Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Akibat Perubahan Iklim Pantai-pantai Wisata Ini Akan Menyusut di Tahun 2100

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

image-gnews
Landmark Beach, Lagos, Nigeria. Instagram.com/@landmarkbeachlagos
Landmark Beach, Lagos, Nigeria. Instagram.com/@landmarkbeachlagos
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPantai-pantai wisata di seluruh dunia diperkirakan akan menyusut paling banyak pada tahun 2100 akibat perubahan iklim. Menurut data European Commission, Landmark Beach di Nigeria menduduki urutan pertama. Diperkirakan ukurannya akan berkurang hingga 918 meter.

Pemeringkatan ini didasarkan pada penelitian yang menggunakan data yang diterbitkan oleh European Commission untuk mengidentifikasi pantai-pantai wisata yang paling mungkin terkena dampak kenaikan permukaan laut dan erosi pada tahun 2100.

Di British Isles, pantai yang akan berkurang ukurannya paling banyak pada tahun 2100 adalah Teluk St Brelade di Jersey, yang berada di urutan ke-15 di dunia sepanjang 214 meter, diikuti oleh Pantai Scarborough di Yorkshire, sepanjang 146 meter. 

Sementara itu, di Amerika Serikat, Clearwater Beach di Florida, yang berada di urutan ke-18 di seluruh dunia sepanjang 193 meter, akan mengalami penyusutan paling besar. Dan di kawasan Pasifik, Pantai Manly Australia-lah yang diperkirakan akan mengalami penurunan ukuran paling besar yaitu sebanyak 161 meter.

Mengikuti Landmark Beach di lima besar global, Pantai Mackenzie di Siprus menempati urutan kedua menyusut 661 meter, sementara Spiaggia La Cinta di Sardinia di urutan ketiga, menyusut 514 meter. Sedangkan tempat keempat Praia da Costa do Sol di Mozambik sepanjang 453 meter dan tempat kelima Pantai Laut Kuakata di Bangladesh sebanyak 361 meter.

Peringkat regional pantai di berbagai belahan dunia

Di atas peringkat global, studi yang dilakukan oleh HawaiianIslands.com, sebuah situs yang merencanakan liburan Hawaii, juga menghasilkan peringkat regional untuk pantai di berbagai belahan dunia.

Pantai populer lainnya di Eropa yang diperkirakan akan menyusut secara signifikan termasuk pantai Poetto di Cagliari, Italia, Plage d'Hendaye di Prancis dan Praia da Rocha Baixinha di Albufeira, Portugal.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bergerak melintasi Atlantik ke Amerika Utara, pantai-pantai favorit lainnya yang akan menyusut ukurannya termasuk Playa Akumal di Cancun, Meksiko dan Spanish Banks Beach di Vancouver, Kanada. Pantai di Amerika Selatan yang juga diperkirakan menyusut termasuk Pantai Morro Branco di Brasil dan Playa Varadero di Huanchaco, Peru.

Di Afrika, pantai wisata lain yang diperkirakan akan mengecil ukurannya termasuk Plage Taghazout di Agadir, Maroko; Pantai Bloubergstrand di Cape Town, Afrika Selatan dan Sharm El Luli di Mesir. .

Sementara di Asia dan Timur Tengah, Pantai Utara Simaisma Qatar , Pantai Cua Dai Vietnam, dan Pantai Patong di Thailandadalah beberapa pantai lain yang diperkirakan akan menyusut. Terakhir, melihat ke Oseania, pantai lain yang menyusut ukurannya termasuk Pantai Caroline Bay Selandia Baru dan Pantai Four Mile Australia.

Dalam menyusun peringkat, HawaiianIslands.com menganalisis kumpulan data Komisi Eropa yang memperkirakan bagaimana garis pantai di seluruh dunia akan berubah secara global pada tahun 2050 dan 2100 di bawah skenario yang berbeda.

Mereka kemudian mengumpulkan 10 pantai teratas di setiap negara berdasarkan jumlah ulasan yang mereka terima di Tripadvisor, lalu menghitung penurunan atau peningkatan rata-rata garis pantai mereka dalam meter. "Faktanya, penyusutan pantai membuat pengingat visual yang gamblang tentang apa yang akan hilang dari kita tanpa upaya dramatis dari kekuatan global," keterangan situs tersebut.

DAILY MAIL

Pilihan editorFestival Bau Keke, Wisatawan Diajak Melihat Tradisi Mengambil Kerang di Pantai Serpik Lombok Barat

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


6 Daya Tarik Ibiza Selain Pesta dan Hiburan Malam

16 jam lalu

Ibiza, Spanyol. Unsplash.com/Bach Ngunyen
6 Daya Tarik Ibiza Selain Pesta dan Hiburan Malam

Ibiza menyimpan banyak daya tarik untuk wisatawan yang berlibur ke Spanyol


Bicara Karbon Biru di Jerman, KKP Desak Perlu Teknologi Sistem Pemantauan Laut

16 jam lalu

Rancang Ekosistem Karbon Biru. prasetya.ub.ac.id
Bicara Karbon Biru di Jerman, KKP Desak Perlu Teknologi Sistem Pemantauan Laut

Kehadiran KKP di Jerman menyampaikan posisi Indonesia pada Ocean and Climate Change Dialogue.


