Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Yogyakarta Gencar Pantau Kawasan Tanpa Rokok di Malioboro, Pelanggar Bisa Didenda Rp 7,5 Juta

image-gnews
Satpol PP Kota Yogyakarta saat menyisir Malioboro  untuk melakukan pengawasan terhadap penegakkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Rabu (28/2). (Dok. Istimewa)
Satpol PP Kota Yogyakarta saat menyisir Malioboro untuk melakukan pengawasan terhadap penegakkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Rabu (28/2). (Dok. Istimewa)
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta mulai menggencarkan pengawasan terhadap penegakkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Malioboro Yogyakarta pada Rabu, 28 Februari 2024.

Pengawasan kawasan yang melibatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta serta petugas khusus kawasan Malioboro-Keraton, Jagamaton yang dibagi menjadi tiga regu. Ada regu yang menyisir sepanjang Jalan Malioboro, sementara petugas lainnya mengecek di seputaran Teras Malioboro 1, hingga Teras Malioboro 2. 

Malioboro menjadi satu kawasan yang turut diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Yogyakarta Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang diberlakukan sejak Maret 2018 silam.

"Dalam pemantauan hari ini kami masih menemukan pengunjung juga wisatawan yang merokok (sembarangan atau tidak di area yang disediakan)," ujar Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta Octo Noor Arafat.

Sanksi bagi perokok 

Para pengujung tersebut mendapat teguran lisan sebagai peringatan awal. Jika pengunjung itu kedapatan nekat merokok akan diberi sanksi lebih tegas sesuai peraturan daerah yang berlaku.

Tak hanya pengunjung. Sanksi berat pun menanti para pelaku jasa pariwisata Malioboro yang melanggar ketentuan aturan rokok itu. Bahkan bisa lebih berat karena kelompok jasa pariwisata ini sudah mendapatkan sosialisasi aturan soal kawasan tanpa rokok.

"Bagi pelaku jasa pariwisata, karena setiap hari di Malioboro, jika melanggar (aturan) tentu akan kami berikan kartu kuning," kata Octo.

"Di Perda KTR sudah ditegaskan, ada sanksi denda yang besarannya cukup berat hingga Rp 7,5 juta untuk pelanggar," kata dia. 

Pemberian sanksi denda maupun teguran yang dilakukan oleh jajaran Satpol PP juga dinilai memberikan efek edukasi sekaligus jera. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Dengan penerapan KTR ini kami berusaha untuk menurunkan prevalensi perokok pada usia 10 sampai 18 tahun," ujarnya.

Adapun dalam pemantauan itu, petugas menegur sejumlah pengunjung dan pelaku jasa wisata yang kedapatan merokok di sembarang tempat, seperti di kawasan pedestrian pinggir jalan Malioboro. 

Kenyamanan untuk wisatawan

Octo mengatakan operasi tersebut bertujuan untuk terus memberikan edukasi warga bahwa kawasan Malioboro telah ditetapkan menjadi KTR yang diatur dalam Perda No 2 Tahun 2017 tentang KTR.

"Selain itu aturan ini juga untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan lokal maupun mancanegara. Apalagi rokok bisa menganggu kesehatan bagi perokok maupun yang tidak merokok," ungkapnya.

Epidemiologi Kesehatan Ahli Madya Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Hanifah Rogayah yang turut dalam pemantauan itu mengatakan langkah Yogya dengan Perda KTR menjadi gerakan yang sangat baik. 

Hanifah menambahkan, dari data Kementerian Kesehatan, satu dari tujuh tatanan KTR adalah tempat umum. Untuk itu, KTR utamanya di Malioboro penting untuk ditegakkan. Ini untuk mewujudkan kawasan Malioboro yang sehat dan nyaman, mengingat Malioboro merupakan salah satu destinasi wisata yang kerap menerima wisatawan dari berbagai daerah.

"Asap rokok memang tidak hanya berbahaya bagi perokoknya, juga bagi perokok pasif," kata dia saat ikut memantau kawasan Malioboro. "Perlu diketahui juga bahwa perilaku perokok itu merupakan faktor risiko yang tertinggi setelah hipertensi yang menyebabkan penyakit tidak menular," imbuhnya.

PRIBADI WICAKSONO

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tumpukan Sampah Yogyakarta Merangsek ke Pusat Kota, Pemda Manfaatkan Celah TPA Piyungan

13 hari lalu

Tumpukam sampah di tengah pembatas jalan Affandi atau Gejayan Kota Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Tumpukan Sampah Yogyakarta Merangsek ke Pusat Kota, Pemda Manfaatkan Celah TPA Piyungan

Mau tak mau, dengan kondisi Kota Yogyakarta saat ini, terpaksa TPA Piyungan disiapkan dibuka kembali untuk mengatasi.


