Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Lautan Manusia Penuhi Berbagai Titik Yogyakarta Saat Malam Pergantian Tahun Baru

image-gnews
Lautan manusia memadati kawasan Tugu Yogyakarta saat malam pergantian tahun Minggu 31 Desember 2023. Tempo/Pribadi Wicaksono.
Lautan manusia memadati kawasan Tugu Yogyakarta saat malam pergantian tahun Minggu 31 Desember 2023. Tempo/Pribadi Wicaksono.
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta -  Lautan manusia tumplek blek di berbagai titik Kota Yogyakarta saat malam pergantian tahun baru, Senin 1 Januari 2024 pukul 00.00 WIB. Pantauan Tempo pada Ahad petang, 31 Desember 2023, masyarakat paling banyak memadati kawasan seperti Titik Nol Kilometer, Malioboro, dan Tugu Yogyakarta. 

Cuaca Bersahabat Sambut Tahun Baru 2024

Cuaca di Kota Yogyakarta cukup cerah saat malam pergantian tahun baru meski tepat sehari sebelumnya, 30 Desember, hujan semalaman mengguyur area perkotaan. Di Titik Nol Kilometer atau yang menjadi ujung jalan Malioboro, lautan manusia sudah tampak berjubel sekitar pukul 22.00 WIB.

Jalur jalur bagi kendaraan bermotor menuju Titik Nol Kilometer pun sudah mulai dialihkan oleh petugas kepolisian dan dinas perhubungan. Seperti akses dari Jalan KH Ahmad Dahlan (depan PKU), Jalan Senopati, juga Jalan Pangurakan (dari Alun Alun Utara).

Adapun akses dari Jalan Malioboro ditutup dari kendaraan bermotor lebih awal yakni sekitar pukul 18.00 untuk car free night. Tak kalah padatnya dengan kawasan Tugu Yogyakarta. Kawasan itu mulai berjejal manusia sekitar pukul 22.30 WIB dan arah kendaraan bermotor dari berbagai ruas dialihkan secara berlapis.

Akses Menuju Tugu Yogyakarta Ditutup

Seperti dari Jalan Jenderal Sudirman, kendaraan dari timur tak bisa ke barat mulai simpang Galeria atau depan Bethesda. Begitupun di simpang Gramedia, arus dari utara (bundaran UGM) juga hanya bisa ke selatan menuju Stadion Kridosono. Tak bisa ke arah barat menuju Tugu. Akses menuju Tugu juga tertutup dari Simpang Jetis dan Jalan Diponegoro karena padatnya masyarakat di kawasan itu.

Kawasan Titik Nol Kilometer dipadati pengunjung saat malam pergantian tahun Minggu 31 Desember 2023. Tempo/Pribadi Wicaksono.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Masyarakat mulai berangsur membubarkan diri sekitar pukul 00.30 WIB setelah menyaksikan pesta kembang api di berbagai titik. Meski di berbagai titik menuju Tugu maupun Titik Nol Kilometer juga berlangsung pesta kembang api, namun belum tampak menyurutkan masyarakat berbondong bondong mendatangi dua titik favorit di Kota Yogyakarta itu.

Pesta Kembang Api di Titik Nol Kilometer

Misalnya saja, di barat Titik Nol Kilometer, persisnya di simpang depan Terminal Ngabean, pihak Hotel Cavinton menggelar pesta kembang api saat detik detik pergantian. Lalu di selatan Titik Nol, pesta kembang api juga digelar di kawasan Alun Alun Selatan dan sama sama dipadati warga.

Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo menuturkan menyambut malam pergantian tahun ini pihaknya menambah petugas kebersihan di kawasan Tugu, Malioboro, dan Keraton atau Gumaton untuk membereskan sampah yang diprediksi meningkat. Sebab pada hari biasa saja, produksi sampah harian di kawasan itu mencapai 1,5-2 ton perhari.

"Tambahan personel petugas kebersihan ini mulai bekerja sebelum pagi hari tiba (saat pergantian tahun), sehingga esok harinya kawasan-kawasan yang dipadati masyarakat sudah bisa bersih dari sampah dan wisatawan kembali nyaman," kata dia.

Pilihan Editor: Jadwal Car Free Night di Yogyakarta saat Malam Tahun Baru

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sleman Larang Tiga Bus Study Tour Beroperasi karena Tak Laik Jalan

15 jam lalu

Ilustrasi bus (Pixabay)
Sleman Larang Tiga Bus Study Tour Beroperasi karena Tak Laik Jalan

Tak hanya bus study tour yang jadi sasaran pemeriksaan kelayakan, jip wisata di lereng Merapi dan Tebing Breksi juga.


