Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

5 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Ekuador

image-gnews
Hutan bakau merah terlihat di Churute Mangrove Ecological Reserve di Guayaquil, Ekuador, 28 September 2016. REUTERS/Guillermo Granja
Hutan bakau merah terlihat di Churute Mangrove Ecological Reserve di Guayaquil, Ekuador, 28 September 2016. REUTERS/Guillermo Granja
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Lebih dari sekadar menebus ukurannya yang kecil dengan beragam budaya asli, arsitektur kolonial, lanskap yang indah, dan hutan hujan yang lebat, Ekuador adalah salah satu negara paling menarik di Amerika Selatan.

Berbatasan dengan Kolombia, Peru, dan Samudra Pasifik di pesisir barat indah ini berpenduduk hampir 18 juta jiwa ini menarik wisatawan dari seluruh dunia karena berbagai alasan. Berikut adalah lima destinasi wisata di Ekuador

1. Kepulauan Galápagos

Sejak "ditemukan" pada abad ke-16, Kepulauan Galapagos telah menarik dan menginspirasi pengunjung dari seluruh dunia. Dinamakan demikian karena kura-kura raksasa yang ada di kepulauan ini, Situs Warisan Dunia UNESCO ini merupakan rumah bagi ekosistem unik yang sebagian besar berevolusi tanpa pengaruh dari luar (daratan Ekuador berada sekitar 1.000 kilometer ke arah timur).

Oleh karena itu, kunjungan ke wilayah yang masih alami ini menawarkan kesempatan yang luar biasa untuk menyaksikan margasatwa. Di sini, Anda dapat melihat berbagai makhluk langka baik di darat maupun di laut sekitarnya.

Seorang petugas memberi makan kura-kura raksasa di Taman Nasional Galapagos di Santa Cruz, Kepulauan Galapagos, Ekuador, 12 September 2017. Tim Taman Nasional Galapagos membuat program pengembangan spesies kura-kura raksasa dari Pulau Floreana yang diperkirakan punah selama lebih dari 150 tahun. AFP PHOTO/TAMAN NASIONAL GALAPAGOS

Kepulauan Galápagos tetap menjadi salah satu wilayah vulkanik paling aktif di dunia, dan pembentukan pulau-pulau masih terus berlangsung. Sebagian besar dari 13 pulau besar, enam pulau kecil, dan 42 pulau kecil yang membentuk Galápagos dinyatakan sebagai bagian dari Taman Nasional Galápagos pada tahun 1950-an.

2. Quito: Ibu Kota Andes yang Bersejarah di Ekuador

Terletak di ketinggian Andes, Quito, ibu kota Ekuador, dipenuhi dengan contoh-contoh arsitektur kolonial yang terawat dengan baik dan merupakan pusat bersejarah terbesar di Amerika Selatan. Dilestarikan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO karena banyaknya gereja tua, alun-alun yang indah, dan museum kelas dunia, kota berpenduduk 1,6 juta jiwa ini telah lama menjadi favorit para pengrajin dan tempat yang tepat untuk berbelanja seni dan kerajinan lokal, mulai dari keramik, ukiran kayu, hingga pakaian warna-warni.

Daya tarik paling terkenal di pusat bersejarah Quito adalah Gereja San Francisco di Plaza San Francisco. Dibangun pada paruh pertama tahun 1500-an, menara kembar gereja bercat putih ini mengapit setiap sisi pintu masuk ke kompleks besar ini. Tempat ini terkenal dengan interior Baroque-nya yang indah dan Museum Biara San Francisco dengan lukisan religius, pahatan, ukiran, porselen, tekstil, dan perabotan buatan tangan.

Salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan di Quito adalah menjelajahi Plaza Grande. Alun-alun yang indah ini dikelilingi oleh banyak tempat menarik, termasuk katedral, Istana Presiden, dan Istana Uskup Agung. Di tempat ini pula Anda akan menemukan Istana Kota, serta Calle La Ronda, jalan yang ramai dengan berbagai restoran, kafe, galeri seni, dan hiburan lainnya.

3. Cuenca

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kota Cuenca yang indah terletak di Ekuador bagian selatan. Rumah bagi sekitar 660.000 jiwa, kota yang indah ini merupakan tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi dan dijelajahi dengan berjalan kaki. Ditunjuk sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, kota ini penuh dengan pengaruh kolonial yang indah dan kekayaan arsitektur yang mencakup 400 tahun dan mencakup elemen Spanyol dan India.

