Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kemenparekraf Galakkan Pariwisata Berkelanjutan, Apa Saja yang Jadi Andalan?

Reporter

image-gnews
Wisatawan berfoto di titik swafoto Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno di lokasi wisata Iboih, Sabang, Aceh, Senin, 1 Mei 2023.  Dinas Pariwisata Aceh bersama Pemerintah Kota Sabang terus mempromosikan wisata bawah laut atau bahari di daerahnya yang menjadi sektor andalan untuk menggaet wisatawan domestik maupun mancanegara. ANTARA FOTO/Khalis Surry
Wisatawan berfoto di titik swafoto Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno di lokasi wisata Iboih, Sabang, Aceh, Senin, 1 Mei 2023. Dinas Pariwisata Aceh bersama Pemerintah Kota Sabang terus mempromosikan wisata bawah laut atau bahari di daerahnya yang menjadi sektor andalan untuk menggaet wisatawan domestik maupun mancanegara. ANTARA FOTO/Khalis Surry
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPariwisata berkelanjutan merupakan pengembangan konsep berwisata yang dapat memberikan dampak jangka panjang, baik terhadap sosial, budaya, maupun bagi ekonomi dan lingkungan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebut pariwisata berkelanjutan menjadi tren wisata yang menarik wisatawan saat ini, baik domestik maupun internasional. 

“Hutan dan pegunungan selama ini menjadi magnet utama. Tapi wisata bahari, wisata minat khusus, megalitik, juga sangat menjanjikan dan semua aspeknya adalah keberlanjutan dengan pendekatan konservasi, terutama untuk wisata alam,” jelasnya, Senin, 3 Juli 2023.

Dari semua jenis wisata yang menjanjikan, mulai dari wisata bahari hingga megalitikum, Sandi menyebut seluruhnya mengarah pada aspek keberlanjutan. Menurut Sandi, saat ini wisatawan juga banyak mengincar destinasi wisata yang mengutamakan keberlanjutan, kehidupan personal, kehidupan lokal, hingga sensasi liburan dengan representasi mental.

“Jadi, semua konsepnya itu adalah kehidupan personal, kehidupan lokal, yang terkustomisasi, kecil dalam ukuran namun berdampak besar. Kalau anak muda sekarang bilang ini wisata healing,” papar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Perlunya kolaborasi
Dengan potensi itu, Kemenparekraf menargetkan para pelaku usaha mampu mengelola berbagai obyek wisata Tanah Air sesuai minat pasar. Kolaborasi lintas kementerian, akademisi, pelaku usaha, hingga komunitas menjadi strategi kunci bagi pariwisata yang berhasil.

“Semakin banyak pelaku usaha yang mengelola, semakin banyak juga pariwisata Indonesia yang memberikan dampak berkualitas dan berkelanjutan. Saya yakin dari total 2.500 lebih perusahaan pengelola wisata ini sangat mengerti bagaimana kita bisa mendorong wisata minat khusus ini,” ujar Sandi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ia mengatakan segala infrastruktur baru yang dibangun pada obyek-obyek wisata juga akan selalu diupayakan mengutamakan aspek keberlanjutan dari lingkungan. Upaya itu juga diiringi dengan sertifikasi standar pariwisata berkelanjutan yang dikomandoi Indonesia Sustainable Tourism Council.

“Pariwisata ini juga harus menjadi sektor yang memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan, ekonomi hijau, sehingga kegiatan pariwisata ini juga bisa membantu menangani isu-isu perubahan iklim,” paparnya.

Saat ini, indeks daya saing pariwisata dan perjalanan atau Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) yang dirilis World Economic Forum (WEF) pada 24 Mei 2022 menunjukkan Indonesia melesat naik 12 peringkat dari posisi 44 menjadi 32 besar dunia, mengalahkan Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Pilihan Editor: Kolaborasi Pariwisata Berkelanjutan, Sandiaga Uno dan Qlue Kenalkan Bioniqa

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tiket Feri Batam - Singapura Mahal Rugikan Sektor Pariwisata, KPPU Minta Kemenhub Turun Tangan

18 jam lalu

Kapal ferry menuju Singapura dari Batam. TEMPO/ Yogi Eka Sahputra
Tiket Feri Batam - Singapura Mahal Rugikan Sektor Pariwisata, KPPU Minta Kemenhub Turun Tangan

Harga tiket feri Batam - Singapura ataupun sebaliknya melonjak sejak 2022 atau setelah pandemi, Rp760.000 untuk WNI dan Rp915.000 untuk WNA.


