Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Rekomendasi 6 Makanan Khas Ambon yang Lezat Menggugah Selera

Reporter

image-gnews
Seorang pramusaji menghidangkan Papeda, makanan asal Papua dalam acara buka bersama dengan Coca Cola Indonesia bertajuk #RasakanKeajaiban pada 15 April 2023/Tempo-Mitra Tarigan
Seorang pramusaji menghidangkan Papeda, makanan asal Papua dalam acara buka bersama dengan Coca Cola Indonesia bertajuk #RasakanKeajaiban pada 15 April 2023/Tempo-Mitra Tarigan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dalam catatan sejarah, Maluku termasuk Kota Ambon, pernah menjadi pusat perdagangan dan produksi cengkeh, pala, dan lada di dunia. Terutama di Kepulauan Banda. Pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20, wilayah ini bahkan menjadi sumber persaingan antara Belanda, Portugis, dan Inggris.

Selain kekayaan rempah-rempahnya, tanah Maluku juga diberkahi dengan pemandangan alam yang memukau, mulai dari pantai, gunung, hingga keindahan dunia bawah lautnya, yang selalu menjadi daya tarik bagi para wisatawan. Selain itu, salah satu daya tarik utama Maluku adalah kuliner dan hidangannya yang mempunyai cita rasa khas dan unik. Dilansir dari Tasteatlas, inilah 6 makanan Khas Ambon yang sayang untuk dilewatkan: 

1. Papeda

Papeda adalah hidangan tradisional Indonesia yang sering disebut sebagai variasi bubur lokal. Terbuat dari sagu, sagu merupakan makanan pokok bagi masyarakat asli Maluku dan Papua. 

Papeda dibuat dengan tepung yang diekstrak dari tanaman, yaitu batang pohon sagu. Tepung kering kemudian dicampur dengan air, garam, dan gula secara energik. Tekstur akhir hidangan ini sangat tidak biasa: tebal, lengket, dan kental, mirip dengan bubur atau puding berwarna pucat.

2. Acar kuning

Acar kuning merupakan acar tradisional Indonesia yang sangat populer di Kepulauan Maluku. Acar ini terbuat dari campuran timun, wortel, cabai rawit, cuka, air, minyak, gula, garam, kemiri, bubuk kunyit, bawang merah, dan bawang putih.

Wortel, timun, dan cabai rawit dipotong serut atau diiris, kemudian dicampur dengan bumbu yang sudah digoreng dan air, lalu dimasak hingga sayur-sayuran menjadi empuk. Acar kuning segar berwarna kuning ini biasanya disajikan sebagai hidangan pelengkap nasi kuning.

3. Nasi jaha

Nasi jaha adalah kue ketan tradisional Indonesia yang berasal dari Maluku. Umumnya terbuat dari campuran ketan, beras biasa, santan kelapa, serai, dan daun jeruk purut. Beras tersebut dikukus dan dicampur dengan santan kelapa yang telah direbus bersama daun jeruk purut, serai, dan rempah-rempah seperti jahe, bawang merah, garam, dan gula.

Adonan tersebut diaduk dan dikukus, kemudian dibungkus dengan daun pisang dan diletakkan di batang bambu sebelum kue ketan dipanggang di atas bara api. Setelah matang, nasi jaha dimakan begitu saja.

4. Lapis palaro

Lapis palaro adalah hidangan tradisional Indonesia yang berasal dari Kepulauan Maluku. Pada umumnya, hidangan ini terbuat dari kombinasi daging sapi, tepung maizena, minyak, dan bumbu yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, ketumbar, pala, jintan, cabai rawit, garam, dan gula.

Daging sapi dipotong menjadi irisan, kemudian diletakkan dalam wajan bersama bumbu dan air. Daging dimasak dengan api sedang hingga empuk, lalu diangkat dari wajan dan digoreng dengan minyak hingga berwarna cokelat keemasan. Tepung maizena dicampur dengan sisa kaldu dan dimasak menjadi saus yang disesuaikan rasa dengan garam dan gula sebelum disiramkan ke atas irisan daging sapi yang sudah digoreng.

5. Colo-colo

Colo-colo merupakan bumbu tradisional Indonesia yang berasal dari Ambon. Umumnya, bumbu ini terbuat dari campuran cabai rawit, tomat, bawang merah, gula, garam, air jeruk calamansi atau lemon, kenari, daun kemangi, dan ampas minyak kelapa hitam.

Jika ampas minyak tidak tersedia, seringkali digantikan dengan minyak biasa atau kecap manis yang dicampur dengan margarin. Bumbu ini biasanya disajikan sebagai pelengkap untuk ikan bakar atau goreng, seperti cumi-cumi, udang, ikan tongkol, ikan kelabau, dan kakap merah.

6. Sambal tappa

Sambal tappa adalah sejenis salad tradisional Indonesia yang berasal dari Ambon. Salad ini terbuat dari campuran ikan tuna, mangga muda, bawang merah, santan kelapa, garam, dan lada putih. Mangga dipotong serut, kemudian diberi garam dan diperas untuk menghilangkan sebanyak mungkin cairan. Setelah itu, mangga dicampur dengan tuna serpih, lada putih, santan kelapa, dan bawang merah dalam mangkuk besar. Sambal tappa biasanya disajikan dalam keadaan sangat dingin.