Pusat kota bersejarah ini juga merupakan tempat di mana banyak atraksi utama Cuenca berada, salah satu yang paling penting adalah Katedral Tua Cuenca (Iglesia del Sagrario). Dibangun pada tahun 1567 dari batu-batu yang diambil dari bangunan suku Inca di dekatnya, daya tarik utama katedral ini adalah organ tua dari tahun 1739, jam menara dari tahun 1751, dan Museum Seni Religius.

Yang juga patut dikunjungi adalah Katedral Baru Cuenca yang sangat besar. Dibangun pada tahun 1960-an, katedral ini sulit untuk dilewatkan karena memiliki tiga kubah berubin biru yang indah. Gereja San Sebastian dengan perpaduan elemen Gotik dan Neoklasiknya juga patut dikunjungi.

4. Taman Nasional Cotopaxi dan Cajas

Dua taman nasional paling populer di Ekuador, Cotopaxi (dan Cajas, dapat dicapai dengan berkendara dari kota Cuenca dan Quito dan dapat dijadikan sebagai tempat wisata satu hari. Dari keduanya, Taman Nasional Cotopaxi (Parque Nacional Cotopaxi), yang hanya berjarak 50 kilometer di selatan Quito, mungkin yang paling terkenal.

Hal yang paling menarik dari kunjungan ini adalah kesempatan untuk melihat banyak gunung berapi dari dekat. Yang paling luar biasa adalah gunung berapi Cotopaxi yang sangat besar (dan masih aktif). Dengan letusan terakhirnya pada tahun 2015, gunung berapi besar ini, bersama dengan gunung berapi Rumiñawi dan Sincholagua yang lebih kecil, mendominasi pemandangan yang menakjubkan di daerah tersebut.

5. Boardwalk di Guayaquil

Kota terbesar di Ekuador dengan populasi 2,7 juta jiwa, pelabuhan Pasifik Guayaquil terkenal sebagai pintu gerbang menuju Kepulauan Galapagos. Selain banyak situs bersejarahnya, Guayaquil juga menawarkan tempat belanja dan hiburan yang menarik di alun-alun dan alun-alunnya yang indah, serta di sepanjang tepi pantainya yang indah.

Tempat yang paling menarik bagi mereka yang senang menjelajah dengan berjalan kaki adalah Malecón 2000 yang megah, trotoar sepanjang dua setengah kilometer yang bersebelahan dengan Sungai Guayas. Tidak diragukan lagi, salah satu jalur pejalan kaki paling berkesan di dunia, proyek pembaharuan kota yang luar biasa ini berkelok-kelok di sepanjang tepi barat sungai melewati banyak atraksi terbaik di kota ini.

PLANETWARE
Pilihan editor: Baru Berusia 35 Tahun, Pengusaha Pisang Ini Terpilih Jadi Presiden Ekuador

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Daftar 5 Destinasi Wisata Paling Direkomendasikan di Pulau Madura

1 hari lalu

Pantai Lombang, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Tempo/Rully Kesuma
Daftar 5 Destinasi Wisata Paling Direkomendasikan di Pulau Madura

Pulau Madura, yang terletak di sebelah utara Jawa Timur, Indonesia, menawarkan keindahan alam yang memikat serta warisan budaya yang kaya.


Pelatih Argentina akan Hati-hati Mainkan Lionel Messi dalam Laga Uji Coba Kontra Ekuador

3 hari lalu

Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi. REUTERS/Agustin Marcarian
Pelatih Argentina akan Hati-hati Mainkan Lionel Messi dalam Laga Uji Coba Kontra Ekuador

Pelatih Argentina Lionel Scaloni kemungkinan besar bakal mencadangkan Lionel Messi pada laga melawan Ekuador.


Rekomendasi 5 Wisata Pantai Wajib Saat di Kabupaten Gunungkidul: Ada Surga di Watunene...

16 hari lalu

Pantai Watunene. Shutterstock
Rekomendasi 5 Wisata Pantai Wajib Saat di Kabupaten Gunungkidul: Ada Surga di Watunene...

Bak surga tersembunyi, Pantai Watunene berada di antara deretan wisata pantai indah di Kabupaten Gunungkidul. Penasaran?


