Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Terbang dari Singapura akan Lebih Mahal pada 2026, Apa Sebabnya?

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Pesawat Singapore Airlines di Bandara Changi Airport di Singapura, 16 November 2021. REUTERS/Caroline Chia
Pesawat Singapore Airlines di Bandara Changi Airport di Singapura, 16 November 2021. REUTERS/Caroline Chia
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Mulai 2026, terbang dari Singapura akan lebih mahal daripada biasanya. Penumpang akan dikenai biaya tambahan yang ditujukan untuk dekarbonisasi dan kebutuhan bahan bakar ramah lingkungan. 

Menurut Menteri Transportasi Chee Hong Tat, Singapura ingin memastikan bahwa 1 persen dari seluruh bahan bakar jet yang digunakan di Bandara Changi dan Bandara Seletar adalah Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF) pada 2026. Semua penerbangan yang berangkat dari Singapura harus menggunakan bahan bakar SAF. Kementerian berencana untuk meningkatkan angka ini menjadi 3-5 persen pada 2030.

Saat ini, bahan bakar penerbangan berkelanjutan hanya menyumbang 0,2 persen dari penggunaan bahan bakar jet global. Pencapaian target 1 persen pada 2026 akan menghasilkan harga tiket pesawat yang lebih tinggi bagi wisatawan yang melakukan penerbangan keluar dari Singapura.

Cetak biru Sustainable Air Hub

Inisiatif ramah lingkungan ini merupakan bagian dari cetak biru Sustainable Air Hub yang diresmikan oleh Menteri Transportasi Chee Hong Tat pada 19 Februari 2024, pada Changi Aviation Summit edisi kedua yang diadakan di Sands Expo and Convention Centre. 

Cetak biru tersebut menguraikan 12 inisiatif penting untuk mengurangi emisi berbahaya di sektor penerbangan. Sasaran jangka menengahnya adalah mengurangi emisi karbon hingga 326 kiloton per tahun pada 2030. Pengurangannya ditargetkan sebesar 20 persen dibandingkan pada 2019.

Dampak SAF pada tiket pesawat

Penumpang kelas ekonomi yang terbang dari Singapura ke Bangkok, Tokyo, dan London mungkin dikenakan tarif tambahan sebesar S$3 atau sekitar Rp35.000 untuk penerbangan jarak pendek, S$6 atau Rp70.000 untuk penerbangan jarak menengah, dan S$16 atau Rp186 ribu untuk penerbangan jarak jauh. Penumpang kelas premium akan membayar retribusi lebih tinggi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Penggunaan SAF merupakan jalur penting untuk dekarbonisasi penerbangan dan diharapkan dapat berkontribusi sekitar 65 persen pengurangan emisi karbon yang diperlukan untuk mencapai net zero pada 2050,” ungkap Civil Aviation Authority of Singapore (CAAS), seperti dilansir CNBC. 

CAAS akan terus berkonsultasi dengan para pemangku kepentingan, dan akan mengumumkan rincian lebih lanjut pada tahun 2025, mendekati tanggal implementasi.

Bahan bakar ramah lingkungan ini biasanya berasal dari bahan limbah seperti minyak jelantah. Meskipun biayanya tiga hingga lima kali lebih mahal dibandingkan bahan bakar jet konvensional, ini merupakan salah satu cara bagus yang dipilih Singapura dalam dekarbonisasi industri penerbangan.

TRAVEL AND LEISURE | CHANNEL NEWS ASIA

Pilihan Editor: Bandara Changi Ajak Fans Taylor Swift Menyanyi Bersama Sehari Sebelum Konser

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pantai di Pulau Sentosa Singapura Tutup akibat Tumpahan Minyak

3 hari lalu

Pemandangan pantai Siloso di Sentosa Island, Singapura, 4 Juni 2018. Sentosa Island menyimpan sejarah kelam tentang pembajakan, pertumpahan darah, dan perang. Sentosa dikenal pada waktu itu sebagai Pulau Blakang Mati-mengacu pada reputasi bajak lautnya yang kejam. REUTERS/Edgar Su
Pantai di Pulau Sentosa Singapura Tutup akibat Tumpahan Minyak

Tiga pantai populer di Pulau Sentosa, Tanjong, Palawan, dan Siloso, sementara ditutup untuk pembersihan.


Top 3 Dunia: Asal-Usul Suku Bajo, Jemaah Haji dan Diplomat Singapura

6 hari lalu

Foto udara ribuan perahu berada di perairan wanci saat deklarasi perlindungan dan pengelolaan cagar biosfer di Pelabuhan Pangulu Belo, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Rabu 1 Mei 2024. Ratusan perahu kayu nelayan suku bajou dan seni bela diri serta tarian khas suku bajau di pertunjukan saat deklarasi suku Bajau dalam melindungi dan mengelola cagar biosfer di Wakatobi yang dihadiri 9 negara. ANTARA FOTO/Andry Denisah
Top 3 Dunia: Asal-Usul Suku Bajo, Jemaah Haji dan Diplomat Singapura

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 13 Juni 2024 diawali oleh kisah tentang asal usul Suku Bajo yang diusir Malaysia.


