Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ini Dia Keranjang Sultan, Wahana di Situ Gunung Sukabumi yang Viral karena Will Smith

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Keranjang Sultan di Situ Gunung Sukabumi (situgunungbridge.com)
Keranjang Sultan di Situ Gunung Sukabumi (situgunungbridge.com)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Hollywood Will Smith mengunggah konten wahana zip line di salah satu tempat wisata melalui akun Instagramnya @willsmith. Unggahan tersebut menjadi viral di Indonesia karena lokasi tempat wisata itu ada di Sukabumi.

Dalam konten tersebut, Will Smith menanyakan lokasi wahana yang ada di tempat wisata.

"Where is this?" kata dia, menanyakan cuplikan salah satu wahana dari akun Instagram @asepmulyanadam.

Video itu menunjukkan beberapa warga menaiki wahana Keranjang Sultan di Situ Gunung yang berada di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Keranjang Sultan merupakan salah satu wahana yang ditawarkan di Suspension Bridge Situ Gunung. Wahana ini berupa kursi rotan berbentuk keranjang yang digantung. Dari kursi ini, pengunjung bisa menikmati keindahan alam di sekitarnya. 

Tapi tak semua pengunjung berani menaiki wahana ini karena cukup memacu adrenalin. Setelah naik, pengunjung akan diajak melintasi hutan dan sungai dari ketinggian. Namun, wahana ini sebenarnya aman karena menggunakan tali baja dan mesin penggerak. 

Dilansir dari situs resmi Situ Gunung Suspension Bridge, terdapat empat kursi keranjang yang disediakan untuk dinaiki wisatawan secara bergantian. Karena keterbatasan ini, pengunjung sering kali harus rela mengantre untuk mencoba. 

Tiket menaiki Keranjang Sultan 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Keranjang Sultan bisa dinikmati setiap pemegang tiket VIP atau jalur hijau Situ Gunung Suspension Bridge. Tiket ini bisa dibeli seharga Rp100 ribu per orang. Selain naik Keranjang Sultan, pengunjung juga akan mendapat fasilitas lain transport, welcome drink, snack, dan merasakan melewati jembatan gantung tengah hutan. 

Untuk pemegang tiket reguler, pengunjung harus membayar biaya tambahan sebesar Rp40.000 per orang untuk bisa menaiki Keranjang Sultan. Ada dua jenis tiket reguler Situ Gunung, yakni Jalur Kuning seharga Rp75.000 dan jalur merah seharga Rp50.000.

Keranjang Sultan berada di area Situ Gunung Jalan Kadudampit, Gede Pangrango, Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Lokasi wisata ini buka pada pukul 07.00 – 16.00 WIB pada hari biasa dan pukul 07.00 – 17.00 WIB saat weekend dan high season.

Pilihan Editor: Libur Sekolah, ke Situgunung Saja, Ada Hutan Sejuk dan Jembatan Gantung Terpanjang se-Asia Tenggara

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pemkab Sukabumi Dipuji Kemendikbud karena Gunakan Sistem KSPS

12 hari lalu

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menerima kunjungan kerja Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK) Dirjen GTK Kemendikbud Ristek RI ke Pendopo, Rabu, 12 Juni 3024.
Pemkab Sukabumi Dipuji Kemendikbud karena Gunakan Sistem KSPS

Pemerintah Kabupaten Sukabumi memanfaatkan sistem pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS).


Film Bad Boys: Ride or Die, Sinopsis dan Para Pemerannya

23 hari lalu

Bad Boys: Ride or Die. Istimewa
Film Bad Boys: Ride or Die, Sinopsis dan Para Pemerannya

Sony Pictures Entertainment film Bad Boys: Ride or Die


Gempa Darat di Bogor Getarkan Sukabumi Dinihari, Ini Data BMKG

25 hari lalu

Ilustrasi gempa. REUTERS
Gempa Darat di Bogor Getarkan Sukabumi Dinihari, Ini Data BMKG

Sebelumnya, BMKG juga kembali mencatat gempa yang menggetarkan Pulau Bawean di Laut Jawa.


