Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Akses Machu Picchu Dibuka Lagi Setelah Aksi Protes Berakhir

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Situs warisan dunia UNESCO  Machu Picchu di Peru (Pixabay)
Situs warisan dunia UNESCO Machu Picchu di Peru (Pixabay)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Akses kereta api ke Machu Picchu kembali dibuka. Sebelumnya, akses tersebut ditutup berhari-hari karena aksi protes yang dilakukan masyarakat, pemandu, dan agen travel setempat terkait dengan sistem penjualan baru tiket ke destinasi wisata paling populer di Peru itu. Penutupan akses membuat banyak wisatawan terlantar.

Menurut operator kereta api di negara Andean tersebut, pembukaan akses dilakukan setelah tercapainya kesepakatan antara pemerintah dan kelompok pengunjuk rasa. PeruRail mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sebagian layanan telah dimulai kembali pada Rabu, 31 Januari 2024, dan layanan reguler akan kembali pada Kamis dari kota Cusco ke Aguas Calientes dekat situs arkeologi. 

"Kami harus bergerak maju untuk mengaktifkan kembali perekonomian kita," kata Menteri Kebudayaan Peru, Leslie Urteaga, mengatakan kepada stasiun radio lokal yang dikutip Reuters.

Sistem penjualan tiket baru ini diterapkan untuk mengontrol jumlah wisatawan yang datang ke tempat itu. Sebelumnya, badan-badan yang bertanggung jawab atas pelestarian situs Warisan Dunia UNESCO telah memperingatkan tentang kepadatan dan penjualan tiket yang berlebihan, Pihak berwenang pun mencari cara baru untuk mengendalikan jumlah pengunjung ketika perjalanan kembali meningkat setelah pandemi COVID-19 berakhir. 

Sistem penjualan tiket baru dibatalkan

Protes berakhir setelah pemerintah Peru membatalkan rencana untuk mengalihkan penjualan tiket masuk Machu Picchu ke perusahaan swasta. Meskipun sudah ada kesepakatan antara pemerintah dan pihak yang protes, jalan-jalan, hotel dan restoran di sekitar lokasi masih sepi.

Leslie Urteaga akhirnya menyetujui permintaan para pengunjuk rasa setelah bertemu dengan presiden regional Cusco dan wali kota distrik Machu Picchu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sebelumnya, Urteaga menuduh adanya penyimpangan dan kerugian sebesar $1,8 juta atau sekitar Rp28,4 miliar per tahun untuk tiket yang tidak dilaporkan ke negara. Perusahaan yang mengangkut wisatawan ke Machu Picchu disebut melaporkan jumlah wisatawan per hari yang lebih tinggi dibandingkan penjualan tiket resmi, menurut komisi pariwisata di Kongres. 

Pemerintah sempat mengalihkan penjualan tiket ke Joinnus, perusahaan penjualan tiket virtual pada pertengahan Januari. Namun setelah aksi protes, pemerintah memutuskan memindahkan penjualan tiket ke platform online yang dikelola oleh pemerintah pusat dan membatakan kontrak dengan Joinnus. 

Machu Picchu, yang diyakini sebagai tempat liburan bangsawan Inca pada abad ke-15, menerima sekitar 2,2 juta pengunjung tahun lalu, masih lebih rendah dibandingkan dengan jumlah pengunjung sebelum pandemi sebesar 4,6 juta. Peru telah berusaha mendorong wisatawan untuk mengunjungi situs kuno lainnya untuk mencegah kepadatan yang berlebihan, yang menurut UNESCO dapat merusak bagian dari strukturnya.

REUTERS | NEW YORK POST | ABC

Pilihan Editor: Ada Bagian Machu Picchu yang Rusak, Peru Menangguhkan Kunjungan Wisatawan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cara Beli Tiket Candi Borobudur dan Harga Terbaru 2024

18 jam lalu

Candi Borobudur. Foto: Canva
Cara Beli Tiket Candi Borobudur dan Harga Terbaru 2024

Bagi Anda yang berencana berkunjung ke Candi Borobudur, berikut ini cara beli tiket Candi Borobudur dan harga terbarunya.


