Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sleman Temple Run 2023 Lewati Rute Baru Kraton Ratu Boko, Masuk Kalender Internasional

image-gnews
Sleman Temple Run di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, pada Minggu, 28 November 2021. Dok. Istimewa
Sleman Temple Run di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, pada Minggu, 28 November 2021. Dok. Istimewa
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Event sport tourism Sleman Temple Run kembali digelar 5 November 2023 mendatang. Sleman Temple Run telah berhasil masuk sebagai event internasional pasca-tercatat dalam kalender International Trail Running Association (ITRA). 

Ajang ini diketahui menjadi satu-satunya konsep lari di dunia yang menyuguhkan rute unik. Rutenya melintasi kawasan candi-candi yang terletak di wilayah Bokoharjo, Kabupaten Sleman, seperti Candi Banyunibo, Candi Ijo, Candi Barong, Candi Arca Gupala, dan beberapa situs purbakala maupun objek wisata alam.

"Untuk event tahun ini yang baru adalah lintasannya ditambah dengan rute melalui situs Keraton Candi Boko," kata Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid pada Senin, 16 Oktober 2023.

Dengan lintasan baru ini, ajang yang sudah digelar sejak 2015 silam itu
bertambah juga kategorinya. Tidak hanya kategori lari 7K (kilometer), 13K, dan 25K, namun ada juga kelas 5K, 15K, dan 30K.

Hingga saat ini, jumlah pendaftar ajang ini tercatat sebanyak 1.160 peserta. Mayoritas peserta berasal dari DIY sedangkan sebagian lainnya dari wilayah Jabodetabek dan luar Pulau Jawa. Ada sebanyak 33 pelari dari 22 negara juga akan ikut berpartisipasi memperebutkan hadiah senilai total Rp 74 juta.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menuturkan, ajang ini menjadi branding wisata sejarah Sleman.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Terutama banyaknya peninggalan candi di wilayah Sleman timur bisa makin dikenal melalui konsep sport tourism ini," kata Danang.

Sleman Temple Run 2022 itu diikuti 659 pelari profesional maupun pemula yang berasal dari 18 negara. Selain Indonesia, turut  peserta dari Argentina, Australia, Belanda, Belgia, Canada, Hungaria, India dan Inggris. Ada juga pelari asal Jerman Barat, Norwegia, Srilanka, Swiss, Syprus, Amerika Serikat, Vietnam, Yunani dan Zimbabwe.

Sleman Temple Run 2023 diyakini akan mendongkrak lama tinggal wisatawan. Sebab para peserta diperkirakan juga akan memboyong keluarganya dan akan menginap setidaknya satu hari.

PRIBADI WICAKSONO

Pilihan Editor: Tiket Sudah Habis Terjual, Sleman Temple Run Malah Batal

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


5 Tips Nutrisi Agar Daya Tahan Tubuh Prima saat Olahraga Lari

22 jam lalu

Ilustrasi lomba lari. Freepik.com/Drazen Zigic
5 Tips Nutrisi Agar Daya Tahan Tubuh Prima saat Olahraga Lari

Di Indonesia, olahraga lari adalah kegiatan populer yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Simak 5 tips nutrisi agar daya tahan tubuh prima saat lari


Cara Beli Tiket Candi Borobudur dan Harga Terbaru 2024

2 hari lalu

Candi Borobudur. Foto: Canva
Cara Beli Tiket Candi Borobudur dan Harga Terbaru 2024

Bagi Anda yang berencana berkunjung ke Candi Borobudur, berikut ini cara beli tiket Candi Borobudur dan harga terbarunya.


Sebagian Kawasan Gardu Pandang Kaliurang Lereng Merapi Ditutup sampai Oktober, Ini Alasannya

7 hari lalu

Gardu Pandang Kaliurang lereng Gunung Merapi Sleman Yogyakarta. Dok.istimewa
Sebagian Kawasan Gardu Pandang Kaliurang Lereng Merapi Ditutup sampai Oktober, Ini Alasannya

Penambahan fasilitas di Gardu Pandang Kaliurang bakal menambah jumlah kunjungan ke tempat wisata itu.


Sleman Larang Tiga Bus Study Tour Beroperasi karena Tak Laik Jalan

7 hari lalu

Ilustrasi bus (Pixabay)
Sleman Larang Tiga Bus Study Tour Beroperasi karena Tak Laik Jalan

Tak hanya bus study tour yang jadi sasaran pemeriksaan kelayakan, jip wisata di lereng Merapi dan Tebing Breksi juga.


WSL Nias Pro 2024 Hadirkan Ragam 'Side Events' Menarik

11 hari lalu

WSL Nias Pro 2024 Hadirkan Ragam 'Side Events' Menarik

Terdapat atraksi budaya, Malam Pesona Nias Selatan, bazaar kuliner dan UMKM, e-sport, lomba konten creator, dan lainnya


WSL Nias Pro 2024 Hadirkan Ragam 'Side Events' Menarik

11 hari lalu

WSL Nias Pro 2024 Hadirkan Ragam 'Side Events' Menarik

Terdapat atraksi budaya, Malam Pesona Nias Selatan, bazaar kuliner dan UMKM, e-sport, lomba konten creator, dan lainnya


Dapat Investasi, Studio Alam Gamplong Yogyakarta Bakal Dikembangkan jadi Destinasi Berkualitas

14 hari lalu

Salah satu sudut destinasi Studio Alam Gamplong di Kecamatan Moyudan Kabupaten Sleman Yogyakarta. Dok. Istimewa
Dapat Investasi, Studio Alam Gamplong Yogyakarta Bakal Dikembangkan jadi Destinasi Berkualitas

Studio Alam Gamplong awalnya untuk keperluan syuting film, tapi kemudian dikembangkan jadi daya tarik wisata.


Dusun Dekat Candi Prambanan Yogyakarta Ini Olah Sampah Plastik dengan Cara Tak Biasa

17 hari lalu

Dusun dekat Candi Prambanan, Cupuwatu II, Purwomartani, Kalasan Sleman mulai ujicoba kelola sampah plastik dengan mesin khusus. Tempo/Pribadi Wicaksono
Dusun Dekat Candi Prambanan Yogyakarta Ini Olah Sampah Plastik dengan Cara Tak Biasa

Mesin pengolah sampah di Sleman Yogyakarta diklaim dapat mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak alternatif.


Keunikan Candi Blandongan di Karawang Dibandingkan Candi Sejenis di Jawa Tengah

19 hari lalu

Candi Blandongan di kompleks percandian Batujaya, Karawang, Jawa Barat, yang berbahan batu bata dan semen stako, Mei 2024. TEMPO/ANWAR SISWADI
Keunikan Candi Blandongan di Karawang Dibandingkan Candi Sejenis di Jawa Tengah

Candi Blandongan merupakan situs yang terbesar di kompleks percandian Batujaya, Karawang, Jawa Barat.


Melongok Situs Candi Bojongmenje di Bandung yang Mangkrak Puluhan Tahun

21 hari lalu

Temuan batu yang direkonstruksi di situs Candi Bojongmenje, Rancaekek, Kabupaten Bandung, 26 Mei 2024. TEMPO/Anwar Siswadi
Melongok Situs Candi Bojongmenje di Bandung yang Mangkrak Puluhan Tahun

Diperkirakan Candi Bojongmenje di Rancaekek, Bandung, dibangun antara abad 6-8 Masehi.