Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kebakaran di Bukit Teletubbies Gunung Bromo Diduga akibat Flare Pemotretan Prewedding

image-gnews
Bukit Teletubbies (Pusung Tumpeng) di kawasan wisata Gunung Bromo. (TEMPO.CO/Abdi Purmono)
Bukit Teletubbies (Pusung Tumpeng) di kawasan wisata Gunung Bromo. (TEMPO.CO/Abdi Purmono)
Iklan

TEMPO.CO, Malang - Kawasan wisata Gunung Bromo ditutup total karena kebakaran di Blok Savana Lembah Watangan (Pusung Tumpeng) atau populer dengan sebutan Bukit Teletubbies pada Rabu malam, 6 September 2023. Kebakaran ini diduga dipicu oleh penggunaan cerawat atau flare (kembang api) oleh sepasang pengunjung dari Surabaya yang sedang melakukan sesi pemotretan pranikah alias prewedding. 

Informasi yang diperoleh Tempo dari lingkungan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru diketahui bahwa mereka ke sana menggunakan jip sewaan milik warga Kecamaran Tumpang, Kabupaten Malang. Mereka masuk kawasan wisata Bromo dari Blok Jemplang di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Supir tidak mengetahui penyewa jipnya membawa cerawat. Supir tertidur sehingga tidak bisa memperhatikan seluruh aktivitas pemotretan tersebut, termasuk saat fotografer menyalakan cerawat. Diduga mereka hendak melakukan pemotretan pranikah berlatarkan api dan ternyata apinya makin membara seturut tiupan angin kencang. 

Pengunjung dan fotografer pranikah itu justru ditegur dan ditangkap oleh beberapa supir jip yang lain, lalu diserahkan kepada petugas TNBTS. Petugas TNBTS kemudian menyerahkan mereka ke Kepolisian Sektor Sukapura, Kabupaten Probolinggo, untuk diperiksa.

Suasana di Laut Pasir Tengger atau Laut Pasir Bromo pada Selasa, 19 Juli 2022. Di dalam Laut Pasir ini terdapat lima gunung dan padang rumput atau sabana. Salah satu yang terkenal adalah Bukit Teletubbies (Pusung Tumpeng). (TEMPO.CO/Abdi Purmono)

Empat pintu masuk wisata Bromo ditutup

Semua pintu masuk wisata dari wilayah Kabupaten Malang, Pasuruan, Probolinggo, dan Lumajang dilarang dilewati pengunjung. Penutupan dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan. 

Kepala Bagian Tata Usaha merangkap Kepala Hubungan Masyarakat Balai Besar TNBTS Septi Wardhani mengatakan, penutupan dilakukan untuk kelancaran proses pemadaman dan keamanan pengunjung. 

“Penutupan berlaku sejak Rabu, 6 September 2023, mulai pukul 22.00 WIB, sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan,” kata Septi dalam keterangan tertulis yang diterima para jurnalis pada Kamis siang, 7 September 2023. 

Kata Septi, calon pengunjung yang terlanjur membeli karcis masuk melalui pemesanan daring alias booking online tidak usah khawatir. Mereka dapat menjadwal ulang rencana kunjungan saat kegiatan wisata Bromo kembali dibuka. Tata cara mengulang jadwal kunjungan segera diinformasikan.

Balai Besar TNBTS mengimbau masyarakat, pengunjung, dan pelaku jasa wisata untuk peduli dan mau bekerja sama menjaga kelestarian dan keamanan kawasan TNBTS dengan cara tidak sembarangan menyalakan api, membakar petasan, dan menyalakan cerawat atau flare maupun bahan lain lain yang bisa jadi sumber kebakaran. 

“Itu semata-mata demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan kita bersama. Semua pihak pun kami imbau untuk segera melaporkan pada kami jika menemukan titik api di dalam kawasan TNBTS,” ujar Septi.

Dua kali ditutup dalam sepekan

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Balai Besar TNBTS sebelumnya dua kali menutup sementara kegiatan wisata Gunung Bromo sepanjang pekan pertama September 2023. Penutupan sementara dilakukan pada Jumat, 1 September, akibat kebakaran hebat melanda sebagian padang rumput Pengol (dekat Bukit Teletubbies) dan Tebing Jantur.

Pintu masuk kawasan wisata Bromo dari Coban Trisula dan Jemplang—keduanya berada di wilayah Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo—serta pintu masuk dari Desa Ranupani dan Puncak B29 di Desa Argosari, Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang, ditutup. 

