Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ragam Kuliner Khas Batam

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

image-gnews
Kue Luti Gendang khas Kepulauan Anambas
Kue Luti Gendang khas Kepulauan Anambas
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kota Batam adalah sebuah kota terbesar di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia.

Wilayah Kota Batam, dilansir dari jdih.batam.go.id, terdiri dari Pulau Batam, Pulau Rempang dan Pulau Galang dan pulau-pulau kecil lainnya di kawasan Selat Singapura dan Selat Malaka.

Pulau Batam, Rempang, dan Galang terkoneksi oleh Jembatan Barelang. Menurut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam per 2015, jumlah penduduk Batam mencapai 1.037.187 jiwa. Batam merupakan bagian dari kawasan khusus perdagangan bebas Batam–Bintan–Karimun (BBK). Berikut beberapa kuliner khas Batam.

1. Bingka Bakar

Makanan khas Batam ini merupakan sajian kue khas suku Melayu. Bingka Bakar memiliki tekstur padat namun lembut sewaktu digigit.

Penggunaan daun pandan pada adonan kue-nya membuat aroma dari Bingka bakar terasa harum.

Bingka Bakar juga memiliki beberapa varian rasa, Bingka Bakar pandan adalah versi original-nya sedangkan ada pula Bingka Bakar rasa cokelat, Bingka Bakar jagung, Bingka Bakar wijen, Bingka Bakar keju dan Bingka Bakar buah naga yang menjadi varian rasa buahnya.

2. Gong-gong

Dilansir dari Zonamakan, Gong-gong adalah nama dari makhluk hidup atau biota laut yang hidup di kepulauan Riau.

Sekilas bentuk dari Gong-gong menyerupai keong dan merupakan jenis siput laut dengan ukuran sedang dan panjang sekitar 7 cm.

Ada 4 jenis Gong-gong yang biasa dikonsumsi yaitu, Gong-gong ayam, Gong-gong putih cangkang tipis, gong-gong putih cangkang tebal, dan gong-gong merah cangkang tebal.

Cara mengolah Gong-gong adalah dengan cara merebus-nya. Dagingnya kenyal namun kakinya disarankan untuk tidak dimakan karena tajam dan bergerigi.

3. Luti Gendang

Dilansir dari Zonamakan, Luti Gendang adalah roti khas Batam yang berbentuk oval atau lonjong memanjang.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Luti Gendang memiliki tekstur luar roti yang renyah dan lembut di bagian dalamnya serta isinya terasa gurih.

Luti sendiri dalam bahasa Melayu berarti roti, berbahan dasar tepung berisikan abon ayam atau abon ikan tuna yang telah dicampur dan dibumbui dengan rempah-rempah khas Melayu.

Luti Gendang sangat cocok dinikmati sewaktu masih hangat apalagi ditemani dengan teh atau kopi

4. Sop Ikan Batam

Sop Ikan Batam ini memiliki rasa yang gurih dan memang sangat cocok di lidah orang Indonesia.

Bahan dasar dari sop ini yaitu ikan, udang, cumi, bawang goreng, dan disajikan bersama kuah segar dengan bumbu khas dan irisan tomat hijau membuat Sop Ikan Batam begitu lezat ketika disantap, apalagi jika dihidangkan sewaktu masih hangat bersama nasi.

Sop Ikan Batam disajikan dalam versi lengkap maupun versi ikan saja, dan sebagai tambahan biasanya diberikan potongan cabai rawit atau kecap, minyak wijen, dan sawi asin untuk menambahkan selera dan citarasa.

5. Mie Sagu

Dilansir dari Zonamakan, olahan mie yang cukup populer di Batam salah satunya adalah Mie Sagu.

Keunikan dari Mie Sagu dibandingkan dengan mie yang lain adalah tekstur-nya yang kenyal, serta ukuran yang besar, dan aroma khas-nya berasal dari aroma sagu yang pekat bercampur dengan bumbu dan rempah-rempah.

Mie Sagu biasanya disajikan bersama dengan taburan tauge, tambahan telur, bakso ikan, udang atau bahkan potongan ikan. Keunikan lainnya juga terletak sewaktu melunakkan Mie Sagu, yakni dengan menggunakan air dingin dan bukan air panas.

JDIH BATAM
Pilihan editor: Serunya Nonton Pertarungan Dinosaurus vs Kingkong di Dinos Gate Batam

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pariwisata Batam - Kepulauan Riau Tak Lagi Kompetitif, Ini Dua Masalahnya

1 hari lalu

Kawasan destinasi wisata Costarina yang teradapat di pesisir Pulau Batam. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Pariwisata Batam - Kepulauan Riau Tak Lagi Kompetitif, Ini Dua Masalahnya

Hargg atiket kapal dan imigrasi, sampai sekarang belum terselesaikan sehingga berdampak buruk kepada sektor pariwisata Kepulauan Riau.


