Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Libur Lebaran, Coba ke Lembah Purba Sukabumi yang Membuat Will Smith Penasaran

image-gnews
Jembatan Gantung Lembah Purba di Sukabumi. TEMPO/Nufus Nita Hidayati
Jembatan Gantung Lembah Purba di Sukabumi. TEMPO/Nufus Nita Hidayati
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Libur lebaran menjadi momentum tepat untuk berwisata. Tak ada salahnya mencoba tempat wisata baru dan sedang hits. Di Sukabumi, Jawa Barat, ada destinasi wisata yang sedang ramai dibahas di media sosial. Bahkan tempat wisata tersebut sempat membuat Will Smith penasaran. Tempat itu adalah Lembah Purba Sukabumi.

Tempat wisata tersebut semakin populer dan dikenal seiring rasa penasaran Will Smith. Pada akun Instagramnya, Will Smith mengunggah ulang sebuah video dari akun @asepmulyanadam yang memperlihatkan beberapa orang menggunakan wahana keranjang sultan di sembari menikmati suasana di Lembah Purba Sukabumi. 

"Where is this??," tulisnya dalam keterangan unggahan.

Unggahan Will Smith itu pun sontak dikerumuni netizen dari Indonesia yang memberi tahu lokasi tempat tersebut.

“West Java, Indonesia menyala abangku” komentar akun @jonesyeld

“Lembah Purba Sukabumi, INDONESIA,” tulis akun @sargabs

“sukabumi, west Java, indonesia,” kata akun @rifstick_boogy

 Mengenal wisata alam Lembah Purba Sukabumi

Dikutip dari berbagai sumber, Lembah Purba adalah destinasi air terjun kembar dengan suasana alam tropis yang indah. Dinamakan Lembah Purba karena lokasi air terjun kembar yang berada di dalam lembah dan dikelilingi pohon tua dan besar-besar. 

Untuk mencapai Lembah Purba, wisatawan harus melewati Situgunung Suspension Bridge yang merupakan jembatan yang menghubungkan dua bukit. Untuk menikmati keindahan hutan tropis di Lembah Purba dengan lebih maksimal, disediakan beragam wahana, salah satunya keranjang sultan.

Ini merupakan wahana kursi gantung yang terbuat dari rotan dan berbentuk keranjang. Layaknya flying fox, wahana ini akan membawa wisatawan melintasi sungai lewat udara dengan rute sepanjang 100 meter. Disediakan empat keranjang yang bisa dinaiki wisatawan. Pengelola mengeklaim wahana ini aman untuk dipakai karena dilengkapi pengaman ke tali besi baha dan digerakkan oleh mesin motor.

Untuk bisa menikmati wahana ini, wisatawan perlu membayar tiket reguler seharga Rp40 ribu. Terdapat pula tiket VIP yang berbanderol Rp100 ribu. Tiket VIP ini sudah meliputi sejumlah fasilitas lainnya seperti transport hingga snack.

Pengelola juga menyediakan penginapan glamping bagi wisatawan yang ingin tinggal lebih lama di sana. Dengan rentang harga Rp900 ribu - Rp1,7 juta. Lokasinya berada di dekat air terjun dan jembatan.

Lembah Purba merupakan salah satu spot wisata yang terbilang baru dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Tempat wisata itu makin populer saat diresmikannya jembatan gantung Situ Gunung. Mengutip dari situgunungbridge.com, jembatan gantung Situ Gunung pertama kali di bangun pada pertengahan tahun 2017.

Pembangunannya dilakukan secara gotong royong antara warga lokal dan tenaga ahli dari Bandung secara manual. Meskipun tanpa bantuan alat berat, jembatan ini berhasil diselesaikan dalam kurun waktu 4 bulan saja. Jembatan gantung Situgunung diresmikan pada 9 Maret 2019 oleh Menko Bidang Kemaritiman. 

Jembatan yang berlokasi di tengah hutan ini pernah dinobatkan sebagai jembatan gantung terpanjang se-Asia Tenggara, dengan panjang 243 meter, lebar 1,8 meter dan ketinggiannya mencapai 121 meter diatas permukaan tanah. Dari atas jembatan gantung Anda bisa melihat pemandangan jurang, Curug Sawer hingga danau Situ Gunung. Jembatan ini juga sangat kokoh, karena terbuat dari kayu ulin yang diperoleh dari Papua, untuk kapasitasnya sendiri jembatan ini hanya bisa menampung sejumlah 44 orang dengan bobot maksimal 55 ton.

Pilihan Editor: Rekomendasi 5 Tempat Wisata Air di Bandung untuk Menghabiskan Waktu Libur Lebaran 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pemkab Sukabumi Dipuji Kemendikbud karena Gunakan Sistem KSPS

7 hari lalu

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menerima kunjungan kerja Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK) Dirjen GTK Kemendikbud Ristek RI ke Pendopo, Rabu, 12 Juni 3024.
Pemkab Sukabumi Dipuji Kemendikbud karena Gunakan Sistem KSPS

Pemerintah Kabupaten Sukabumi memanfaatkan sistem pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS).


