Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sejarah Hotel Montagne, Saksi Perjuangan Pemuda yang Kini Jadi Markas Polresta Magelang

image-gnews
Foto Hotel Montagne. Dok. KITLV Leiden
Foto Hotel Montagne. Dok. KITLV Leiden
Iklan

TEMPO.CO, Magelang - Bangunan-bangunan di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kota Magelang masih berdiri kokoh meski beberapa usianya sudah lebih dari satu abad. Beberapa arsitektur bangunan bergaya Belanda bahkan tidak berubah, hanya warnanya saja yang diperbarui sehingga terlihat lebih cerah.

Namun, dari sisi fungsi, sebagian besar sudah mengalami perubahan, karena pemindahan kepemilikan maupun pemanfaatan lahan. Salah satu bangunan legendaris yang memiliki cerita sejarah dan saksi perjalanan panjang kehidupan masyarakat Magelang adalah Hotel Montagne.

Hotel bergengsi bagi kaum Belanda itu diresmikan Tuan Swanck pada 21 April 1921. Kini, bangunan hotel digunakan sebagai Kantor Mako 2 Kepolisian Resor Magelang Kota.

"Pelayanan yang ekslusif membuat Hotel Montagne dijuluki Reputatie dan sering digunakan untuk menginap para pejabat," kata pegiat sejarah, Gusta Wisnuwardhana pada Walking Tour bertajuk Groote Weg Noord Pontjol, Ahad, 18 Juni 2023.

Menurut Gusta, Hotel Montagne juga selalu menjamu tamu dengan makanan yang lezat serta menyediakan kamar khusus dan air hangat.

Hotel Montagne juga pernah dikunjungi Aloha Wonderwell Voor, seorang penjelajah perempuan sekaligus penerbang dari Kanada. "Montagne memiliki signature dish atau makanan ala Prancis yang memanjakan lidah para tamu," kata Gusta.

Pada saat perang Asia Timur Raya 1942, Jepang yang kala itu mulai masuk ke Magelang langsung mengambil alih pengelolaan Hotel Montagne. "Saat Jepang masuk ke Magelang, semua aset milik Belanda diakuisisi, termasuk Hotel Montagne, bahkan namanya menjadi Nitaka," ujar Gusta.

Para pemilik aset sebelumnya, (Belanda) kemudian ditahan atau diinternir di kamp-kamp konsentrasi oleh Jepang yang sedang menduduki Magelang.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Gusta menceritakan, situasi di Magelang justru memanas setelah bom atom di Hiroshima dan Nagasaki meletus pada Agustus 1945 yang diikuti proklamasi kemerdekaan di Jakarta oleh Soekarno – Hatta. Suasana memanas dipicu adanya penempelan Plakat Bendera Merah Putih di seluruh kota sebagai wujud dukungan terhadap pemerintah republik yang dilakukan para pemuda Magelang kala itu.

"23 September 1945 malam mereka menempel plakat merah putih, mulai Kelurahan Kramat hingga Kelurahan Tidar termasuk di depan Hotel Nitaka," kata Gusta.

Namun, sekitar jam 11.00, seorang pemuda Indonesia melihat seorang prajurit Jepang menyobeki plakat merah putih yang ditempel pada dinding depan Hotel Nitaka. Hal tersebut lantas menyulut amarah para pemuda yang lain lain karena mereka merasa terinjak-injak rasa kebangsaannya.

"Kejadian tersebut memicu perang mulut antara para pemuda dan prajurit Jepang. Para pemuda menuntut agar prajurit Jepang yang menyobek bendera dihukum dan bendera Jepang digantikan bendera Indonesia," kata Gusta.

Meski awalnya Jepang enggan, namun melalui perundingan yang alot, keadaan akhirnya kembali normal seperti semula walaupun situasi tak sepenuhnya membaik. Padahal sebenarnya, di saat yang bersamaan, Hotel Nitaka sedang digunakan anggota-anggota komite administrasi bantuan rehabilitasi tawanan perang dan interniran dari pihak sekutu atau Rehabilitation of Allied Prisoners of War and Internees (RAPWI) untuk menginap.

Saat masih difungsikan sebagai penginapan, Hotel Montagne pernah mengalami beberapa kali renovasi  sejak diresmikan hingga 1936. "Kemudian, seiring berjalannya waktu akhirnya diberikan pada pemerintah dan dijadikan MAKO 2," kata Gusta.