Pengunjung masih boleh memasuki kawasan wisata Gunung Bromo lewat pintu masuk Wonokitri di Kabupaten Pasuruan dan pintu masuk Cemorolawang, Kecamatan Sukapura, Probolinggo, dengan batas kunjungan mulai Laut Pasir ke arah Gunung Batok, Bungkah Dingklik, sampai Bukit Penanjakan. 

Lalu, Balai Besar TNBTS menutup sementara kegiatan wisata Gunung Bromo akibat kebakaran hutan milik Perum Perhutani yang berada di sebelah selatan sekitar Gunung Penanjakan—lebih populer dengan sebutan Bukit Penanjakan—mulai Minggu, 3 September 2023, mulai pukul 18.00 WIB.

Perlu diketahui, puncak Puncak Penanjakan sangat terkenal sebagai lokasi terbaik untuk menikmati sensasi matahari terbit atau sunrise dengan lanskap kompleks Laut Pasir/Kaldera Tengger, yang mencakup sabana dan lima gunung (Bromo, Kursi, Batok, Watangan, dan Widodaren), serta Gunung Semeru yang terlihat agung di kejauhan karena tidak berada dalam kompleks kaldera Bromo.

Pintu masuk kawasan taman nasional dari Wonokitri ditutup. Pengunjung boleh masuk kawasan lewat Cemorolawang di Probolinggo, Coban Trisula di Malang, dan Ranupani di Lumajang. Pengunjung dibatasi hanya boleh mengunjungi Laut Pasir, Bukit Teletubbies, dan Mentigen. Sedangkan Gunung Penanjakan, Bukit Kedaluh (Bukit Kingkong), dan Bukit Cinta ditutup. Kegiatan wisata di Gunung Penanjakan dibuka lagi pada Selasa, 5 September. 

Kawasan wisata Gunung Bromo merupakan salah satu objek wisata Indonesia berkelas dunia dan masuk dalam 10 besar objek wisata prioritas nasional atau “10 Bali Baru” dan tentu saja jadi objek wisata unggulan Provinsi Jawa Timur. 

Pada 2022, saat penurunan status pandemi Covid-19, tercatat sebanyak 318.919 orang mengunjungi kawasan wisata Gunung Bromo. Mereka terdiri dari 310.418 orang turis domestik dan 8.501 orang turis mancanegara. Kunjungan turis ini menghasilkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 11,65 miliar, meningkat dari PNBP Rp 4,85 miliar pada 2021.

ABDI PURMONO

Pilihan Editor: 9 Tempat Wisata di Bromo yang Terkenal Keindahannya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Asal Usul Ritual Yadnya Kasada di Gunung Bromo

2 jam lalu

Masyarakat Suku Tengger  melarung kambing ke kawah Gunung Bromo dalam rangka perayaan Yadnya Kasada, Probolinggo, Jawa Timur, Selasa, 7 Juli 2020.Perayaan Yadnya Kasada merupakan bentuk ungkapan syukur dan penghormatan kepada leluhur masyarakat Suku Tengger dengan cara melarung sesaji berupa hasil bumi dan ternak ke kawah Gunung Bromo. ANTARA FOTO/Zabur Karuru
Asal Usul Ritual Yadnya Kasada di Gunung Bromo

Ritual Yadnya Kasada di Gunung Bromo terkait dengan keturunan Raja Brawijaya V dari Kerajaan Majapahit yang tinggal di pegunungan Bromo


Mengenal Makna Ritual Yadnya Kasada di Gunung Bromo

3 jam lalu

Masyarakat suku Tengger melarung ayam ke kawah Gunung Bromo saat perayaan Yadnya Kasada di Probolinggo, Jawa Timur, 26 Juni 2021. Ritual ini tetap digelar di tengah pandemi Covid-19. Foto: Aris Novia Hidayat
Mengenal Makna Ritual Yadnya Kasada di Gunung Bromo

Yadnya Kasada, ritual melarung hasil bumi di Gunung Bromo dilakukan sebagai ungkapan syukur terhadap sang pencipta atas nikmat yang diberikan.