Thailand Batalkan Rencana Tagih Biaya Rp133 Ribu ke Wisatawan Asing

1 hari lalu

Phi Phi Islands di Phuket, Thailand (Pixabay)
Thailand Batalkan Rencana Tagih Biaya Rp133 Ribu ke Wisatawan Asing

Usulan biaya turis asing ini pertama kali diungkapkan pada Februari 2023, dananya untuk pengembangan pariwisata Thailand


The Nusa Dua Jadi Tuan Rumah BBTF untuk Kesepuluh Kalinya

2 hari lalu

The Nusa Dua Bali (ITDC)
The Nusa Dua Jadi Tuan Rumah BBTF untuk Kesepuluh Kalinya

Tahun ini, Kawasan The Nusa Dua, Bali kembali menjadi tuan rumah Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) pada 12-14 Juni 2024


Mayapada Healthcare Akan Kembangkan KEK Pariwisata Kesehatan Batam, Sudah Sampai Mana Regulasinya?

2 hari lalu

Ilustrasi Rencana KEK Sekupang (Sumber: Istimewa)
Mayapada Healthcare Akan Kembangkan KEK Pariwisata Kesehatan Batam, Sudah Sampai Mana Regulasinya?

Kepala BP Batam Muhammad Rudi membeberkan soal perkembangan terakhir tentang perumusan kebijakan terkait KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam


Alaska Bakal Batasi Pengungung Harian dari Kapal Pesiar

3 hari lalu

Ilustrasi kapal pesiar. Freepik.com/Chandlervid85
Alaska Bakal Batasi Pengungung Harian dari Kapal Pesiar

Tahun lalu jumlah penumpang kapal pesiar yang mengunjungi Juneau, Alaska mencapai lebih dari 1,6 juta


Turis Cina Keluarkan Uang Paling Banyak untuk Liburan Selama 2023, Total Rp3.197 Triliun

6 hari lalu

Turis Cina mengenakan masker bedah saat mereka berpose untuk foto, setelah Sri Lanka mengkonfirmasi kasus pertama virus corona di negara itu, di Kolombo, Sri Lanka, Selasa, 28 Januari 2020. Hingga hari Ahad, 2 Februari 2020, jumlah kasus corona telah lebih dari 14.000 dan yang tewas mencapai 305 jiwa. REUTERS/Dinuka Liyanawatte
Turis Cina Keluarkan Uang Paling Banyak untuk Liburan Selama 2023, Total Rp3.197 Triliun

Angka tersebut masih lebih kecil dibandingkan pengeluaran turis Cina sebelum pandemi


Yogyakarta Bersiap Pilkada, Ini Desakan para Pelaku Wisata

8 hari lalu

Kalangan pelaku wisata dari berbagai unsur menyoroti sejumlah kebijakan jelang Pilkada Yogyakarta Selasa, 4 Juni 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Yogyakarta Bersiap Pilkada, Ini Desakan para Pelaku Wisata

Seperti daerah lainnya, bulan November 2024 mendatang, Yogyakarta bakal turut menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak.


Sandiaga dan Kadin Bahas Strategi Daya Saing Pariwisata dan Ekonomi, Solo Bentuk Rumah Kurasi

9 hari lalu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Solo, menggelar diskusi pada acara Ngobras atau Ngobrol Santai di Kota Solo, Jawa Tengah, Ahad sore, 2 Juni 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Sandiaga dan Kadin Bahas Strategi Daya Saing Pariwisata dan Ekonomi, Solo Bentuk Rumah Kurasi

Sandiaga bersama Kadin Solo membahas berbagai strategi dan inisiatif untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Solo.


Warga Kepulauan Canary Spanyol Tak Ingin Pariwisata Berakhir setelah Protes Massal

10 hari lalu

Kepulauan Canary, Spanyol (Pixabay)
Warga Kepulauan Canary Spanyol Tak Ingin Pariwisata Berakhir setelah Protes Massal

Protes ini diajukan kepada pihak berwenang Spanyol agar bisa mengelola pariwisata lebih baik, bukan ke wisatawan


Syarat Masuk Kawasan Gunung Bromo dan Cara Membeli Tiket Secara Online

14 hari lalu

Sejumlah wisatawan mengabaikan pemandangan Gunung Bromo di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Pasuruan, Jawa Timur, Senin, 1 Januari 2024. Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ramai dikunjungi wisatawan yang sengaja datang untuk menyaksikan matahari terbit pertama di tahun 2024. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Syarat Masuk Kawasan Gunung Bromo dan Cara Membeli Tiket Secara Online

Wisata Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat memukau. Ada sejulah syarat untuk bisa masuk ke kawasan tersebut.