Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tak Hanya Andalkan Destinasi, Sleman Garap UMKM Genjot Wisata Komplit

image-gnews
Produk UMKM lokal di Sleman, Yogyakarya, dipamerkan di mal dalam festival UMKM Sembada 2023. (Dok.istimewa)
Produk UMKM lokal di Sleman, Yogyakarya, dipamerkan di mal dalam festival UMKM Sembada 2023. (Dok.istimewa)
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih menjadi primadona wisatawan karena memiliki banyak destinasi unggulan. Tapi, kini pemerintah daerah tak hanya mengandalkan destinasi, melainkan juga produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). 

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan bahwa UMKM dapat membantu memaksimalkan potensi lokal sektor wisata. Dengan menggarap sektor UMKM, kata Kustini, Sleman akan menjadi tujuan wisata di Yogyakarta yang unggul karena memiliki paket komplit yang menawarkan berbagai jenis wisata, mulai dari alam, budaya, edukasi, kuliner, belanja juga wisata minat khusus. 

"Dengan peningkatan layanan dan tergarapnya UMKM itu, wisatawan tidak hanya datang sekali, tetapi mereka akan rindu untuk ke Sleman lagi," ujar dia di sela mengukuhkan pengurus baru Masyarakat Sadar Wisata Sleman Jumat, 1 September 2023..

Sleman telah melahirkan sejumlah event khusus untuk menggarap sektor UMKM agar terus terlatih bersaing, seperti Festival UMKM Sembada 2023 yang dipusatkan di Jogja City Mall pada 24-27 Agustus 2023 yang diikuti 130 UMKM dan membukukan transaksi Rp 325 juta. Ada pula gelaran Jonggrang Expo yang dipusatkan di Candi Prambanan 26-27 Agustus 2023 lalu yang melibatkan 52 pelaku UMKM terseleksi di area Prambanan.

UMKM lokal di Sleman juga didorong tak hanya mengandalkan banyaknya kunjungan wisatawan, namun juga bisa memasarkan produknya ke luar. Hal itu dilakukan dengan memanfaatkan berbagai platform tak terkecuali marketplace atau platform digital agar lebih dikenal.

"Butuh kolaborasi antar-pemangku kepentingan termasuk swasta untuk menggerakkan UMKM lokal dalam membangun pariwisata itu," kata Kustini.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Adapun saat ini sejumlah marketplace kenamaan juga telah membuka layanan khusus di Kabupaten Sleman untuk meningkatkan kualitas UMKM yang ada. Salah satunya adalah Tokopedia yang membuka layanan Tokopedia Care di kawasan Sleman City Hall (SCH) sebagai pusat layanan pelanggan berbasis digital.

"Platform kami menjadi rumah bagi l 14 juta lebih penjual yang hampir 100 persennya pelaku UMKM lokal termasuk dari Yogyakarta ini," kata Senior Vice President of Sales, Operations, and Product Tokopedia Rudy Dalimunthe.

Adanya layanan khusus di Yogyakarta itu, menurutnya akan memberikan nilai tambah bagi UMKM lokal sekaligus membantu tumbuh kembang mereka.

PRIBADI WICAKSONO

Pilihan Editor: Bidik Wisatawan Regional, Sleman Gelar Lebih Banyak Event Akhir Pekan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sebagian Kawasan Gardu Pandang Kaliurang Lereng Merapi Ditutup sampai Oktober, Ini Alasannya

12 jam lalu

Gardu Pandang Kaliurang lereng Gunung Merapi Sleman Yogyakarta. Dok.istimewa
Sebagian Kawasan Gardu Pandang Kaliurang Lereng Merapi Ditutup sampai Oktober, Ini Alasannya

Penambahan fasilitas di Gardu Pandang Kaliurang bakal menambah jumlah kunjungan ke tempat wisata itu.


Sleman Larang Tiga Bus Study Tour Beroperasi karena Tak Laik Jalan

15 jam lalu

Ilustrasi bus (Pixabay)
Sleman Larang Tiga Bus Study Tour Beroperasi karena Tak Laik Jalan

Tak hanya bus study tour yang jadi sasaran pemeriksaan kelayakan, jip wisata di lereng Merapi dan Tebing Breksi juga.


