Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tips Mendaki Himalaya, Mulai dari Waktu yang Tepat hingga Memilih Pemandu

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Gunung Nanda Devi yang tertutup salju terlihat dari kota Auli, di negara bagian Himalaya utara Uttarakhand, India 25 Februari 2014. REUTERS/Stringer
Gunung Nanda Devi yang tertutup salju terlihat dari kota Auli, di negara bagian Himalaya utara Uttarakhand, India 25 Februari 2014. REUTERS/Stringer
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Satu destinasi yang diimpikan para petualang adalah Pegunungan Himalaya. Pegunungan ini menawarkan pengalaman yang menakjubkan dengan puncaknya yang tertutup salju, lembah yang tenang, dan budaya yang dinamis. 

Namun, sebelum merencanakan perjalanan ke Pegunungan Himalaya, perlu persiapan yang matang. Berikut panduan bermanfaat untuk memastikan petualangan ke Himalaya jadi lebih menyenangkan.

1. Tetukan tujuan utama

Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Himalaya, jadi tentukan dulu tujuan utamanya, mulai dari trekking, eksplorasi spiritual, mendalami budaya, atau kombinasi keduanya. Tetapkan yang ingin dicapai, apakah puncak tertentu, mengunjungi biara-biara kuno, atau sekadar menikmati ketenangan pegunungan.

2. Pilih waktu yang tepat

Teliti musim di Himalaya karena kondisi cuaca sangat bervariasi. Pertimbangkan faktor-faktor seperti suhu, curah hujan, dan jarak pandang berdasarkan rencana aktivitas. Untuk trekking, waktu idealnya adalah sebelum dan sesudah musim hujan. 

Puncak musim pendakian di Nepal dan Bhutan adalah bulan Februari hingga Maret dan Oktober hingga November, dengan langit cerah dan suhu sedang. Di negara bagian Uttarakhand di India utara, bulan Maret hingga April dan September hingga Oktober menawarkan cuaca terbaik tanpa panas berlebih. 

Selain di waktu itu, pengalaman mendaki tidak maksimal karena di sebagian besar wilayah, pemandangan hilang selama musim hujan (Juni hingga September). Trekking di musim dingin (Desember hingga Februari) juga bisa menjadi pengalaman yang sangat dingin, sebaiknya diserahkan kepada pendaki yang sudah terbiasa.

3. Tentukan titik pemberangkatan

Pegungungan ini bisa diakses dari beberapa negara, seperti Nepal, Bhutan, India, atau Tibet, berdasarkan preferensi dan pengalaman yang ditawarkan. Pertimbangkan jenis jalur trekking, atraksi budaya, dan aksesibilitas setiap destinasi.

4. Buat rencana perjalanan 

Buat rencana perjalanan dalam beberapa segmen, misalnya trekking, jalan-jalan, dan relaksasi. 

5. Pakaian yang tepat

Suhu turun dengan cepat seiring bertambahnya ketinggian, tetapi akan berkeringat saat mendaki, jadi bawalah pakaian berlapis yang bisa dilepas-pakai, sesuai kebutuhan. Pakaian dalam termal, celana panjang ringan, atasan teba, dan jaket bulu untuk malam yang dingin adalah perlengkapan inti.
Untuk alas kaki, Beberapa orang melakukan perjalanan dengan sepatu jalan kaki atau lari trail, tetapi sepatu hiking akan memberikan dukungan lebih pada pergelangan kaki. Gunakan kaus kaki yang cepat kering.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bhutan Hapus Syarat Asuransi Perjalanan yang Diwajibkan saat Pandemi

49 hari lalu

Paro Taktsang atau Tiger's Nest di Bhutan (Pixabay)
Bhutan Hapus Syarat Asuransi Perjalanan yang Diwajibkan saat Pandemi

Penghapusan syarat asuransi ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung untuk menjelajahi budaya, bentang alam, dan warisan unik Bhutan.