Pilihan Editor: Walking Tour Mlampah, Berwisata Sambil Belajar Sejarah Magelang

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Lee Se Young dan Na In Woo Terlibat Cinta Dramatis dalam Drakor 'Motel California'

2 hari lalu

Karena terus mendapatkan kritikan netizen mengenai wajahnya akhirnya Lee Se Young nekat melakukan operasi plastik yang akan dilakukannya pada bulan Desember. Instagram/@seyoung_1408
Lee Se Young dan Na In Woo Terlibat Cinta Dramatis dalam Drakor 'Motel California'

Lee Se Young dan Na In Woo telah dikonfirmasi membintangi drama korea teranyar MBC 'Motel California'.


Gaduh Boikot Produk Israel, PHRI Minta Pemerintah Klarifikasi dan Dialog dengan Masyarakat

6 hari lalu

Gerai Starbucks di Jakarta, Minggu, 12 November 2023. Di samping itu, MUI baru saja mengeluarkan fatwa haram untuk sejumlah produk dari perusahaan yang terafiliasi dengan Israel. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Gaduh Boikot Produk Israel, PHRI Minta Pemerintah Klarifikasi dan Dialog dengan Masyarakat

PHRI menyatakan berita-berita boikot di berbagai platform media membuat klarifikasi perusahaan yang dituding terafiliasi dengan Israel tenggelam.


197 Pemilik Penginapan di Desa Wisata Bali, Lombok, dan Magelang Ikut Airbnb Entrepreneurship Academy

8 hari lalu

Desa Wisata Carangsari, Badung, Bali (Dok. Oyo)
197 Pemilik Penginapan di Desa Wisata Bali, Lombok, dan Magelang Ikut Airbnb Entrepreneurship Academy

Program ini merupakan kerja sama Airbnb dengan Kemenparekraf untuk meningkatkan keterampilan sebagai tuan rumah dan membangun interaksi dengan turis.


Liburan Musim Panas di Spanyol Waspada Wabah Kecoak

10 hari lalu

Park Gell Barcelona, Spanyol (Pixabay)
Liburan Musim Panas di Spanyol Waspada Wabah Kecoak

Para ahi di Spanyol mengimbau agar serangan kecoak saat musim panas yang disebabkan perubahan iklim


Kebakaran di Hotel Tangerang Selatan, 3 Pegawai Tewas Terjebak Dalam Lift

10 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. shutterstock
Kebakaran di Hotel Tangerang Selatan, 3 Pegawai Tewas Terjebak Dalam Lift

Tiga pegawai Hotel All Nite & Day Alam Sutera tewas dalam peristiwa kebakaran. Mereka terjebak di dalam lift.


Hotel di Maroko Kini Dilarang Minta Tamu Tunjukkan Surat Nikah untuk Menginap

11 hari lalu

Pemandangan di Asilah, Maroko. Shutterstock
Hotel di Maroko Kini Dilarang Minta Tamu Tunjukkan Surat Nikah untuk Menginap

Meski tidak tertulis dalam undang-undang Maroko, peraturan menunjukkan akta nikah untuk menginap di hotel telah berlaku selama beberapa dekade.


ARTOTEL Living World Memasuki Tahap Finishing

20 hari lalu

ARTOTEL Living World Memasuki Tahap Finishing

Hotel Butik dengan Konsep Seni dan Gaya Hidup di Cibubur, ARTOTEL Living World juga mengusung konsep terintegrasi dengan mal, yang memudahkan tamu hotel untuk menikmati aneka hiburan dan pusat perbelanjaan di tenant ternama Living World Kota Wisata Cibubur.


Prime Plaza Hotel Mataram: Tambahan Baru yang Mewah di Jantung Kota

21 hari lalu

Hotel Prime Plaza Mataram
Prime Plaza Hotel Mataram: Tambahan Baru yang Mewah di Jantung Kota

Prime Plaza Hotel Mataram akan menambah pesona kota.


Rasakan Pengalaman Dunia Bridgerton di 5 Hotel Ini di Dunia

25 hari lalu

Brown's Hotel London, Inggris. Instagram.com/@browns_hotel
Rasakan Pengalaman Dunia Bridgerton di 5 Hotel Ini di Dunia

Wisatawan bisa merasakan pengalaman menjadi bangsawan Bridgerton walau hanya semalam.


PHRI Bogor Catat Okupansi Hotel 78 Persen saat Libur Panjang Waisak, Ketua: Daya Beli Sekarang Turun

25 hari lalu

Ilustrasi kamar hotel. Freepik.com/Jannoon028
PHRI Bogor Catat Okupansi Hotel 78 Persen saat Libur Panjang Waisak, Ketua: Daya Beli Sekarang Turun

PHRI menyatakan keterisian kamar hotel bintang tiga ke atas dan bintang tiga ke bawah hampir merata di Kota Bogor.