Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Eksplorasi Pesona Alam dan Budaya, Ini 5 Desa Wisata Terbaik di Jawa Timur

image-gnews
Kampoeng Heritage Kajoetangan (Kampung Kayutangan) sejak tanggal 22 April 2018 ditetapkan sebagai kawasan warisan budaya (heritage) oleh Pemerintah Kota Malang
Kampoeng Heritage Kajoetangan (Kampung Kayutangan) sejak tanggal 22 April 2018 ditetapkan sebagai kawasan warisan budaya (heritage) oleh Pemerintah Kota Malang
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Jawa Timur memiliki banyak desa wisata yang menarik untuk dieksplorasi. Tentu desa wisata ini akan memberikan pengalaman berbeda dalam mendekati keindahan alam dan kearifan lokal bagi para pengunjung.

Pada 2023 lalu, beberapa desa wisata di Jawa Timur telah terpilih sebagai Desa Wisata Terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Dilansir dari laman Jadesta.kemenparekraf.go.id, berikut 5 desa wisata di Jawa Timur yang menawarkan kombinasi sempurna antara pesona alam, kegiatan budaya, dan keramahan penduduk lokal.

Ini akan menjadi rekomendasi menarik yang layak untuk Anda cantumkan dalam daftar perjalanan Anda di Jawa Timur.

1. Desa Wisata Kampung Heritage Kajoetangan, Kota Malang

Berada di pusat Kota Malang tak jauh dari balai kota dan alun-alun Kota Malang, Desa Wisata Kampung Heritage Kajoetangan ini merupakan sebuah kampung tua yang telah ada sejak abad ke 13. Kawasan yang masuk dalam Kelurahan Kauman ini menunjukkan sisa-sisa kejayaan masa kolonial di kampung Kayutangan yang masih terjaga hingga kini.

Melalui bangunan-bangunan tua dan bersejarah seperti Makam Mbah Honggo, Kuburan Tandak, Langgar Tua, Pasar Talun, Terowongan, dan lainnya, menjadikan Kampung Heritage Kajoetangan ini menjadi potensi besar untuk dijadikan tempat wisata.

Desa Wisata ini akhirnya dibentuk dengan mengusung konsep “heritage” yang banyak mengangkat unsur budaya, sejarah, dan ekonomi. Rumah-rumah lama yang masih terawat hingga kini, kemudian disulap menjadi spot wisata yang di branding dengan nama “Kawasan Heritage Kajoetangan.”

Desa Wisata Edelweis di Wonokitri, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur menjadi wahana budi daya bunga abadi yang dilindungi juga mendongkrak kunjungan wisata nasional.

2. Desa Wisata Edelweis Wonokitri, Pasuruan

Desa wisata satu ini sangat unik, karena menyajikan keindahan bunga edelweis sebagai daya tarik utama. Seperti yang diketahui, bunga edelweis merupakan salah satu tanaman yang dilindungi oleh undang-undang. Meskipun demikian, pengelola desa wisata ini telah mendapatkan izin untuk membudidayakan bunga ini.

Hal ini memiliki kaitan erat dengan budaya masyarakat desa Wonokitri yang merupakan suku Tengger. Bunga edelweis dianggap sebagai bunga sakral yang sering digunakan dalam beberapa upacara adat masyarakat desa. Alasan konservasi edelweis serta budaya suku Tengger inilah yang kemudian melatarbelakangi terbentuknya Desa Wisata Edelweis Wonokitri. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

3. Desa Wisata Kebangsaan Wonorejo, Situbondo

Nama desa wisata ini didasarkan pada pluralisme masyarakatnya, yang menjadi jati diri yang mereka terapkan dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Faktor sejarah desa dan kearifan lokal menjadi faktor utama guna terjaganya rasa toleransi antar umat beragama.

Menariknya lagi, Desa Wisata Kebangsaan Wonorejo ini juga merupakan penyangga dari Taman Nasional Baluran yang menjalankan fungsi sebagai kawasan perlindungan sumber daya alam hayati. Sehingga ekosistem aslinya selalu dijaga untuk mendukung potensi wisata berkelas internasional.

4. Desa Wisata Duren Sari Sawahan, Trenggalek

Jika berkunjung ke desa wisata ini, kita bisa melihat durian yang bergunung-gunung berada di teras warga pada musim durian. Melalui bentang alam International Durio Forestry (IDF), Desa Wisata Duren Sari ini menunjukkan keunikannya.

Dengan memiliki IDF yang menjadi hutan durian terluah se-Asia Tenggara, yang pohonnya telah berumur ratusan tahun, memungkinkan wisatawan dapat trekking di IDF dan mengenal berbagai jenis durian, belajar pembibitan durian, hingga pengolahan produk durian.

5. Desa Wisata Ketapanrame, Mojokerto

Desa Wisata yang satu ini memang sudah sangat populer di kalangan masyarakat Jawa Timur. Kepopulerannya bertambat tatkala Gibran menyebut desa wisata ini dalam debat cawapres putaran kedua lalu. Ketapanrame sendiri merupakan nama desa di wilayah Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Jika Anda berkunjung ke desa ini, Anda akan mendapat banyak sekali pilihan alternatif wisata. Mulai dari wisata alam, wisata kreasi, hingga wisata budaya dan edukasi, semua lengkap ada di sini.

