Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Akhir Pekan Tiba, Jajal Kulineran Seru Bernuansa Imlek di Sleman City Hall Yogyakarta

image-gnews
Menyambut Imlek, event kuliner Festival Oriental Food China Town digelar di area Garden Sleman City Hall Yogyakarta 2 hingga 18 Februari 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Menyambut Imlek, event kuliner Festival Oriental Food China Town digelar di area Garden Sleman City Hall Yogyakarta 2 hingga 18 Februari 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Wisatawan yang menyambangi Yogyakarta akhir pekan ini bisa mencoba mampir ke Sleman City Hall (SCH) Yogyakarta. Menjelang Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili pada 10 Februari 2024, dilangsungkan Festival Oriental Food China Town Yogyakarta di area Garden Sleman City Hall, mulai Jumat 2 Februari.

Festival kuliner yang diiinisiasi Komunitas Tionghoa Yogyakarta dan  
aplikasi digital Labamu itu menyajikan berbagai jajanan oriental menggoda yang ramah di kantong. Misalnya, ada stand Mie Drama Korea yang menyajikan berbagai mi populer yang kerap terlihat dalam drama Korea. Mi itu antara lain Jajangmyeon yakni mi saus pasta kacang kedelai hitam, Rabokki berupa kombinasi mi ramen dan dukboki (tteokbokki) yang dikenal juga sebagai rice cake atau kue beras. Ada pula ramyeon atau hidangan mi kuah ala Korea.

Di stand lain pengunjung bisa juga menemukan mie Canton, ayam jahe, hingga sajian masakan dalam pot tanah liat atau claypot, mulai dari claypot bihun telur serta claypot mi bakso.

Wadah bagi UMKM 

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menegah (UKM) Kabupaten Sleman Tina Hastani saat membuka festival kuliner oriental itu mengatakan di Kabupaten Sleman ada sedikitnya 109 ribu UMKM terdata.

"Untuk menghidupkan ribuan UKM itu, kami butuh wadah berupa event-event seperti ini yang bisa mengenalkan mereka pada konsumen, baik dari Yogya atau wisatawan yang sedang berkunjung," kata Tina.

Tina mengatakan, untuk membuat event-event bagi wadah gerakan UKM itu perlu pembacaan momen yang pas. Saat kunjungan wisata sedang surut maka perlu event pembangkit. Begitu juga momen perayaan hari raya dan libur panjang seperti Februari ini, ada Imlek dan Isra Miraj yang butuh event pendukung sesuai tema.

"Dengan terbiasa meramaikan event seperti ini, UKM itu bisa terus belajar membaca minat pasar, punya daya saing meningkatkan kualitas, hingga lama-lama naik kelas," ujar Tina. 

Kawasan Sleman City Hall, kata Tina, menjadi lokasi strategis menggelar event karena berada di tepi Jalan Yogya-Magelang sebelum masuk wilayah Kota Yogyakarta. Wisatawan terutama dari arah utara, yakni Jawa Tengah, dapat transit dan berbelanja sembari kulineran dengan mudah.

Pertunjukan seni dan budaya 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Penyelenggara Festival Oriental Food China Town Yogyakarta Arnold Sebastian Egg menuturkan, festival ini tidak hanya menyuguhkan puluhan stand kuliner bernuansa Imlek.

"Selama festival, ada juga serangkaian pertunjukan seni budaya, pameran, lomba-lomba, dan tari barongsai untuk memperingati Tahun Baru Imlek," kata Arnold yang juga Direktur Labamu tersebut.

Para UMKM di festival ini juga didampingi agar dapat meningkatkan literasi keuangan digital serta mendapatkan pelatihan komprehensif seperti pembukuan yang selama ini masih kurang diperhatikan pelaku UMKM.

"Jadi pedangan festival kuliner ini juga memahami pentingya pertumbuhan pasar lewat perangkat digital, mengelola penjualan, invoice, pembayaran QRIS secara efisien, sampai pengelolaan bahan baku," kata dia.

PRIBADI WICAKSONO

Pilihan Editor: Deretan Makanan yang Biasa Dihidangkan pada Perayaan Imlek

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Libur Sekolah, Bantul Yogyakarta Siapkan Sejumlah Event di Destinasi Wisata

7 jam lalu

Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta. (TEMPO/Pribadi Wicaksono)
Libur Sekolah, Bantul Yogyakarta Siapkan Sejumlah Event di Destinasi Wisata

Musim liburan sekolah 2024 menjadi salah satu momen untuk peningkatan jumlah wisatawan ke Bantul, Yogyakarta.