Belum Ada Investor Asing Masuk IKN, Presiden Jokowi Dulu Sebut Ada Ratusan Investor yang Antre

6 hari lalu

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai meninjau lokasi Upacara HUT ke-79 RI di IKN, Kalimantan Timur, Rabu 5 Juni 2024. ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Belum Ada Investor Asing Masuk IKN, Presiden Jokowi Dulu Sebut Ada Ratusan Investor yang Antre

Presiden Jokowi sempat mengungkapkan bahwa ada ratusan investor asing yang antre untuk masuk ke proyek IKN.


Diplomat Singapura Dituduh Merekam Bocah Laki-laki di Pemandian Umum Jepang

6 hari lalu

Warga membersihkan tubuh di tempat pemandian umum yang disebut `sento` di Tokyo, Jepang, 5 Oktober 2015. Pada tahun 1960, ada lebih dari 2.600 tempat pemandian umum di Tokyo, karena di rumah warga jarang ada yang memiliki kamar mandi sendiri. REUTERS/Issei Kato
Diplomat Singapura Dituduh Merekam Bocah Laki-laki di Pemandian Umum Jepang

Seorang diplomat Singapura dituduh merekam bocah berusia 13 tahun di Jepang yang sedang mandi.


Harun Masiku Sempat Bolak-Balik Jakarta-Singapura tapi Tak Pernah Tertangkap

7 hari lalu

Harun Masiku ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan pada Januari 2020 lalu. Tim penyidik KPK terakhir kali mendeteksi keberadaan Harun Masiku di sekitar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Tim gagal menangkap lantaran dia diduga ditahan oleh sejumlah anggota kepolisian. Terhitung sejak 30 Juli 2021 lalu, Harun kemudian menjadi buronan internasional. Tak tanggung-tanggung, Interpol bahkan telah menerbitkan red notice untuk Harun Masiku. Facebook
Harun Masiku Sempat Bolak-Balik Jakarta-Singapura tapi Tak Pernah Tertangkap

Harun Masiku jadi buron usai lolos dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu, 8 Januari 2020.


Tiket Feri Batam - Singapura Mahal Rugikan Sektor Pariwisata, KPPU Minta Kemenhub Turun Tangan

7 hari lalu

Kapal ferry menuju Singapura dari Batam. TEMPO/ Yogi Eka Sahputra
Tiket Feri Batam - Singapura Mahal Rugikan Sektor Pariwisata, KPPU Minta Kemenhub Turun Tangan

Harga tiket feri Batam - Singapura ataupun sebaliknya melonjak sejak 2022 atau setelah pandemi, Rp760.000 untuk WNI dan Rp915.000 untuk WNA.


Tiket Feri Batam - Singapura Mahal, KPPU Masih Kumpulkan Bukti Dugaan Kartel

8 hari lalu

Kapal feri Batam-Singapura Batam Fast melintas di perairan Singapura. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Tiket Feri Batam - Singapura Mahal, KPPU Masih Kumpulkan Bukti Dugaan Kartel

Harga tiket feri Batam - Singapura ataupun sebaliknya melonjak sejak tahun 2022 atau setelah pandemi.


Bawa Pistol Air Mainan Anak, Sekeluarga Ditahan di Bandara Changi Singapura

8 hari lalu

Jewel Bandara Changi Singapura (TEMPO/Mila Novita)
Bawa Pistol Air Mainan Anak, Sekeluarga Ditahan di Bandara Changi Singapura

Mainan dan replika senjata, termasuk pistol air, terdaftar sebagai barang yang dikontrol di Singapura.


Wisatawan Ditahan di Bandara Changi Singapura karena Bawa Uang Tunai Rp905 Juta

8 hari lalu

Turis berfoto di sebelah patung singa Merlion di kawasan pusat bisnis Singapura 6 Februari 2015. [REUTERS / Edgar Su]
Wisatawan Ditahan di Bandara Changi Singapura karena Bawa Uang Tunai Rp905 Juta

Singapura mengizinkan warganya atau turis asing membawa uang S$20.000 atau sekitar Rp241 juta tanpa deklarasi.


Apa Beda Tapera Indonesia dengan Tabungan Perumahan Rakyat di Singapura, Australia, Cina, dan Korea Selatan

8 hari lalu

Peserta tabungan perumahan rakyat (Tapera) membaca brosur di Kantor Pelayanan Badan Pengelola Tapera, Jakarta, Selasa 4 Juni 2024. Presiden Joko Widodo menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang perubahan atas PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tapera sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan dan akuntabilitas pengelolaan dana Tapera. TEMPO/Tony Hartawan
Apa Beda Tapera Indonesia dengan Tabungan Perumahan Rakyat di Singapura, Australia, Cina, dan Korea Selatan

Ramai-ramai soal Tapera di Indonesia. Ini bedanya tabungan perumahan rakyat di Korea Selatan, Australia, hingga Singapura.