2 Alasan Gunung Bromo Ditutup Sementara untuk Wisatawan

3 jam lalu

Warga memperoleh sesaji persembahan berupa seekor kambing saat perayaan Yadnya Kasada di Probolinggo, Jawa Timur 26 Juni 2021. Perayaan tahun ini hanya dikhususkan bagi warga suku Tengger dan tertutup untuk wisatawan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Foto: Aris Novia Hidayat
2 Alasan Gunung Bromo Ditutup Sementara untuk Wisatawan

Kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur ditutup sementara dari aktivitas wisatawan pada periode 21-24 Juni 2024.


Menunggu Matahari Terbit di Penanjakan 1 Bromo

10 jam lalu

Pemandangan matahari Terbit di Penanjakan 1 Bromo, Kamis, 13 Juni 2024. TEMPO/Supriyantho Khafid
Menunggu Matahari Terbit di Penanjakan 1 Bromo

Penanjakan 1 merupakan salah satu spot terbaik menikmati sunrise di kawasan Bromo.


Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni, Ada Upacara Yadnya Kasada

1 hari lalu

Warga berebut sesaji yang dilempar oleh masyarakat Suku Tengger ke kawah Gunung Bromo pada Upacara Yadnya Kasada di Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis 16 Juni 2022. Upacara Kasada merupakan upacara adat masyarakat Suku Tengger sebagai bentuk ucapan syukur kepada Sang Hyang Widi sekaligus meminta berkah dan menjauhkan dari malapetaka. ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni, Ada Upacara Yadnya Kasada

Selain upacara Yadnya Kasada, penutupan Gunung Bromo juga dilakukan untuk pemulihan ekosistem dan pembersihan kawasan.


Kawasan Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni

2 hari lalu

Foto udara sejumlah kendaraan antre memasuki kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu 15 Juni 2024. Balai Besar TNBTS menyiapkan skema penambahan kuota kunjungan wisatawan sebanyak 25 persen dan akan disesuaikan jika terjadi peningkatan kunjungan dari hasil pantauan petugas pada laman booking online selama masa libur panjang Idul Adha.  ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Kawasan Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menyatakan kawasan wisata Gunung Bromo, di Jawa Timur akan ditutup total untuk wisatawan.


Syarat Masuk Kawasan Gunung Bromo dan Cara Membeli Tiket Secara Online

21 hari lalu

Sejumlah wisatawan mengabaikan pemandangan Gunung Bromo di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Pasuruan, Jawa Timur, Senin, 1 Januari 2024. Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ramai dikunjungi wisatawan yang sengaja datang untuk menyaksikan matahari terbit pertama di tahun 2024. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Syarat Masuk Kawasan Gunung Bromo dan Cara Membeli Tiket Secara Online

Wisata Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat memukau. Ada sejulah syarat untuk bisa masuk ke kawasan tersebut.


Hari Raya Waisak, Kunjungan Wisatawan di Gunung Bromo Capai 6.242 Orang

25 hari lalu

Pengunjung menunggu dan menikmati terbitnya matahari di Penanjakan Gunung Bromo, Selasa, 19 Juli 2022. TEMPO/Abdi Purmono
Hari Raya Waisak, Kunjungan Wisatawan di Gunung Bromo Capai 6.242 Orang

Pada libur Hari Raya Waisak ada penurunan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo dibandingkan saat libur Kenaikan Yesus Kristus.


4 Orang Meninggal, Ini Kronologi Mobil Fortuner Jatuh ke Jurang di Taman Nasional Bromo

35 hari lalu

Proses evakuasi mobil Toyota Fortuner B 1683 TJG yang jatuh ke jurang di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Desa Ngadas, Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa, 14 Mei 2024. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/nym.
4 Orang Meninggal, Ini Kronologi Mobil Fortuner Jatuh ke Jurang di Taman Nasional Bromo

Polres Malang mengungkap kronologi mobil Fortuner berpenumpang 9 orang jatuh ke jurang di kawasan Taman Nasional Bromo.


Alasan Gunung Bromo Ditutup Sementara di Akhir April 2024

57 hari lalu

Sejumlah wisatawan melihat suasana Gunung Bromo di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Pasuruan, Jawa Timur, Senin, 1 Januari 2024. Bedasarkan data Balai Besar TNBTS pada Minggu (31/12), kunjungan wisatawan di wilayah tersebut mencapai 5.000 orang saat malam pergantian tahun 2024 . ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Alasan Gunung Bromo Ditutup Sementara di Akhir April 2024

Gunung Bromo akan ditutup sementara mulai dari 25 April 2024