menghindari Bahaya Turbulensi ketika Naik Pesawat

Lampu tanda sabuk pengaman tidak dinyalakan sepanjang perjalanan, lalu apa yang harus dilakukan penumpang untuk cegah bahaya turbulensi?


Garuda Indonesia Buka Peluang Tambah Frekuensi Penerbangan Jelang Libur Panjang Idul Adha

3 hari lalu

Ilustrasi Garuda Indonesia. Dok. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
Garuda Indonesia Buka Peluang Tambah Frekuensi Penerbangan Jelang Libur Panjang Idul Adha

Garuda Indonesia membuka peluang penambahan frekuensi penerbangan menjelang Idul Adha 2024.


Mengenal Clear Air Turbulence, Musuh Dalam Selimut di Dunia Penerbangan

4 hari lalu

Ilustrasi pesawat (Pixabay)
Mengenal Clear Air Turbulence, Musuh Dalam Selimut di Dunia Penerbangan

Tidak seperti turbulensi pada umumnya yang disebabkan oleh kondisi awan, clear air turbulence terbentuk dari pergerakan angin yang tidak beraturan.


Singapore Airlines Tawarkan Kompensasi bagi Penumpang yang Alami Insiden Turbulensi Parah

4 hari lalu

Interior pesawat Singapore Airlines penerbangan SQ321 digambarkan setelah pendaratan darurat di Bandara Internasional Suvarnabhumi Bangkok, Thailand, 21 Mei 2024. REUTERS/Stringer
Singapore Airlines Tawarkan Kompensasi bagi Penumpang yang Alami Insiden Turbulensi Parah

Singapore Airlines menawarkan kompensasi mulai US$10 ribu kepada para penumpang penerbangan SQ321 yang mengalami insiden turbulensi bulan lalu.


Boeing Yakin Indonesia jadi Pasar Penerbangan Komersil Keempat Terbesar di Dunia pada 2036

4 hari lalu

Country Managing Director Boeing Indonesia, Zaid Alami (kiri) dan Craig Director Global Supply Chain, Craig Abler di kantor Boeing Indonesia, Gedung Menara Astra Lantai 22, Jakarta Pusat, Senin, 10 Juni 2024. Tempo | Mochamad Firly Fajrian
Boeing Yakin Indonesia jadi Pasar Penerbangan Komersil Keempat Terbesar di Dunia pada 2036

Boeing optimistis bahwa 12 tahun dari sekarang atau pada 2036, Indonesia akan menjadi pasar penerbangan komersial terbesar keempat di dunia.