Bukan di Malioboro, Pawai Alegoris Pemkot Yogyakarta akan Digelar di Kotagede Akhir Pekan Ini

14 hari lalu

Pawai Alegoris di Kota Yogyakarta. Dok.istimewa
Bukan di Malioboro, Pawai Alegoris Pemkot Yogyakarta akan Digelar di Kotagede Akhir Pekan Ini

Peserta Pawai Alegoris Kota Yogyakarta diajak melewati sepuluh situs bersejarah di Kotagede, ibu kota Kerajaan Mataram.


Nasib Nenek Pengemis yang Viral Memaki dan Sembur Asap Rokok ke Wisatawan Malioboro

16 hari lalu

Pengemis di Malioboro yang menyemburkan asap rokok ke pengunjung jika tak diberi uang. Dok.istimewa
Nasib Nenek Pengemis yang Viral Memaki dan Sembur Asap Rokok ke Wisatawan Malioboro

Satpol PP Kota Yogyakarta akhirnya menemukan pengemis yang sempat viral karena memaki dan menyemburkan asap rokok kepada pengunjung Malioboro


Tak Diberi Uang, Pengemis di Malioboro Sembur Asap Rokok ke Pengunjung

22 hari lalu

Pengemis di Malioboro yang menyemburkan asap rokok ke pengunjung jika tak diberi uang. Dok.istimewa
Tak Diberi Uang, Pengemis di Malioboro Sembur Asap Rokok ke Pengunjung

Pengemis tersebut sebelumnya pernah berurusan dengan Satpol PP karena aktivitas mengemis dan merokok yang mengganggu pengunjung Malioboro.


Libur Panjang Waisak, Arus Kendaraan di Pusat Kota Yogyakarta Padat Hingga Petang

26 hari lalu

Arus lalu lintas seputaran Titik Nol Kilometer-Malioboro Yogyakarta padat merayap pada Jumat (24/5). Tempo/Pribadi Wicaksono
Libur Panjang Waisak, Arus Kendaraan di Pusat Kota Yogyakarta Padat Hingga Petang

Bus-bus besar pariwisata dari berbagai daerah masuk pusat Kota Yogyakarta dan menjejali area dekat Titik Nol Kilometer hingga Jalan KH Ahmad Dahlan.


Dongkrak Kunjungan Museum dan Cagar Budaya, Begini Langkah Kemendikbudristek

34 hari lalu

Sisi selatan Benteng Vredeburg Yogyakarta yang hampir rampung direvitalisasi pada Mei 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Dongkrak Kunjungan Museum dan Cagar Budaya, Begini Langkah Kemendikbudristek

Indonesian Heritage Agency (IHA) yang bertugas menangani pengelolaan museum dan cagar budaya nasional sejak September 2023.


Libur Panjang, Wisatawan Malioboro Diminta Tak Malas Parkir di Tempat Resmi

40 hari lalu

Wisatawan memadati kawasan Malioboro Yogyakarta, Jumat 12 April 2024. TEMPO/Pribadi Wicaksono
Libur Panjang, Wisatawan Malioboro Diminta Tak Malas Parkir di Tempat Resmi

Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta mengimbau wisatawan yang mau ke Malioboro memarkirkan kendaraannya di tempat parkir yang resmi


8 Hotel Murah Dekat Stasiun Lempuyangan, Harga Mulai 100 Ribuan

55 hari lalu

Jika Anda melancong di Yogyakarta, Anda bisa memilih menginap di hotel dekat Stasiun Lempuyangan yang murah. Ini rekomendasinya.  Foto: Booking.com
8 Hotel Murah Dekat Stasiun Lempuyangan, Harga Mulai 100 Ribuan

Jika Anda melancong di Yogyakarta, Anda bisa memilih menginap di hotel dekat Stasiun Lempuyangan yang murah. Ini rekomendasinya.


Liburan di Yogyakarta Semakin Menarik dengan Promo dari Traveloka

18 April 2024

Liburan di Yogyakarta Semakin Menarik dengan Promo dari Traveloka

Yogyakarta adalah destinasi wisata yang memukau dan layak dikunjungi. Kekayaan budaya dan ragam kulinernya yang enak menjadi alasan terbaik untuk berlibur ke kota ini.


Selama Libur Lebaran, Ratusan Wisatawan di Malioboro Ditegur Petugas Karena Merokok Sembarangan

18 April 2024

Malioboro Yogyakarta menjadi satu area yang dilalui garis imajiner Sumbu Filosofis. (Dok. Pemkot Yogyakarta)
Selama Libur Lebaran, Ratusan Wisatawan di Malioboro Ditegur Petugas Karena Merokok Sembarangan

Wisatawan banyak yang belum mengetahui bahwa Malioboro termasuk kawasan tanpa rokok sejak 2018.