Pilihan Editor: 4 Destinasi Wisata di Kota Cimahi: Curug sampai Kampung Buyut yang Sempat Viral

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pria yang Siksa dan Paku Kucing di Pohon jadi Tersangka

7 jam lalu

Tersangka kasus penganiayaan kucing (kiri) pada saat diperiksa oleh penyidik Kepolisian Resor (Polres) Malang. ANTARA/HO-Humas Polres Malang.
Pria yang Siksa dan Paku Kucing di Pohon jadi Tersangka

Seorang pria berinsial IW, 40 tahun, ditetapkan sebagai tersangka akibat menganiaya seekor kucing hingga mati di Malang


Kebakaran Lahan di Kawasan Gunung Bromo: Ingatkan Kembali Peristiwa 6 September 2023

2 hari lalu

Pemandangan Gunung Bromo dari Penanjakan 1 pada Kamis, 13 Juni 2024. TEMPO/Supriyantho Khafid
Kebakaran Lahan di Kawasan Gunung Bromo: Ingatkan Kembali Peristiwa 6 September 2023

Kebakaran di kaki gunung Bromo tersebut terjadi sejak Selasa, 18 Juni malam yan terjadi hingga Kamis 20 Juni 2024 lalu.


Geger Penemuan Mayat Terbakar di Tengah Ilalang di Madura

3 hari lalu

Penyidik Polres Bangkalan, Jawa Timur, menggelar olah tempat kejadian perkara, di lokasi penemuan mayat terbakar. Tempo/Musthofa Bisri
Geger Penemuan Mayat Terbakar di Tengah Ilalang di Madura

Dari sejumlah video amatir yang beredar di grup WhatsApp, nampak mayat tersebut telah tinggal rangka dengan abu sisa pembakaran.


KKP Beri Bantuan Kepada Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi

4 hari lalu

KKP bersama Universitas
 Mulawarman mengelola Kawasan Konservasi di Perairan Mahakam
Wilayah Hulu yang merupakan Kawasan Konservasi Perairan Umum pertama
di Indonesia, melalui penandatanganan perjanjian kemitraan di Jakarta, Selasa, 28 Mei 2024.
KKP Beri Bantuan Kepada Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi

Penyerahan bantuan pemerintah bidang konservasi ditargetkan kepada 20 KOMPAK yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia


Cara Menuju Perkampungan Betawi Setu Babakan dengan KRL dan TransJakarta

4 hari lalu

Sejumlah wisatawan berkunjung di kawasan Museum Betawi, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jakarta, Ahad, 28 Juni 2020. Penglola juga membatasi san jam kunjung pada pukul 9.00-15.00 WIB dan pembatasan jumlah pengunjung sebanyak 50 persen guna meminimalisir penyebaran COVID-19. ANTARA/Aditya Pradana Putra
Cara Menuju Perkampungan Betawi Setu Babakan dengan KRL dan TransJakarta

Lokasinya yang strategis membuat Setu Babakan terhitung mudah dijangkau dengan beragam moda transportasi.


Seorang Pria di Trenggalek Bikin Laporan Palsu Dibegal, Takut Dimarahi Istri karena Sawer Tayuban

5 hari lalu

Foto tangkap layar video klarifikasi dan permintaan maaf SN karena laporan palsu dibegal di Polsek Dongko, Trenggalek, Selasa, 18 Juni 2024 (ANTARA/HO-Polres Trenggalek)
Seorang Pria di Trenggalek Bikin Laporan Palsu Dibegal, Takut Dimarahi Istri karena Sawer Tayuban

Kepada polisi, SN akhirnya mengaku mengarang cerita begal itu dan membuat laporan palsu karena takut dimarahi istrinya.


Dosen Universitas Brawijaya yang Hilang Terakhir Terlihat Hadiri Acara Akikah

6 hari lalu

Habibi Subandi, dosen Universitas Brawijaya. Istimewa
Dosen Universitas Brawijaya yang Hilang Terakhir Terlihat Hadiri Acara Akikah

Habibi Subandi, dosen Universitas Brawijaya (UB), dilaporkan hilang sejak 3 Juni. Hingga kini keberadaannya belum diketahui.


Kawasan Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni

7 hari lalu

Foto udara sejumlah kendaraan antre memasuki kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu 15 Juni 2024. Balai Besar TNBTS menyiapkan skema penambahan kuota kunjungan wisatawan sebanyak 25 persen dan akan disesuaikan jika terjadi peningkatan kunjungan dari hasil pantauan petugas pada laman booking online selama masa libur panjang Idul Adha.  ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Kawasan Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menyatakan kawasan wisata Gunung Bromo, di Jawa Timur akan ditutup total untuk wisatawan.


Desa Hilisimaetano, Hadirkan Seni Budaya Nias Selatan

10 hari lalu

Lembaga Adat Desa Hilisimaetano DOK FIFIA-TEMPO
Desa Hilisimaetano, Hadirkan Seni Budaya Nias Selatan

Maniamolo Fest 2024 diselenggarakan pada 14 - 16 Juni 2024.


Kasus Polwan Bakar Suami, Pengamat Pertanyakan Efektivitas Satgas Judi Online

10 hari lalu

Ilustrasi Judi Online (Tempo)
Kasus Polwan Bakar Suami, Pengamat Pertanyakan Efektivitas Satgas Judi Online

Menurut Pengamat Kepolisian dari ISESS, upaya pemberantasan judi online selama ini tidak disertai aksi yang sebenarnya.