Yogyakarta Menuju Puncak Kemarau, Waspada Potensi Kebakaran di Perbukitan dan Pegunungan

9 jam lalu

Bukit Klangon lereng Gunung Merapi Sleman Yogyakarta. Tempo | Pribadi Wicaksono
Yogyakarta Menuju Puncak Kemarau, Waspada Potensi Kebakaran di Perbukitan dan Pegunungan

Hampir semua wilayah di kabupaten DI Yogyakarta, memiliki area perbukitan - pegunungan, yang rentan terjadi kebakaran lahan.


Timbunan Sampah di Yogyakarta Capai 5 Ribu Ton, Pemda : Sudah Darurat

21 jam lalu

Tumpukam sampah di tengah pembatas jalan Affandi atau Gejayan Kota Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Timbunan Sampah di Yogyakarta Capai 5 Ribu Ton, Pemda : Sudah Darurat

Volume timbunan sampah di Yogyakarta kian memprihatinkan pasca TPA Piyungan ditutup permanen awal Mei 2024 lalu.


Puluhan Wisatawan Tersengat Ubur-Ubur Di 4 Titik Pantai Gunungkidul

22 jam lalu

Petugas pantai di Gunungkidul mengobati wisatawan tersengat ubur-ubur. Dok.istimewa
Puluhan Wisatawan Tersengat Ubur-Ubur Di 4 Titik Pantai Gunungkidul

Puluhan wisatawan di kawasan pantai selatan Gunungkidul Yogyakarta tersengat ubur-ubur Minggu 23 Juni 2024.


Menjajal Packrafting Menantang Arus Kali Papah di Kulon Progo

1 hari lalu

Para pengunjung packrafting di Kali Papah, Kulon Progo, DI Yogyakarta (ANTARA/Fitra Ashari)
Menjajal Packrafting Menantang Arus Kali Papah di Kulon Progo

Beda dengan rafting atau arung jeram biasa, packrafting mengajak pengunjung mengarungi Kali Papah Kulon Progo menggunakan perahu karet.


Taman Aglaonema yang Diklaim Terbesar di Dunia Diresmikan di Puri Mataram Yogyakarta

2 hari lalu

Taman Aglaonema di Puri Mataram Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Taman Aglaonema yang Diklaim Terbesar di Dunia Diresmikan di Puri Mataram Yogyakarta

Total ada sebanyak 90.000 tanaman aglaonema yang terdiri dari 209 spesies di Taman Aglaonema Sleman, Yogyakarta.


Festival Kampung Wisata Yogyakarta Dimulai, Berkonsep Pasar Malam Meriah

3 hari lalu

Permainan pasar malam seperti bianglala hadir dalam Festival Kampung Wisata Kota Yogyakarta yang dikonsep dengan pasar malam. Dok. Istimewa
Festival Kampung Wisata Yogyakarta Dimulai, Berkonsep Pasar Malam Meriah

Wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta akhir pekan ini bisa menyaksikan Festival Kampung Wisata yang digelar 21 hingga 23 Juni 2024.


7 Makanan Khas Kuningan Jawa Barat yang Sayang untuk Dilewatkan

3 hari lalu

Nasi Kasreng. Foto: TelusuRI| Nita Chaerunisa.
7 Makanan Khas Kuningan Jawa Barat yang Sayang untuk Dilewatkan

Banyak tempat makan dan hidangan menggugah selera yang bisa menambah pengalaman menyenangkan saat liburan di Kuningan Jawa Barat.


Kampanyekan Diplomasi Makanan, Australia Kenalkan Menu Baru Olahan Daging Domba di Surabaya

3 hari lalu

Chef asal Australia Bent Draper demonstrasi memasak bertema
Kampanyekan Diplomasi Makanan, Australia Kenalkan Menu Baru Olahan Daging Domba di Surabaya

Kedutaan Besar Australia Jakarta bersama Konsulat Jenderal Australia Surabaya mengkampanyekan diplomasi makanan bertema "Taste of Australia."


Kampung Wisata di Yogyakarta Dapat Bantuan Alat Pengelolaan Sampah

3 hari lalu

Dinas Pariwisata DI Yogyakarta mulai salurkan bantuan alat pengelolaan sampah di kampung wisata. Dok.istimewa
Kampung Wisata di Yogyakarta Dapat Bantuan Alat Pengelolaan Sampah

Alat pengolahan sampah bantuan untuk kampung wisata di Yogyakarta ini menghasilkan produk akhir pupuk cair.