Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Warga dari 10 Negara Ini Paling Sering Ditolak Buat Visa Schengen pada 2022

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
ilustrasi visa (pixabay.com)
ilustrasi visa (pixabay.com)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Visa Schengen berlaku di 27 negara Eropa di Schengen Area, termasuk Austria, Belgia, Denmark, Jerman, Finlandia, Perancis, Yunani, Italia, Luksemburg, Portugal, dan Belanda. Pada 2022, pengajuan izin mengunjungi di negara-negara tersebut semakin tinggi seiring dengan berakhirnya pandemi Covid-19. Itu sebabnya, banyak pengajuan yang ditolak. 

Menurut schengenvisainfo.com, pada 2022, penolakan aplikasi visa Schengen paling banyak berasal dari warga negara Aljazair. Totalnya ada 179.409 visa tidak diterbitkan atau 45,8 persen.

Statistik Schengen mengungkapkan bahwa pengajuan dari India dan Turki ada di urutan berikutnya dalam daftar, masing-masing 121.188 dan 120.876 penolakan visa, sementara tingkat penolakan total adalah 18 dan 15,2 persen. 

Daftar sepuluh negara teratas dengan tingkat penolakan visa Schengen tertinggi untuk 2022 juga termasuk Maroko dan Rusia, yang masing-masing memiliki 119.346 dan 68.753 aplikasi visa ditolak. 

Negara Afrika Tunisia juga mencetak tingkat penolakan visa yang tinggi, 29,1 persen dengan total 48.909 penolakan aplikasi visa, diikuti oleh Uni Emirat Arab dengan 42.105.

Tiga negara terakhir dengan penolakan terbanyak adalah Nigeria, Iran, dan Mesir, dengan sekitar 30.000 aplikasi yang ditolak. Lebih khusus lagi, 39.189 aplikasi visa ditolak dari Nigeria, diikuti oleh 33.679 dari Iran dan 31.271 lainnya di Mesir.

Namun, tingkat penolakan visa bervariasi tergantung pada negara, Nigeria memiliki tertinggi kedua di antara sepuluh negara dengan visa terbanyak yang ditolak, hanya tertinggal di belakang Aljazair. Ini berarti bahwa 45,1 persen dari semua aplikasi visa Schengen yang diajukan warga Nigeria ditolak dibandingkan dengan 23,7 persen aplikasi di Iran dan 18,6 persen permintaan yang diajukan oleh orang Mesir.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Secara umum, tingkat penolakan visa telah meningkat pada 2022, warga Aljazair sekali lagi terkena dampak yang cukup besar. Sementara tingkat penolakan pada tahun 2021 adalah 32 persen untuk pelamar Aljazair, naik menjadi 45,8 persen pada tahun berikutnya, sementara kewarganegaraan yang mengalami penurunan penolakan visa adalah Türkiye- dari 16,9 menjadi 15,5 persen.

Sepuluh negara teratas dengan tingkat penolakan tertinggi itu telah menghabiskan €64 juta (sekitar Rp1,1 triliun) untuk total 804.725 aplikasi visa yang ditolak, sementara pada tahun 2021, pengeluarannya jauh lebih rendah, karena 237.041 aplikasi ditolak, setara dengan €18,9 juta (sekitar Rp317 miliar).

Visa Schengen merupakan merupakan izin kunjungan singkat bagi wusatawan yang akan mengunjungi negara-negara anggota Schengen. Visa ini lahir dari Perjanjian Schengen yang disetujui sejumlah negara UE pada 1985 di Schengen, Luxemburg, tentang penghapusan pengawasan perbatasan antarnegara. Pemegang visa Schengen bebas mengunjungi salah satu negara tersebut untuk jangka waktu maksimum 90 hari dalam waktu 180 hari atau enam bulan. 

SCHENGEN VISA INFO | 

Pilihan Editor: 3 Hal Mengenai Pencabutan Sementara Bebas Visa bagi 159 Negara

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bukan Hanya Copet, Kota di Eropa Ini juga Rawan Penipuan terhadap Turis

3 jam lalu

El Retiro Park, Madrid, Spanyol. Unsplash.com/Sara Riano
Bukan Hanya Copet, Kota di Eropa Ini juga Rawan Penipuan terhadap Turis

Penjual yang agresif atau menu yang tidak mencantumkan harga adalah dua tanda penipuan yang patut diwaspadai saat melancong ke Eropa.


Apple Menunda Peluncuran Fitur AI di Uni Eropa, Ini Fungsi Ketiga Fitur Baru Itu

1 hari lalu

Ilustrasi kecerdasan buatan atau AI. Dok. Shutterstock
Apple Menunda Peluncuran Fitur AI di Uni Eropa, Ini Fungsi Ketiga Fitur Baru Itu

Teknologi ini memanfaatkan kekuatan chipset Apple untuk menciptakan bahasa dan gambar, mengambil tindakan dan memanfaatkan konteks pribadi.