Anggun C. Sasmi Tampil di Situs Warisan Dunia UNESCO, Theatre Antique d'Orange Prancis

3 hari lalu

Anggun C. Sasmi. Foto: Instagram/@anggun_cipta
Anggun C. Sasmi Tampil di Situs Warisan Dunia UNESCO, Theatre Antique d'Orange Prancis

Anggun C. Sasmi tampil di konser megah yang berlokasi di situs warisan dunia UNESCO, Theatre Antique d'Orange, peninggalan sejarah Kekaisaran Romawi.


10 Destinasi Wisata Instagrammable di Selandia Baru

4 hari lalu

Taman Nasional Abel Tasman. Foto: Black Pete
10 Destinasi Wisata Instagrammable di Selandia Baru

Baru pertama kali ke Selandia Baru? Simak rekomendasi destinasi wisata Instagrammable berikut ini


Yunani Dilanda Gelombang Panas, Acropolis di Athena Ditutup untuk Wisatawan

6 hari lalu

Wisatawan mengunjungi kuil Parthenon saat mengunjungi situs bersejarah Acropolis di Athena, Yunani, 13 Maret 2020. REUTERS/Costas Baltas
Yunani Dilanda Gelombang Panas, Acropolis di Athena Ditutup untuk Wisatawan

Media lokal melaporkan wisatawan pingsan karena kepanasan saat mengantre untuk masuk ke Acropolis di Athena.


Ramai Dikunjungi, Tempat Wisata Situs Warisan Dunia di Cina Pasang Timer di Toilet

6 hari lalu

Yungang Grottoes atau - Gua Buddha Yungang, Cina (whc.unesco.org)
Ramai Dikunjungi, Tempat Wisata Situs Warisan Dunia di Cina Pasang Timer di Toilet

Pengatur waktu ini bukan untuk mengontrol durasi pengunjung dalam menggunakan toilet di situs bersejarah Cina itu.


Halangi Pemandangan ke Gunung Fuji, Apartemen 10 Lantai Jepang Dihancurkan

7 hari lalu

Gunung Fuji Jepang (Pixabay)
Halangi Pemandangan ke Gunung Fuji, Apartemen 10 Lantai Jepang Dihancurkan

Apartemen 10 lantai yang hampir selesai di ibu kota Jepang dihancurkan karena halangi pemandangan ke Gunung Fuji


7 Daftar Keajaiban Dunia Baru, Ada Tembok Besar Cina hingga Taj Mahal

13 hari lalu

Taj Mahal, India. Unsplash.com/Jovyn Chamb
7 Daftar Keajaiban Dunia Baru, Ada Tembok Besar Cina hingga Taj Mahal

Ada 7 daftar keajaiban dunia baru yang dirilis, mulai dari Tembok Besar Cina hingga Taj Mahal di Indone. Berikut ini daftarnya.


Indonesia dan Peru Jalin Perjanjian Dagang Bilateral IP-CEPA

19 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan didampingi Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Djatmiko Bris Witjaksono (kiri), Direktur Perundingan Bilateral, Johni Martha (kanan). Kemendag
Indonesia dan Peru Jalin Perjanjian Dagang Bilateral IP-CEPA

Indonesia dan Peru berencana menjalin perjanjian degang bilateral IP-CEPA yang baru pertama kali dibahas dan ditargetkan selesai pada November 2024


500 Demonstran Unjuk Rasa Damai di Peru Mendesak Undang-undang yang Mengatur LGBT Dihapus

31 hari lalu

Ilustrasi LGBT. Dok. TEMPO/ Tri Handiyatno
500 Demonstran Unjuk Rasa Damai di Peru Mendesak Undang-undang yang Mengatur LGBT Dihapus

Demonstran menuntut penghapusan undang-undang baru yang menggambarkan transgender dan jenis LGBT lainnya masuk kategori sebuah penyakit mental


8 Destinasi Wisata Ikonik yang Bergulat dengan Dampak Buruk Overtourism

33 hari lalu

Suasanan Venesia di Italia. Unsplash.com/Andreas M
8 Destinasi Wisata Ikonik yang Bergulat dengan Dampak Buruk Overtourism

Destinasi wisata populer di dunia mengalami overtourism dalam beberapa tahun terakhir.