10 Negara Terpencil di Dunia, Ada yang Luasnya Hanya 21 Kilometer Persegi

52 hari lalu

Paro Taktsang atau Tiger's Nest di Bhutan (Pixabay)
10 Negara Terpencil di Dunia, Ada yang Luasnya Hanya 21 Kilometer Persegi

Berikut deretan negara terpencil di dunia, ada yang terpisah sejauh 4.654 kilometer, setara dengan jarak dari London ke Nova Scotia, Kanada.


Luncurkan Program Druk Neykor, Bhutan Mudahkan Wisatawan yang Ingin Kunjungi Situs Suci

29 Maret 2024

Paro Taktsang atau Tiger's Nest di Bhutan (Pixabay)
Luncurkan Program Druk Neykor, Bhutan Mudahkan Wisatawan yang Ingin Kunjungi Situs Suci

Program ini diluncurkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan yang ingin mengetahui lebih banyak tentang budaya dan tradisi unik Bhutan.


Mengenal Pokhara, Ibu Kota Pariwisata Nepal yang Baru Diresmikan

18 Maret 2024

Pokhara, Nepal (Pixabay)
Mengenal Pokhara, Ibu Kota Pariwisata Nepal yang Baru Diresmikan

Pokhara dikenal sebagai pusat wisata Nepal yang terkenal karena keindahan alam, kekayaan budaya, dan beragam kegiatan rekreasi.


Profil Wings Air, Maskapai Penerbangan yang Diduga Ditembak oleh KKB di Papua

18 Februari 2024

Pesawat Wings Air. Dok. Lion Air Group
Profil Wings Air, Maskapai Penerbangan yang Diduga Ditembak oleh KKB di Papua

Terjadi penembakan maskapai Wings Air PK-WJT yang diduga dilakukan KKB di Provinsi Papua Pegunungan. Bagaimana profil maskapainya?


8 Destinasi Solo Traveling di Luar Negeri, Cocok buat yang Ingin Menenangkan Diri

13 Februari 2024

Melakukan
8 Destinasi Solo Traveling di Luar Negeri, Cocok buat yang Ingin Menenangkan Diri

Vogue mengumpulkan beberapa destinasi yang dianggap terbaik untuk solo traveling tahun ini, simak daftarnya.


Bukan Destinasi Wisata Utama 5 Negara Ini Menarik Dikunjungi

27 Januari 2024

Tblisi, Georgia. Unsplash.com/moestafa meraji
Bukan Destinasi Wisata Utama 5 Negara Ini Menarik Dikunjungi

Destinasi ini menawarkan perpaduan unik antara keindahan alam, kekayaan budaya, dan petualangan.


7 Destinasi di Bhutan yang Disebut Negara Paling Bahagia di Dunia

18 Januari 2024

Pangeran William dan Kate Middleton, berfoto di depan Biara Paro Taktsang, Bhutan, 15 April 2016. Keduanya sedang dalam kunjungan selama sepekan ke India dan Bhutan.  REUTERS/Cathal McNaughton
7 Destinasi di Bhutan yang Disebut Negara Paling Bahagia di Dunia

Terletak di jantung pegunungan Himalaya bagian timur, Bhutan terkenal karena bentang alamnya yang memesona.


Mengenal Buah Jujube, Apel India yang Juga Disebut Kurma Cina

11 Januari 2024

Ilustrasi jujube. Freepik.com/Evening_tao
Mengenal Buah Jujube, Apel India yang Juga Disebut Kurma Cina

Buah jujube merupakan buah yang punya banyak julukan mulai dari apel bahkan disebut kurma.


Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Nepal dan Mendaki Himalaya

26 Desember 2023

Danau Birendra di wilayah Manaslu, Nepal. AP/SNV Nepal, Samir Thapa
Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Nepal dan Mendaki Himalaya

Mau mendaki ke puncak Himalaya atau mencari liburan yang paling murah ke Nepal, cari tahu waktu terbaiknya di sini.