Aplikasi Temu Berpotensi Ganggu UMKM, Kemendag: Harus Punya Izin

15 jam lalu

Aplikasi Temu. wikipedia.org
Aplikasi Temu Berpotensi Ganggu UMKM, Kemendag: Harus Punya Izin

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga sebut aplikasi e-commerce seperti Temu harus berizin.


Raffi Ahmad Mundur Dari Proyek Beach Club Gunungkidul, Ini Respons Pemda DIY

1 hari lalu

Raffi Ahmad di depan view Pantai Krakal, Yogyakarta untuk memulai bisnis barunya. Foto: Instagram.
Raffi Ahmad Mundur Dari Proyek Beach Club Gunungkidul, Ini Respons Pemda DIY

Proyek resor dan beach club itu yang awalnya melibatkan Raffi Ahmad itu digadang akan beroperasi 2025, tapi masih saat ini sebatas wacana.


Daftar 5 Destinasi Wisata Paling Direkomendasikan di Pulau Madura

2 hari lalu

Pantai Lombang, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Tempo/Rully Kesuma
Daftar 5 Destinasi Wisata Paling Direkomendasikan di Pulau Madura

Pulau Madura, yang terletak di sebelah utara Jawa Timur, Indonesia, menawarkan keindahan alam yang memikat serta warisan budaya yang kaya.


Kembali Beroperasi, Apa yang Baru dari Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?

2 hari lalu

Wajah baru Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta pascarevitalisasi selama tiga bulan. Dok. Istimewa
Kembali Beroperasi, Apa yang Baru dari Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?

Museum Benteng Vredeburg tak lagi hanya pusat edukasi sejarah dan budaya, tapi juga sebagai ruang baru berkumpul anak muda dan keluarga.


Tanah Milik Keraton Berpeluang untuk Program Tapera? Ini Kata Sultan

3 hari lalu

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri) dan  Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY di Istana Negara, Jakarta, Senin 10 Oktober 2022. Presiden Joko Widodo melantik Sri Sultan Hamengku Buwono X dan KGPAA Paku Alam X sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY masa jabatan 2022-2027 sesuai dengan Undang-Undang No. 13/2012 tentang Keistimewaan DIY. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Tanah Milik Keraton Berpeluang untuk Program Tapera? Ini Kata Sultan

Belakangan ramai pro kontra soal pembangunan perumahan buruh melalui program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).


Kian Coreng Kota Wisata, Yogyakarta Minta Bantuan Pusat Atasi Darurat Sampah

3 hari lalu

Tumpukam sampah di tengah pembatas jalan Affandi atau Gejayan Kota Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Kian Coreng Kota Wisata, Yogyakarta Minta Bantuan Pusat Atasi Darurat Sampah

Persoalan darurat sampah di Yogyakarta tak kunjung usai pasca kebijakan desentralisasi dilakukan sejak awal Mei atau bertepatan penutupan permanen Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Piyungan pada awal Mei 2024.


BSI Gandeng Startup Optimalkan Akses Permodalan bagi UMKM

3 hari lalu

Pengguna mencoba aplikasi Mandiri Online Securities Trading (MOST) Syariah saat Grand Launching Pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) Online Bank Syariah Pertama di  Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa 16 Januari 2024. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI berkolaborasi dengan PT Mandiri Sekuritas meluncurkan Layanan Investasi #SerbaSyariah. Nasabah pun kini bisa membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) secara daring melalui Mandiri Online Securities Trading (MOST) Syariah. Tempo/Tony Hartawan
BSI Gandeng Startup Optimalkan Akses Permodalan bagi UMKM

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bekerja sama dengan startup Qasir.id mengoptimalkan akses permodalan pembiayaan 24 ribu UMKM.


FKH UGM Kirim Ratusan Mahasiswa dan Alumni sebagai Petugas Pemeriksaan Hewan Kurban

4 hari lalu

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM mengirim sebanyak 350 mahasiswa dan alumni sebagai petugas pemeriksa hewan kurban di seluruh Kabupaten/kota di seluruh DIY. UGM.ac.id
FKH UGM Kirim Ratusan Mahasiswa dan Alumni sebagai Petugas Pemeriksaan Hewan Kurban

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM mengirim ratusan mahasiswa dan alumni untuk menjadi petugas pemeriksaan hewan kurban di Yogyakarta.