Pilihan Editor: Asal-usul Roti Maryam, Benarkah Makanan Khas Arab?

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


KKP: Ikan Tuna Indonesia Sumbang 18 Persen Produksi Dunia, Sekitar 8,3 Juta Ton per Tahun

3 hari lalu

Direktur Pengelolaan Sumber Daya Ikan KKP, Ridwan Mulyana, dalam acara Road to Indonesia Tuna Investment and Business Forum
KKP: Ikan Tuna Indonesia Sumbang 18 Persen Produksi Dunia, Sekitar 8,3 Juta Ton per Tahun

Indonesia memiliki lima jenis teratas komoditas kualitas ikan tuna unggulan diantaranya, tuna sirip kuning dan tuna sirip biru.


Jubir Pemkot Ambon Bantah Pakaian Dinas Pj Wali Kota Seharga Rp400 Juta

8 hari lalu

Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota
Ambon Ronald H Lekransy.
Jubir Pemkot Ambon Bantah Pakaian Dinas Pj Wali Kota Seharga Rp400 Juta

Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Ambon sekaligus juru bicara Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Ronald H Lekransy, membantah pemberitaan terkait jumlah anggaran pakaian Dinas Pj. Wali Kota Ambon di tahun 2023.


Polisi di Ambon Jadi Tersangka Pemerkosaan Anak

21 hari lalu

Ilustrasi pemerkosaan. shutterstock
Polisi di Ambon Jadi Tersangka Pemerkosaan Anak

Seorang polisi di Ambon ditetapkan sebagai tersangka pemerkosaan anak di bawah umur.


Pj Walkot Ambon Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah

33 hari lalu

Pj Walkot Ambon Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah

Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, resmikan gedung Perpustakaan Daerah Kota Ambon, di Kelurahan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, pada Selasa, 21 Mei 2024.


Bidik Ekspor, LPDB-KUMKM Siap Inkubasi Koperasi Ikan Tuna Biak

45 hari lalu

Bidik Ekspor, LPDB-KUMKM Siap Inkubasi Koperasi Ikan Tuna Biak

Pelatihan dan peningkatan SDM diperlukan agar Koperasi Produsen Samber Binyeri Maju bisa melakukan ekspor.


Alasan Penderita Asam Urat Wajib Hindari Ikan Tongkol

54 hari lalu

Pekerja menjemur ikan tongkol untuk diproses menjadi ikan asin di Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis 14 Maret 2019. Sejumlah pengusaha ikan asin setempat mengatakan mengalami penurunan hasil produksi dari sekitar 3,5 ton per hari menjadi 1,5 ton per hari akibat proses pengeringan yang tidak maksimal karena intensitas hujan tinggi dalam sepuluh hari terakhir. ANTARAFOTO/Astrid Faidlatul Habibah
Alasan Penderita Asam Urat Wajib Hindari Ikan Tongkol

Bagi penderita asam urat harus menghindari makanan laut, seperti ikan tongkol. Lantas, mengapa demikian?


Euforia Warga Ambon Sambut Kemenangan Timnas Usai Nobar Bareng Pemkot

58 hari lalu

Euforia Warga Ambon Sambut Kemenangan Timnas Usai Nobar Bareng Pemkot

Pemkot Ambon memfasilitasi warga untuk nobar pada laga perempat Final Piala Asia 2024


Reza Rahadian Mengaku tertarik Perankan Leluhurnya, Siapa Thomas Matulessy?

20 April 2024

Ketua Komite Festival Film Indonesia atau FFI 2021, Reza Rahadian saat menghadiri peluncuran FFI 2021 secara virtual pada Kamis, 15 Juli 2021. Dok. FFI 2021.
Reza Rahadian Mengaku tertarik Perankan Leluhurnya, Siapa Thomas Matulessy?

Dalam YouTube Reza Rahadian mengaku tertarik memerankan Thomas Matulessy jika ada yang menawarkan kepadanya dalam film. Apa hubungan dengannya?


Bawaslu Ambon Terima 6 Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu 2024, Mayoritas Dugaan Politik Uang

8 Maret 2024

Sejumlah warga mencoblos kertas suara saat pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Wamena, Papua Pegunungan, Sabtu 24 Februari 2024. Sebanyak 94 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan melaksanakan PSU yang dilaksanakan di Distrik Wamena dan Hubikiak. ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra
Bawaslu Ambon Terima 6 Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu 2024, Mayoritas Dugaan Politik Uang

Bawaslu Ambon menerima 6 laporan dugaan pelanggaran Pemilu 2024. Mayoritas laporan berisikan dugaan politik uang.


20 ABK WNI Selamat dari Kapal Tenggelam di Jepang

4 Maret 2024

Ilustrasi kapal tenggelam. AFP/Pedro Pardo
20 ABK WNI Selamat dari Kapal Tenggelam di Jepang

Satu orang tewas dan 24 lainnya berhasil diselamatkan dari kapal tuna yang tenggelam di Jepang, 20 diantaranya ABK WNI