Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

8 Wisata Alam di Malang yang Unik dan Hits

Reporter

image-gnews
Pengunjung membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 2022 meter di Kawasan Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Rabu 17 Agustus 2022. Kain yang terbagi dalam sejumlah potongan dan disatukan menjadi bendera Merah Putih raksasa sepanjang 2022 meter tersebut dibentangkan untuk memperingati HUT ke-77 kemerdekaan RI. ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Pengunjung membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 2022 meter di Kawasan Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Rabu 17 Agustus 2022. Kain yang terbagi dalam sejumlah potongan dan disatukan menjadi bendera Merah Putih raksasa sepanjang 2022 meter tersebut dibentangkan untuk memperingati HUT ke-77 kemerdekaan RI. ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Malang termasuk kota di Indonesia dengan potensi wisata yang cukup menarik. Salah satu destinasi favorit yang banyak diminati masyarakat saat berkunjung ke Malang adalah wisata alamnya. Ada banyak sekali wisata alam di Malang yang tak boleh terlewatkan. Penasaran ada apa saja? Simak rekomendasi 8 wisata alam di Malang yang unik dan hits berikut ini.

1.   Coban Rais

Coban dalam Bahasa Jawa berarti air terjun. Coban Rais menjadi salah satu tempat wisata alam di Malang yang wajib dikunjungi. Air terjun tersembunyi yang berada di Desa Oro Oro Ombo ini menawarkan keindahan alam yang menakjubkan. Diapit oleh pepohonan hijau dan suasana sejuk, air terjun ini menjadi tempat ideal untuk berfoto, berpiknik, atau sekadar melepas penat dengan suara gemercik air yang menenangkan. Tiket masuknya saat ini sebesar Rp 12.500 per orang dan menyediakan berbagai wahana hiburan, kafe hingga tempat camping

2.   Gunung Bromo

Berbicara soal wisata alam di Malang, tempat wisata yang satu ini sepertinya tidak boleh terlewatkan. Gunung Bromo menjadi salah satu tempat wisata alam favorit di Jawa Timur. Gunung ini sendiri terletak di empat wilayah yaitu Kabupaten Malang, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Pasuruan. Di sini pengunjung bisa menikmati keindahan sunrise dan sunsetnya. Selain itu, pengunjung bisa menyewa jeep atau menunggang kuda untuk mengelilingi kawasan Gunung Bromo.

3.   Pantai Tiga Warna

Pantai Tiga Warna, Malang, Jawa Timur. TEMPO/Amston Probel

Wisata alam di Malang yang unik dan hits selanjutnya adalah Pantai Tiga Warna. Seperti namanya, pantai yang terletak di Kabupaten Malang ini memiliki tiga warna yaitu warna biru, hijau, dan cokelat kemerahan. Harga tiket masuknya pun sangat terjangkau yaitu Rp 10 ribu per orang. Pantai ini cocok bagi pengunjung yang ingin berfoto ria atau menikmati pemandangan Pantai yang indah. Selain itu, Pantai Tiga Warna juga termasuk dalam kawasan konservasi mangrove dan terumbu karang.

4.   Pulau Sempu

Tak jauh dari Pantai Tiga Warna ada tempat wisata alam Malang yang sangat direkomendasikan untuk Anda pecinta alam. Tempat wisata tersebut bernama Pulau Sempu. Pulau ini memiliki danau yang sangat lebar di tengahnya yang bernama Segara Anakan. Cara terbaik untuk menikmati keindahan pulau yang berlokasi sekitar 75 KM dari pusat Kota Malang ini adalah dengan camping. Selain itu, pulau ini juga memiliki kawasan cagar alam yang dilindungi oleh pemerintah. 

Pulau Sempu. dok. TEMPO/Jalil Hakim

5.   Bukit Nirwana

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bagi Anda pecinta gunung, Bukit Nirwana merupakan tempat wisata di Malang yang wajib dikunjungi. Di tempat ini Anda bisa berfoto ria karena menawarkan banyak spot foto instagramable. Bukit Nirwana juga memiliki udara yang sejuk karena posisinya berada di bukit. Tak hanya itu, dari atas bukit, Anda bisa menikmati pemandangan yang memanjakan mata. Lokasi Bukit Nirwana berada di Tulungrejo, Pujon Kidul dengan harga tiket masuk Rp10 ribu per orang.