Lika-liku Lahirnya Kabupaten Gunungkidul

16 hari lalu

Gerbang ruas jalan alternatif Talang-Ngalang yang menghubungkan Kabupaten Sleman dan Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta mulai dioperasikan pekan ini. Dok.istimewa
Lika-liku Lahirnya Kabupaten Gunungkidul

Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul pada Jumat Legi, tanggal 27 Mei 1831 atau 15 Besar Je 1758, sebagaimana tertulis dalam Keputusan Bupati Kepala Daerah.


Yogyakarta Siapkan Rambu-rambu Study Tour Pasca Marak Wacana Pelarangan

17 hari lalu

Bus pariwisata mengalami kecelakaan tunggal dan terguling di Jalan Siluk-Imogiri Bantul Yogyakarta pada Ahad, 21 April 2024 sore. Dok. Istimewa
Yogyakarta Siapkan Rambu-rambu Study Tour Pasca Marak Wacana Pelarangan

Rambu untuk study tour ini agar memberikan rasa aman dalam kegiatan study tour


Selain Candi Borobudur, Candi Mendut Memiliki Peran Penting dalam Perayaan Waisak

18 hari lalu

Sejumlah Bhikkhu melakukan Pradaksina dengan berjalan mengelilingi candi saat prosesi penyematan Air Suci di Candi Mendut, Magelang, Jawa Tengah, Rabu, 22 Mei 2024. Air Suci diambil dari mata air umbul Jumprit Temanggung tersebut selanjutnya akan dibawa ke Candi Borobudur bersama Api Dharma pada puncak perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE/2024. ANTARA/Anis Efizudin
Selain Candi Borobudur, Candi Mendut Memiliki Peran Penting dalam Perayaan Waisak

Candi Mendut merupakan situs bersejarah yang sangat penting dalam konteks perayaan Waisak di Indonesia. Inilah beberapa keistimewaannya.


Keseruan Liburan di Kepulauan Seribu, Jangan Lewatkan 6 Pulau Ini

19 hari lalu

Kereta hias di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Jakarta. Tempo/Rully Kesuma
Keseruan Liburan di Kepulauan Seribu, Jangan Lewatkan 6 Pulau Ini

Kepulauan Seribu menjanjikan sebagai destinasi wisata liburan, tak jauh dari Jakarta dan memiliki setidaknya 6 pulau favorit.


Libur Long Weekend Waisak, 3 Destinasi Wisata Buatan di Yogyakarta yang Seru Disambangi

21 hari lalu

Destinasi Heha Forest di Sleman Yogyakarta. Dok. Istimewa
Libur Long Weekend Waisak, 3 Destinasi Wisata Buatan di Yogyakarta yang Seru Disambangi

Tiga destinasi wisata buatan di Yogyakarta bisa jadi inspirasi wisatawan untuk menghabiskan libur long weekend Waisak


Bali Sudah Overtourism, Kunjungi 8 Destinasi Wisata yang Jarang Diketahui Orang

21 hari lalu

Foto udara Pantai Pink, Nusa Tenggara Timur, 2 Juli 2021. Dari sebelah timur Indonesia, tepatnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur terdapat sebuah desa bernama Labuan Bajo yang berada di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Hampir setiap meter desa yang awalnya dijadikan tempat berlabuh bagi orang-orang asal Bajo dan Bugis Sulawesi Selatan itu mempunyai keindahan masing-masing. Mulai dari pantai, laut, bukit serta padang rumput. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Bali Sudah Overtourism, Kunjungi 8 Destinasi Wisata yang Jarang Diketahui Orang

Alternatif destinasi wisata yang tidak overtourism seperti Danau Kakaban di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, yang dihuni ubur-ubur tidak menyengat.


Asal-usul Api Abadi Mrapen yang Akan Menyala di Rakernas PDIP ke-V di Ancol

25 hari lalu

Kondisi Api Abadi Mrapen yang menyala kembali di Desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Selasa 20 April 2021. Situs Api Abadi Mrapen yang sempat mati pada 25 September 2020 akibat aktivitas pengeboran sumur oleh warga sekitar yang menyebabkan bocornya aliran gas alam yang mensuplai situs itu dinyalakan kembali dengan membuat aliran gas dari sumur gas yang baru di sekitar situs. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
Asal-usul Api Abadi Mrapen yang Akan Menyala di Rakernas PDIP ke-V di Ancol

DPP PDIP melepas pelari pembawa obor perjuangan yang bersumber dari api abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah untuk Rakernas PDIP.