Tiket Feri Batam - Singapura Mahal Rugikan Sektor Pariwisata, KPPU Minta Kemenhub Turun Tangan

3 hari lalu

Kapal ferry menuju Singapura dari Batam. TEMPO/ Yogi Eka Sahputra
Tiket Feri Batam - Singapura Mahal Rugikan Sektor Pariwisata, KPPU Minta Kemenhub Turun Tangan

Harga tiket feri Batam - Singapura ataupun sebaliknya melonjak sejak 2022 atau setelah pandemi, Rp760.000 untuk WNI dan Rp915.000 untuk WNA.


Tiket Feri Batam - Singapura Mahal, KPPU Masih Kumpulkan Bukti Dugaan Kartel

4 hari lalu

Kapal feri Batam-Singapura Batam Fast melintas di perairan Singapura. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Tiket Feri Batam - Singapura Mahal, KPPU Masih Kumpulkan Bukti Dugaan Kartel

Harga tiket feri Batam - Singapura ataupun sebaliknya melonjak sejak tahun 2022 atau setelah pandemi.


Mayapada Healthcare Akan Kembangkan KEK Pariwisata Kesehatan Batam, Sudah Sampai Mana Regulasinya?

5 hari lalu

Ilustrasi Rencana KEK Sekupang (Sumber: Istimewa)
Mayapada Healthcare Akan Kembangkan KEK Pariwisata Kesehatan Batam, Sudah Sampai Mana Regulasinya?

Kepala BP Batam Muhammad Rudi membeberkan soal perkembangan terakhir tentang perumusan kebijakan terkait KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam


Kemenparekraf Berharap Sosialisasi Acara Kenduri Seni Melayu Batam Lebih Ditingkatkan

6 hari lalu

Salah satu penampilan seni tari dari Malaysia dalam ajang Kenduri Seni Melayu di Batam, Jumat, 7 Juni 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Kemenparekraf Berharap Sosialisasi Acara Kenduri Seni Melayu Batam Lebih Ditingkatkan

Kemenparekraf mengapresiasi pemerintah daerah Kota Batam karena berhasil mempertahankan penyelengaraan Kenduri Seni Melayu


Tampil di Batam, Roger Kajol Berharap Lagu Melayu Terus Dilestarikan

6 hari lalu

Penampilan Roger Kajol dalam acara pembukaan Kenduri Seni Melayu di Harbourbay Batam, Jumat, 7 Juni 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Tampil di Batam, Roger Kajol Berharap Lagu Melayu Terus Dilestarikan

Artis kenamaan Malaysia Roger Kajol berhasil menghibur warga Batam dalam acara kenduri seni Melayu di Harbour Bay Batam


Ketua DPD PSI Batam Terjerat Kasus Narkoba, Sebelumnya Ketua PSI Jakbar Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

6 hari lalu

Ketua DPD PSI Kota Batam, Susanto. Foto: Istimewa
Ketua DPD PSI Batam Terjerat Kasus Narkoba, Sebelumnya Ketua PSI Jakbar Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

Ketua DPD PSI Batam ditangkap karena narkoba, sebelumnya Ketua PSI Jakbar diadukan dalam kasus kekerasan seksual seksual.


Ketua PSI Batam Ditangkap Polisi karena Narkoba Akhirnya Direhabilitasi, Ini Alasannya

7 hari lalu

Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba menjelaskan kasus penangkapan Ketua PSI Batam Susanto yang tersandung kasus narkoba kepada awak media, Jumat, 7 Juni 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Ketua PSI Batam Ditangkap Polisi karena Narkoba Akhirnya Direhabilitasi, Ini Alasannya

Ketua DPD PSI Kota Batam Susanto mengonsumsi narkoba sejak 2011


Kenduri Seni Melayu 2024 Dibuka, 250 Pelaku Seni dari Singapura hingga Myanmar Tampil di Batam

7 hari lalu

Penampilan peserta asal Malaysia di acara Kenduri Seni Melayu ke-26 di Lapangan Parkir Harbourbay, Batam, Jumat, 7 Juni 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Kenduri Seni Melayu 2024 Dibuka, 250 Pelaku Seni dari Singapura hingga Myanmar Tampil di Batam

Selama 7-9 Juni 2024, Kenduri Seni Melayu diisi pertunjukan seni, permainan rakyat, seminar budaya, pelatihan tari tradisional, hingga kuliner Melayu.


Polisi Ungkap Ketua PSI Batam Konsumsi Narkoba Sejak 2011

8 hari lalu

Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis
Polisi Ungkap Ketua PSI Batam Konsumsi Narkoba Sejak 2011

Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Batam telah mengonsumsi narkoba jenis sabu dan ekstasi sejak 2011.