Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tak Jadi di Lereng Merapi, Sleman Tampung Sampah Sementara Dekat Perbatasan

image-gnews
Pemerintah Kabupaten Sleman mulai mengoperasikan tempat pembuangan sampah sementara di Kalasan untuk mengatasi darurat sampah pasca penutupan TPA Piyungan, Senin (7/8). (TEMPO.CO/Pribadi Wicaksono)
Pemerintah Kabupaten Sleman mulai mengoperasikan tempat pembuangan sampah sementara di Kalasan untuk mengatasi darurat sampah pasca penutupan TPA Piyungan, Senin (7/8). (TEMPO.CO/Pribadi Wicaksono)
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Darurat sampah yang melanda tiga kabupaten/kota Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak akhir Juli lalu membuat pemerintah daerah menyiapkan lahan lahan penampungan sementara.

Kabupaten Sleman, daerah utara Yogya yang menjadi pendulang wisatawan terbayak tiap tahunnya dengan taburan hotel berbintang dan destinasi melimpah, menjadi salah satu daerah yang terkena. Lahan tampungan sampah sementara di Sleman yang semula akan ditempatkan di Kecamatan Cangkringan, lereng Gunung Merapi, dipastikan batal, dialihkan ke area Sleman sisi timur, arah perbatasan Klaten Jawa Tengah. 

Lokasi persis Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPSS) di Sleman itu di Padukuhan Kebon, Desa Tamanmartani Kecamatan Kalasan.

"Mulai hari ini layanan operasional truk pembuangan sampah sementara untuk Sleman beroperasi di  Tamanmartani, Kalasan ini," kata Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo Senin, 7 Agustus 2023.

Penampungan sampah sementara seluas 3.000 meter persegi itu, kata Kustini, didesain dengan baik untuk mengantisipasi polusi sampah. 

Lahan dibuat berbentuk kolam berkedalaman 1,5 meter dengan sudut kemiringan ke selatan untuk mengalirkan lindi (cairan sampah) ke arah selatan. Ujung kemiringan ditujukan untuk mengalirkan air lindi dibuatkan atau diberi bak penampung untuk menampung air lindi yang terkumpul. 

Setelah terkumpul, air lindi disedot untuk diolah atau dibuat ecolindi. Seluruh kolam hingga tanggul dilapisi geomembran.

"Setiap sampah yang dibuang disemprot dengan ecolindi untuk mencegah bau dan lalat kemudian ditutup dengan geomembran untuk mencegah air hujan membasahi sampah," kata dia.

Setelah 45 hari operasi, sampah di lokasi itu akan diambil kembali untuk dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) atau digiling dengan tujuan memisahkan sampah organik dan anorganik. 

Sampah organik sudah menjadi lembut dan bisa untuk pupuk sedangkan yang anorganik dibuang.  

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Daya tampung TPSS Tamanmartani ini sebesar 1.500 ton atau sekitar 3.750 meter kubik. Sampah masuk setiap hari kurang lebih 50 ton dan rencana operasi sampah masuk selama 30 hari. 

Selama dua hari, Sabtu dan Minggu, dilakukan pemasangan geomembran oleh tenaga profesional dan menggunakan peralatan yang memadai sehingga lapisan Geomembran tidak bocor dan air sampah tidak mencemari tanah. 

Ecolindi yang sudah disiapkan sekitar 4.000 liter dan diharapkan cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional TPSS.

Darurat sampah di tiga daerah DIY meliputi Kabupaten Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta dipicu penutupan TPA Regional Piyungan karena overload. Lokasi akhir pemrosesan sampah Piyungan itu baru akan dibuka 5 September 2023 nanti. 

Dampak penutupan itu, banyak sampah menumpuk di berbagai wilayah Yogyakarta. Tak terkecuali sekitaran destinasi wisata dan ruang publik.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan pihaknya mengimbau masyarakat untuk membuat lubang biopori atau jugangan untuk menimbuh sampah organik. "Warga juga bisa mengurangi kemasan sekali pakai dalam berbelanja dengan membawa kantong belanja dari rumah," kata dia.

PRIBADI WICAKSONO

Pilihan Editor: 3 Jurus Yogya Jaga Wisata Nyaman dari Sampah: Gerakan Mbah Dirjo hingga Bank Sampah Khusus

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


PBB: 39 Juta Ton Reruntuhan Menggunung di Gaza akibat Agresi Israel

1 jam lalu

Warga Palestina bersiap melaksanakan salat Idul Adha di tengah reruntuhan bangunan Masjid Al-Rahma yang hancur akibat serangan Israel di Khan Younis, Gaza, 16 Juni 2024. Warga Palestina yang menjadi korban konflik antara Israel dan Hamas merayakan Idul Adha di tengah reruntuhan bangunan. REUTERS/Mohammed Salem
PBB: 39 Juta Ton Reruntuhan Menggunung di Gaza akibat Agresi Israel

Gempuran Israel ke Jalur Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu telah menyebabkan bencana lingkungan berskala besar serta munculnya 39 juta ton reruntuhan


Suhu Panas Ekstrem Jadi Satu Penyebab Sejumlah Jemaah Haji Yogyakarta Meninggal di Tanah Suci

3 jam lalu

Sejumlah bus yang membawa jemaah haji Indonesia melintas menuju Mekah di Mina, Arab Saudi, Selasa, 18 Juni 2024. Jemaah Indonesia yang mengambil nafar awal mulai didorong dari Mina menuju hotel di Mekah hingga sebelum matahari terbenam pada 12 Zulhijah atau 18 Juni 2024, sementara yang mengambil nafar tsani akan meninggalkan Mina pada 13 Zulhijah atau 19 Juni 2024. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Suhu Panas Ekstrem Jadi Satu Penyebab Sejumlah Jemaah Haji Yogyakarta Meninggal di Tanah Suci

Puncak suhu terpanas di Tanah Suci saat ini berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 14.00 waktu setempat, berisiko heat stroke bagi jemaah haji.