Raffi Ahmad Mundur Dari Proyek Beach Club Gunungkidul, Ini Respons Pemda DIY

1 hari lalu

Raffi Ahmad di depan view Pantai Krakal, Yogyakarta untuk memulai bisnis barunya. Foto: Instagram.
Raffi Ahmad Mundur Dari Proyek Beach Club Gunungkidul, Ini Respons Pemda DIY

Proyek resor dan beach club itu yang awalnya melibatkan Raffi Ahmad itu digadang akan beroperasi 2025, tapi masih saat ini sebatas wacana.


Kembali Beroperasi, Apa yang Baru dari Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?

2 hari lalu

Wajah baru Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta pascarevitalisasi selama tiga bulan. Dok. Istimewa
Kembali Beroperasi, Apa yang Baru dari Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?

Museum Benteng Vredeburg tak lagi hanya pusat edukasi sejarah dan budaya, tapi juga sebagai ruang baru berkumpul anak muda dan keluarga.


Tanah Milik Keraton Berpeluang untuk Program Tapera? Ini Kata Sultan

3 hari lalu

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri) dan  Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY di Istana Negara, Jakarta, Senin 10 Oktober 2022. Presiden Joko Widodo melantik Sri Sultan Hamengku Buwono X dan KGPAA Paku Alam X sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY masa jabatan 2022-2027 sesuai dengan Undang-Undang No. 13/2012 tentang Keistimewaan DIY. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Tanah Milik Keraton Berpeluang untuk Program Tapera? Ini Kata Sultan

Belakangan ramai pro kontra soal pembangunan perumahan buruh melalui program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).


Kian Coreng Kota Wisata, Yogyakarta Minta Bantuan Pusat Atasi Darurat Sampah

3 hari lalu

Tumpukam sampah di tengah pembatas jalan Affandi atau Gejayan Kota Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Kian Coreng Kota Wisata, Yogyakarta Minta Bantuan Pusat Atasi Darurat Sampah

Persoalan darurat sampah di Yogyakarta tak kunjung usai pasca kebijakan desentralisasi dilakukan sejak awal Mei atau bertepatan penutupan permanen Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Piyungan pada awal Mei 2024.


FKH UGM Kirim Ratusan Mahasiswa dan Alumni sebagai Petugas Pemeriksaan Hewan Kurban

4 hari lalu

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM mengirim sebanyak 350 mahasiswa dan alumni sebagai petugas pemeriksa hewan kurban di seluruh Kabupaten/kota di seluruh DIY. UGM.ac.id
FKH UGM Kirim Ratusan Mahasiswa dan Alumni sebagai Petugas Pemeriksaan Hewan Kurban

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM mengirim ratusan mahasiswa dan alumni untuk menjadi petugas pemeriksaan hewan kurban di Yogyakarta.


Ini Kandidat Kepala Daerah Kabupaten/Kota Terkuat di Yogyakarta Versi Survei Golkar

5 hari lalu

DPD Golkar DIY umumkan hasil survei elektabilitas kandidat Pilkada 2024 tahap pertama Sabtu (8/6). Tempo/Pribadi Wicaksono
Ini Kandidat Kepala Daerah Kabupaten/Kota Terkuat di Yogyakarta Versi Survei Golkar

DPD Golkar DIY telah merampungkan survei tahap pertama elektabilitas kandidat kepala daerah di lima kabupaten/kota di DIY untuk Pilkada 2024


Kenang Maestro Ketoprak Bondan Nusantara, Taman Budaya Yogyakarta Siapkan Pentas Khusus

5 hari lalu

Taman Budaya Yogyakarta. Dok. Istimewa
Kenang Maestro Ketoprak Bondan Nusantara, Taman Budaya Yogyakarta Siapkan Pentas Khusus

Gelar Karya Maestro jadi ajang mengangkat kembali karya sejumlah maestro seni, kali ini seni ketoprak.


Asal-usul Gerabah Kasongan, Kerajinan Keramik Asal Bantul

6 hari lalu

Pengrajin gerabah di Kasongan, Yogyakarta. TEMPO/Arie Basuki
Asal-usul Gerabah Kasongan, Kerajinan Keramik Asal Bantul

Gerabah Kasongan cukup kondang karena memiliki ciri khas yang unik. Di mana letaknya?


Dapat Investasi, Studio Alam Gamplong Yogyakarta Bakal Dikembangkan jadi Destinasi Berkualitas

7 hari lalu

Salah satu sudut destinasi Studio Alam Gamplong di Kecamatan Moyudan Kabupaten Sleman Yogyakarta. Dok. Istimewa
Dapat Investasi, Studio Alam Gamplong Yogyakarta Bakal Dikembangkan jadi Destinasi Berkualitas

Studio Alam Gamplong awalnya untuk keperluan syuting film, tapi kemudian dikembangkan jadi daya tarik wisata.