Indonesia Sambut Baik Pengakuan Armenia terhadap Negara Palestina

3 hari lalu

Seorang pria mengibarkan bendera Palestina ketika orang-orang melakukan protes pada hari sidang publik yang diadakan oleh Mahkamah Internasional (ICJ) untuk memungkinkan para pihak memberikan pandangan mereka mengenai konsekuensi hukum pendudukan Israel di wilayah Palestina sebelum akhirnya mengeluarkan keputusan yang tidak mengikat. pendapat hukum, di Den Haag, Belanda, 21 Februari 2024. REUTERS/Piroschka van de Wouw
Indonesia Sambut Baik Pengakuan Armenia terhadap Negara Palestina

Armenia mengakui Negara Palestina pada 21 Juni 2024, menyusul Slovenia, Spanyol, Irlandia dan Norwegia.


Pemulihan Pusat Data Nasional, Pelayanan Keimigrasian Mulai Beroperasi

3 hari lalu

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan. Tempo/Aisyah Amira Wakang.
Pemulihan Pusat Data Nasional, Pelayanan Keimigrasian Mulai Beroperasi

Upaya pemulihan Pusat Data Nasional yang sempat bermasalah terus dilakukan. Saat ini pelayanan keimigrasian sudah mulai berjalan.


Armenia Resmi Akui Negara Palestina, Israel Marah Besar

3 hari lalu

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan berpidato di depan parlemen di Yerevan, Armenia, 13 September 2022. Tigran Mehrabyan/PAN Foto via REUTERS
Armenia Resmi Akui Negara Palestina, Israel Marah Besar

Pemerintah Armenia menyatakan pengakuan resmi terhadap Negara Palestina. Kementerian Luar Negeri Israel lekas memanggil dan menegur duta besarnya di Tel Aviv.


Hari Musik Sedunia Diperingati Setiap 21 Juni, Ini Asal Mulanya

3 hari lalu

Pertunjukan musik siswa Artherapy Centre (ATC) Widyatama dalam peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia pada Jumat, 1 April 2022 di The Trans Luxury Hotel Bandung, Jawa Barat. Dok. ATC
Hari Musik Sedunia Diperingati Setiap 21 Juni, Ini Asal Mulanya

Setiap 21 Juni diperingati Hari Musik Sedunia yang telah digagas sejak puluhan tahun lalu. Begini sejarahnya.


Uni Eropa Kecam Cina atas Insiden Maritim dengan Filipina di Laut Cina Selatan

4 hari lalu

Personil Penjaga Pantai Filipina menyiapkan spatbor karet setelah kapal Penjaga Pantai Tiongkok menghalangi jalan mereka menuju misi pasokan di Second Thomas Shoal di Laut Cina Selatan, 5 Maret 2024. REUTERS/Adrian Portugal
Uni Eropa Kecam Cina atas Insiden Maritim dengan Filipina di Laut Cina Selatan

Uni Eropa menuduh Cina atas insiden maritim dengan Filipina yang terjadi di lepas pantai pulau-pulau yang disengketakan di Laut Cina Selatan


Menlu Yunani: Eropa Wajib Tampung Anak-anak Gaza Terdampak Serangan Israel

6 hari lalu

Seorang anak Palestina menarik wadah air, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di selatan Kota Gaza, di Jalur Gaza, 3 Juni 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Menlu Yunani: Eropa Wajib Tampung Anak-anak Gaza Terdampak Serangan Israel

Eropa mempunyai kewajiban untuk menampung anak-anak Palestina yang terluka dan trauma akibat serangan Israel di Gaza, kata Menlu Yunani


Mohammed bin Salman Minta Dunia Akui Palestina Negara Merdeka

7 hari lalu

Putra Mahkota  Mohammed bin Salman. Sumber: AFP/Andrew Caballero-Reynolds/Pool/asiatimes.com
Mohammed bin Salman Minta Dunia Akui Palestina Negara Merdeka

Mohammed bin Salman menyerukan pada masyarakat dunia agar mau mengakui Palestina sebagai negara merdeka demi terwujudnya perdamaian


Swedia dan Iran Bertukar Tahanan, Bebaskan Pejabat yang Terlibat Eksekusi Massal

9 hari lalu

Johan Floderus, setelah dipenjara di Iran, berkumpul kembali dengan keluarganya di Bandara Arlanda, di Stockholm, Swedia 15 Juni 2024. TT News Agency/Tom Samuelsson / Regeringkansliet via REUTERS
Swedia dan Iran Bertukar Tahanan, Bebaskan Pejabat yang Terlibat Eksekusi Massal

Swedia membebaskan mantan pejabat Iran Hamid Noury, yang dihukum karena terlibat dalam eksekusi massal tahanan politik pada 1980an