6.   Goa Pinus

Goa Pinus terletak di Gang Mbah Ba’i, Gunungsari Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Tempat ini menjadi salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi saat plesiran di Malang. Di sini pengunjung bisa menikmati udara yang sejuk sambil berfoto ria di sejumlah spot foto unik yang tersedia. Tiket masuk ke Gua Pinus ini Rp 10 ribu per orang. Adapun sejumlah spot foto unik yang bisa dinikmati di antaranya Pos Kayu Unik, Perahu Melayang, Rumah Papua, Gazebo Akar, Sangr Lingkaran, Balon Udara dan masih banyak lainnya.

7.   Pantai Balekambang

Pantai Balekambang di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, berjarak 65 kilometer dari pusat Kota Malang. Di Pulau Ismoyo terdapat Pura Luhur Amertha Jati yang dihubungkan dengan sebuah jembatan. TEMPO/Abdi Purmono

Selain wisata pegunungan, Malang juga menawarkan wisata pantai yang menakjubkan salah satunya Pantai Balekambang. Dengan tiket masuk Rp 20 ribu per orang, pengunjung bisa menikmati pemandangan pantai berpasir putih yang memanjakan mata. Selain itu, pantai ini memiliki fasilitas yang lengkap mulai dari rumah makan, musholla, penginapan, toilet, dan juga akses internet yang lancar. .

8.   Kebun Teh Wonosari

Kebun Teh Wonosari terletak di Lereng Gunung Arjuno, Kabupaten Malang. Tempat wisata ini menawarkan pemandangan berupa hamparan kebun teh yang hijau dan menyejukkan. Bagi Anda pecinta alam, destinasi kebun teh Wonosari sangat sayang jika dilewatkan. Tiket masuknya Rp 15 ribu dan Anda akan mendapatkan gratis teh hangat. Selain menawarkan pemandangan, di sini terdapat  sarana rekreasi, seperti kolam renang, wahana outbound, jalur sepeda, dan motor trail. 

RIZKY DEWI AYU 

Pilihan Editor: Tren Wisata 2022: Wisatawan Pilih Wisata Alam dan Road Trip

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pria yang Siksa dan Paku Kucing di Pohon jadi Tersangka

1 hari lalu

Tersangka kasus penganiayaan kucing (kiri) pada saat diperiksa oleh penyidik Kepolisian Resor (Polres) Malang. ANTARA/HO-Humas Polres Malang.
Pria yang Siksa dan Paku Kucing di Pohon jadi Tersangka

Seorang pria berinsial IW, 40 tahun, ditetapkan sebagai tersangka akibat menganiaya seekor kucing hingga mati di Malang


Kebakaran 50 Ha Lahan di Bromo, BNPB: Api Menyebar Cepat di Hutan Kering

1 hari lalu

Foto udara kondisi Gunung Batok yang terbakar di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu, 22 Juni 2024. Tim Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhut) TNBTS bersama tim gabungan dari masyarakat, TNI dan Polri masih berusaha melakukan pemadaman api di Gunung Batok, penyebab kebakaran kawasan tersebut masih dalam proses penyelidikan. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Kebakaran 50 Ha Lahan di Bromo, BNPB: Api Menyebar Cepat di Hutan Kering

Api sudah melahap 50 Ha lahan di Gunung Batok, Taman Nasional Bromo. Tim gabungan masih memastikan penyebab kebakaran tersebut.


Kebakaran Lahan di Kawasan Gunung Bromo: Ingatkan Kembali Peristiwa 6 September 2023

3 hari lalu

Pemandangan Gunung Bromo dari Penanjakan 1 pada Kamis, 13 Juni 2024. TEMPO/Supriyantho Khafid
Kebakaran Lahan di Kawasan Gunung Bromo: Ingatkan Kembali Peristiwa 6 September 2023

Kebakaran di kaki gunung Bromo tersebut terjadi sejak Selasa, 18 Juni malam yan terjadi hingga Kamis 20 Juni 2024 lalu.