Gempa Magnitudo 4,1 dari Sesar Cipamingkis Getarkan Kota Sukabumi

26 hari lalu

Peta lokasi gempa di Sukabumi, 28 Maret 2024. X/BMKG
Gempa Magnitudo 4,1 dari Sesar Cipamingkis Getarkan Kota Sukabumi

BMKG mengungkap pusat gempa itu berada di laut. Gempa terkini yang bisa dirasakan guncangannya itu terjadi tepatnya pada pukul 16.20 WIB.


Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Alam Kelas Dunia di Sukabumi

28 hari lalu

Wisatawan beraksi di atas papan seluncurnya saat bermain surfing di pantai Cimaja, Sukabumi, Jawa Barat, 26 Desember 2015. Pantai ini merupakan salah satu pantai yang menjadi tujuan peselancar lokal dan internasional sat menikti liburan Natal dan Tahun Baru. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo
Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Alam Kelas Dunia di Sukabumi

Sukabumi memiliki potensi wisata alam yang disebut-sebut kelas dunia.


Tujuh Pekerja Migran Asal Sukabumi Meninggal Sepanjang 2024, Hanya Dua Dipulangkan ke Kampung Halamannya

30 hari lalu

Perwakilan SBMI Kabupaten Sukabumi, Badan Pelindungan Pekerja Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Jawa Barat dan Kawan Pekerja Migran Indonesia Kabupaten Sukabumi saat menjemput jenazah pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Sukabumi di Bandara Soekarno-Hatta yang meninggal di Dubai, UEA. ANTARA/Aditya Rohman
Tujuh Pekerja Migran Asal Sukabumi Meninggal Sepanjang 2024, Hanya Dua Dipulangkan ke Kampung Halamannya

SBMI Sukabumi menyatakan siap memberikan bantuan penanganan pemulangan jenazah pekerja migran yang meninggal di luar negeri secara gratis.


Setelah Sukabumi, Malang Digetarkan Gempa dari Laut Selatan Jawa Dinihari

34 hari lalu

Peta pusat gempa M5,0 di laut selatan Jawa yang menggetarkan wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Selasa 21 Mei 2024, pukul 02.42 WIB. (BMKG)
Setelah Sukabumi, Malang Digetarkan Gempa dari Laut Selatan Jawa Dinihari

Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo M5,0 terjadi dari laut selatan Jawa, tepatnya 112 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur.


Sukabumi Diguncang Gempa Bermagnitudo 4,6, Belum Ada Laporan Kerusakan Bangunan

34 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Sukabumi Diguncang Gempa Bermagnitudo 4,6, Belum Ada Laporan Kerusakan Bangunan

Gempa tektonik bermagnitudo 4,6 mengguncang sebagian wilayah Kabupaten Sukabumi. BMKG mencatat waktu kejadiannya pada Senin 20 Mei 2024 pada pukul 20.42 WIB.


Pembunuhan Ibu Kandung di Sukabumi, Hasil Autopsi Temukan 10 Luka Tusuk di Tubuh Korban

39 hari lalu

Personel Koramil 2213/Jampangkulon saat menangkap Rahmat, tersangka kasus anak bunuh ibu di Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa 14 Mei 2024. ANTARA/Istmewa
Pembunuhan Ibu Kandung di Sukabumi, Hasil Autopsi Temukan 10 Luka Tusuk di Tubuh Korban

Tim dokter telah melakukan autopsi terhadap tubuh Inas, korban pembunuhan oleh Rahmat yang merupakan anak kandungnya.


5 Fakta Pembunuhan Sadis di Sukabumi, Puluhan Kali Pelaku Menusuk Ibu Kandungnya

39 hari lalu

Polres Sukabumi akan periksa psikologi pelaku pembunuhan ibu kandungnya di Kampung Cilandak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
5 Fakta Pembunuhan Sadis di Sukabumi, Puluhan Kali Pelaku Menusuk Ibu Kandungnya

Terjadi pembunuhan sadis di Sukabumi, pelaku diam dan belum mengaku menyesal.