Mengapa Tusuk Sate Klathak Harus dengan Jeruji Sepeda?

18 jam lalu

Mudik ke Jogja rasanya kurang lengkap jika belum menikmati rasa sate klathak yang khas/Foto: Cantika
Mengapa Tusuk Sate Klathak Harus dengan Jeruji Sepeda?

Sate Klathak, kuliner khas Bantul Yogyakarta ini memiliki sejumlah keunikan yang membedakannya dari berbagai jenis sate lain di Indonesia.


Idul Adha Selesai, Wisata Kedhaton Keraton Yogyakarta Buka Kembali Hari Ini

1 hari lalu

Bangsal Kencana di area Kedhaton Keraton Yogyakarta. Dok. Keraton Jogja
Idul Adha Selesai, Wisata Kedhaton Keraton Yogyakarta Buka Kembali Hari Ini

Rampungnya rangkaian perayaan Idul Adha akan diikuti dengan pembukaan secara normal kembali wisata Keraton Yogyakarta.


Catat Jadwal Kereta Tambahan di Masa Libur Sekolah ke Berbagai Tujuan dari Jakarta

1 hari lalu

Penumpang kereta api berjalan di dalam gerbong Kereta Api Singasari, di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin, 19 Desember 2022. PT KAI Daop 1 Jakarta telah menyiapkan 20 Kereta tambahan per hari dari Stasiun Senen dan Gambir karena diproyeksikan jumlah penumpang kereta api di DAOP 1 Jakarta pada libur Natal 2022 dan Tahun Baru akan mengalami kenaikan 10 persen dibanding 2021. ANTARA/Muhammad Adimaja
Catat Jadwal Kereta Tambahan di Masa Libur Sekolah ke Berbagai Tujuan dari Jakarta

Kereta tambahan akan melayani penumpang yang akan berlibur ke luar Jakarta, seperti Yogyakarta.


ArtJog 2024 Digelar Akhir Juni Ini, PHRI Yogyakarta : Okupansi Pasti Naik

1 hari lalu

ARTJOG 2018 (Shinta Maharani, Kores Yogyakarta)
ArtJog 2024 Digelar Akhir Juni Ini, PHRI Yogyakarta : Okupansi Pasti Naik

Lima tahun terakhir, ada 10 hotel di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman yang bekerja sama dengan penyelenggara ArtJog.


Ribuan Warga Padati Tradisi Grebeg Besar Idul Adha di Yogyakarta

1 hari lalu

Sejumlah Abdi Dalem Keraton Yogyakarta membagikan gunungan saat Grebeg Besar di Masjid Kauman, Yogyakarta, Selasa 18 Juni 2024. Tradisi Grebeg Besar Keraton Yogyakarta merupakan rangkaian perayaan Idul Adha 1445 H sebagai simbol sedekah raja kepada rakyatnya sekaligus wujud rasa syukur kepada Tuhan. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Ribuan Warga Padati Tradisi Grebeg Besar Idul Adha di Yogyakarta

Gunungan Grebeg Besar yang dikeluarkan Keraton Yogyakarta tak lagi diperebutkan, melainkan dibagikan oleh abdi dalem kepada masyarakat.


TNI AL Lanal Yogyakarta Gagalkan Penyelundupan 5.605 Ekor Benih Bening Lobster

1 hari lalu

TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) dan menangkap terduga pelaku penyelundupan bertempat di Desa Karangweni, Kab. Kulonprogo, Prov. DI Yogyakarta.
TNI AL Lanal Yogyakarta Gagalkan Penyelundupan 5.605 Ekor Benih Bening Lobster

Penyelundupan 5.605 Ekor Benih Bening Lobster digagalkan. Komandan Lanal Yogyakarta Kolonel TNI AL Devi Erlita menyampaikan kronologi kejadiannya.


Libur Idul Adha, Kaliurang Park Yogyakarta Tawarkan Main Air di Tengah Sejuknya Lereng Merapi

2 hari lalu

Wahana main air di Kaliurang Park Sleman Yogyakarta. Dok. Istimewa
Libur Idul Adha, Kaliurang Park Yogyakarta Tawarkan Main Air di Tengah Sejuknya Lereng Merapi

Kaliurang Park telah menambah wahana baru untuk mendongkrak kunjungan wisata saat libur Idul Adha dan menjelang libur sekolah.


Insiden Sapi Kurban Lepas di Yogyakarta, Masuk Kos-kosan dan Jatuh ke Jurang

2 hari lalu

Sapi kurban Idul Adha terlepas dan masuk kos-kosan di wilayah Sleman Yogyakarta Senin (17/6). Dok.X/twiter
Insiden Sapi Kurban Lepas di Yogyakarta, Masuk Kos-kosan dan Jatuh ke Jurang

Kejadian sapi kurban terlepas itu beredar luas di media sosial warga Yogyakarta sepanjang hari ini.