Film Bad Boys: Ride or Die, Sinopsis dan Para Pemerannya

19 hari lalu

Bad Boys: Ride or Die. Istimewa
Film Bad Boys: Ride or Die, Sinopsis dan Para Pemerannya

Sony Pictures Entertainment film Bad Boys: Ride or Die


Gempa Darat di Bogor Getarkan Sukabumi Dinihari, Ini Data BMKG

21 hari lalu

Ilustrasi gempa. REUTERS
Gempa Darat di Bogor Getarkan Sukabumi Dinihari, Ini Data BMKG

Sebelumnya, BMKG juga kembali mencatat gempa yang menggetarkan Pulau Bawean di Laut Jawa.


Gempa Magnitudo 4,1 dari Sesar Cipamingkis Getarkan Kota Sukabumi

22 hari lalu

Peta lokasi gempa di Sukabumi, 28 Maret 2024. X/BMKG
Gempa Magnitudo 4,1 dari Sesar Cipamingkis Getarkan Kota Sukabumi

BMKG mengungkap pusat gempa itu berada di laut. Gempa terkini yang bisa dirasakan guncangannya itu terjadi tepatnya pada pukul 16.20 WIB.


Yang Harus Dilakukan Pendaki Jika Bertemu Macan Tutul di Gunung Gede Pangrango

23 hari lalu

Macan kumbang terpantau dari kamera pemantau yang dipasang Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cianjur, Jawa Barat.(ANTARA/Ahmad Fikri)
Yang Harus Dilakukan Pendaki Jika Bertemu Macan Tutul di Gunung Gede Pangrango

Para pendaki diminta tak mencemaskan ataupun mempermasalahkan keberadaan macan tutul jawa di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.


Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Alam Kelas Dunia di Sukabumi

24 hari lalu

Wisatawan beraksi di atas papan seluncurnya saat bermain surfing di pantai Cimaja, Sukabumi, Jawa Barat, 26 Desember 2015. Pantai ini merupakan salah satu pantai yang menjadi tujuan peselancar lokal dan internasional sat menikti liburan Natal dan Tahun Baru. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo
Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Alam Kelas Dunia di Sukabumi

Sukabumi memiliki potensi wisata alam yang disebut-sebut kelas dunia.


2 Macan Tutul Terekam Kamera di Hutan Gunung Gede Pangrango, Begini Peringatan untuk Pendaki

24 hari lalu

Macan kumbang terpantau dari kamera pemantau yang dipasang Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cianjur, Jawa Barat.(ANTARA/Ahmad Fikri)
2 Macan Tutul Terekam Kamera di Hutan Gunung Gede Pangrango, Begini Peringatan untuk Pendaki

Sepasang macan tutul tertangkap kamera pemantau (CCTV) sedang berjalan beriringan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGPP).


Tujuh Pekerja Migran Asal Sukabumi Meninggal Sepanjang 2024, Hanya Dua Dipulangkan ke Kampung Halamannya

26 hari lalu

Perwakilan SBMI Kabupaten Sukabumi, Badan Pelindungan Pekerja Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Jawa Barat dan Kawan Pekerja Migran Indonesia Kabupaten Sukabumi saat menjemput jenazah pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Sukabumi di Bandara Soekarno-Hatta yang meninggal di Dubai, UEA. ANTARA/Aditya Rohman
Tujuh Pekerja Migran Asal Sukabumi Meninggal Sepanjang 2024, Hanya Dua Dipulangkan ke Kampung Halamannya

SBMI Sukabumi menyatakan siap memberikan bantuan penanganan pemulangan jenazah pekerja migran yang meninggal di luar negeri secara gratis.


Setelah Sukabumi, Malang Digetarkan Gempa dari Laut Selatan Jawa Dinihari

30 hari lalu

Peta pusat gempa M5,0 di laut selatan Jawa yang menggetarkan wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Selasa 21 Mei 2024, pukul 02.42 WIB. (BMKG)
Setelah Sukabumi, Malang Digetarkan Gempa dari Laut Selatan Jawa Dinihari

Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo M5,0 terjadi dari laut selatan Jawa, tepatnya 112 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur.


Sukabumi Diguncang Gempa Bermagnitudo 4,6, Belum Ada Laporan Kerusakan Bangunan

30 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Sukabumi Diguncang Gempa Bermagnitudo 4,6, Belum Ada Laporan Kerusakan Bangunan

Gempa tektonik bermagnitudo 4,6 mengguncang sebagian wilayah Kabupaten Sukabumi. BMKG mencatat waktu kejadiannya pada Senin 20 Mei 2024 pada pukul 20.42 WIB.