Sedikitnya 550 Jemaah Meninggal Selama Ibadah Haji 2024, Mayoritas Warga Mesir

17 jam lalu

Sejumlah bus yang membawa jemaah haji Indonesia melintas menuju Mekah di Mina, Arab Saudi, Selasa, 18 Juni 2024. Jemaah Indonesia yang mengambil nafar awal mulai didorong dari Mina menuju hotel di Mekah hingga sebelum matahari terbenam pada 12 Zulhijah atau 18 Juni 2024, sementara yang mengambil nafar tsani akan meninggalkan Mina pada 13 Zulhijah atau 19 Juni 2024. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Sedikitnya 550 Jemaah Meninggal Selama Ibadah Haji 2024, Mayoritas Warga Mesir

Setidaknya 550 jamaah meninggal selama ibadah haji 2024, 323 diantaranya adalah warga Mesir.


48 Pantai di Spanyol Tercemar Limbah Termasuk Ibiza dan Canary

18 jam lalu

Ibiza, Spanyol (Pixabay)
48 Pantai di Spanyol Tercemar Limbah Termasuk Ibiza dan Canary

Menurut aktivis Ecologists in Action sebanyak 48 pantai di Spanyol tercemar limbah, sampah hingga kotoran manusia


2 Tahun Perang di Ukraina , Rusia Bertanggung Jawab untuk Emisi Karbon 175 Ton

21 jam lalu

Asap mengepul di atas kota setelah serangan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Kyiv, Ukraina, Senin, 10 Oktober 2022. Rusia membom kota-kota di seluruh Ukraina pada Senin pagi, menewaskan warga sipil dan menghancurkan infrastruktur dalam serangan balas dendam yang jelas setelah ledakan di jembatan Krimea. REUTERS/Oleksandr Klymenko
2 Tahun Perang di Ukraina , Rusia Bertanggung Jawab untuk Emisi Karbon 175 Ton

Dua tahun pertama perang Rusia di Ukraina ditaksir telah dan akan menyebabkan emisi gas rumah kaca sebesar ekuivalen 175 ton karbon dioksida.


Liburan ke Phuket Thailand, Turis Rusia Ditahan setelah Bawa Pulang Batu Karang untuk Dekorasi

2 hari lalu

Ilustrasi karang laut. Redorbit.com
Liburan ke Phuket Thailand, Turis Rusia Ditahan setelah Bawa Pulang Batu Karang untuk Dekorasi

Pelaku pencurian barang-barang satwa yang dilindungi Thailand terancam hukuman 10 tahun penjara.


Pantai di Pulau Sentosa Singapura Tutup akibat Tumpahan Minyak

3 hari lalu

Pemandangan pantai Siloso di Sentosa Island, Singapura, 4 Juni 2018. Sentosa Island menyimpan sejarah kelam tentang pembajakan, pertumpahan darah, dan perang. Sentosa dikenal pada waktu itu sebagai Pulau Blakang Mati-mengacu pada reputasi bajak lautnya yang kejam. REUTERS/Edgar Su
Pantai di Pulau Sentosa Singapura Tutup akibat Tumpahan Minyak

Tiga pantai populer di Pulau Sentosa, Tanjong, Palawan, dan Siloso, sementara ditutup untuk pembersihan.


Menyusuri Reruntuhan Desa Tua Pulau Salvora yang Tak Berpenghuni di Spanyol

3 hari lalu

Pulau Salvora. Shutterstock
Menyusuri Reruntuhan Desa Tua Pulau Salvora yang Tak Berpenghuni di Spanyol

Pulau Salvora di Spanyol pernah digunakan sebagai tempat perlindungan bagi bajak laut antara abad ke-16 dan ke-18


Terseret Arus Laut di Pantai Barat Pangandaran, Pelajar Bandung Ditemukan Meninggal

5 hari lalu

Pantai Batu Karas Pangandaran (disparbud.jabarprov.go.id)
Terseret Arus Laut di Pantai Barat Pangandaran, Pelajar Bandung Ditemukan Meninggal

Pengunjung atau wisatawan Pantai Pangandaran diminta untuk mengikuti imbauan petugas dari Polairud atau Balawista.


BRIN Jadi Tuan Rumah Pertemuan Periset Asia Pasifik, Bahas Adaptasi Perubahan Iklim dan Risiko Bencana

7 hari lalu

Wakil Kepala BRIN, Amarulla Octavian, saat ditemui usai agenda pertemuan Asia-Pacific Network for Global Change di Jakarta, Kamis, 13 Juni 2024. Dia menyebut bahwa Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan Asia-Pacific Network ke 26, dihadiri oleh 22 negara. TEMPO/Alif Ilham Fajriadi
BRIN Jadi Tuan Rumah Pertemuan Periset Asia Pasifik, Bahas Adaptasi Perubahan Iklim dan Risiko Bencana

BRIN menjadi tuan rumah pertemuan para periset di Asia Pasifik. Fokus pada adaptasi perubahan iklim dan risiko bencana.