Asal Usul Ritual Yadnya Kasada di Gunung Bromo

6 hari lalu

Masyarakat Suku Tengger  melarung kambing ke kawah Gunung Bromo dalam rangka perayaan Yadnya Kasada, Probolinggo, Jawa Timur, Selasa, 7 Juli 2020.Perayaan Yadnya Kasada merupakan bentuk ungkapan syukur dan penghormatan kepada leluhur masyarakat Suku Tengger dengan cara melarung sesaji berupa hasil bumi dan ternak ke kawah Gunung Bromo. ANTARA FOTO/Zabur Karuru
Asal Usul Ritual Yadnya Kasada di Gunung Bromo

Ritual Yadnya Kasada di Gunung Bromo terkait dengan keturunan Raja Brawijaya V dari Kerajaan Majapahit yang tinggal di pegunungan Bromo


Mengenal Makna Ritual Yadnya Kasada di Gunung Bromo

6 hari lalu

Masyarakat suku Tengger melarung ayam ke kawah Gunung Bromo saat perayaan Yadnya Kasada di Probolinggo, Jawa Timur, 26 Juni 2021. Ritual ini tetap digelar di tengah pandemi Covid-19. Foto: Aris Novia Hidayat
Mengenal Makna Ritual Yadnya Kasada di Gunung Bromo

Yadnya Kasada, ritual melarung hasil bumi di Gunung Bromo dilakukan sebagai ungkapan syukur terhadap sang pencipta atas nikmat yang diberikan.


2 Alasan Gunung Bromo Ditutup Sementara untuk Wisatawan

6 hari lalu

Warga memperoleh sesaji persembahan berupa seekor kambing saat perayaan Yadnya Kasada di Probolinggo, Jawa Timur 26 Juni 2021. Perayaan tahun ini hanya dikhususkan bagi warga suku Tengger dan tertutup untuk wisatawan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Foto: Aris Novia Hidayat
2 Alasan Gunung Bromo Ditutup Sementara untuk Wisatawan

Kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur ditutup sementara dari aktivitas wisatawan pada periode 21-24 Juni 2024.


Profil Mohammad Masduki yang Gantikan Afriansyah Noor sebagai Sekjen Partai Bulan Bintang

6 hari lalu

Mohammad Masduki Sekjen Partai Bulan Bintang. kabarpemilu.my.id
Profil Mohammad Masduki yang Gantikan Afriansyah Noor sebagai Sekjen Partai Bulan Bintang

Mohammad Masduki menggantikan Afriansyah Noor sebagai Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB). Ini rekam jejaknya.


Menunggu Matahari Terbit di Penanjakan 1 Bromo

6 hari lalu

Pemandangan matahari Terbit di Penanjakan 1 Bromo, Kamis, 13 Juni 2024. TEMPO/Supriyantho Khafid
Menunggu Matahari Terbit di Penanjakan 1 Bromo

Penanjakan 1 merupakan salah satu spot terbaik menikmati sunrise di kawasan Bromo.


Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni, Ada Upacara Yadnya Kasada

7 hari lalu

Warga berebut sesaji yang dilempar oleh masyarakat Suku Tengger ke kawah Gunung Bromo pada Upacara Yadnya Kasada di Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis 16 Juni 2022. Upacara Kasada merupakan upacara adat masyarakat Suku Tengger sebagai bentuk ucapan syukur kepada Sang Hyang Widi sekaligus meminta berkah dan menjauhkan dari malapetaka. ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni, Ada Upacara Yadnya Kasada

Selain upacara Yadnya Kasada, penutupan Gunung Bromo juga dilakukan untuk pemulihan ekosistem dan pembersihan kawasan.


Dosen Universitas Brawijaya yang Hilang Terakhir Terlihat Hadiri Acara Akikah

7 hari lalu

Habibi Subandi, dosen Universitas Brawijaya. Istimewa
Dosen Universitas Brawijaya yang Hilang Terakhir Terlihat Hadiri Acara Akikah

Habibi Subandi, dosen Universitas Brawijaya (UB), dilaporkan hilang sejak 3 Juni. Hingga kini keberadaannya belum diketahui.