Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

7 Rekomendasi Tempat Staycation di Sukabumi

image-gnews
Panorama Gunung Gede dan Pangrango. Wikipedia/By Fahri Rizki Hamdani
Panorama Gunung Gede dan Pangrango. Wikipedia/By Fahri Rizki Hamdani
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Staycation merupakan sebuah konsep liburan untuk menghabiskan waktu dengan orang terdekat seperti kerabat dan keluarga di tempat tertentu, seperti hotel, vila keluarga, atau penginapan lainnya.

Biasanya staycation dilakukan tanpa repot pergi berwisata ke tempat lain karena sudah tersedia berbagai fasilitas yang memadai di satu tempat tersebut. Salah satunya yang banyak dijumpai di Sukabumi. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi tempat staycation di Sukabumi yang bisa menjadi pilihan Anda. 

1. Caldera River Resort

Jika Anda ingin memiliki pengalaman staycation bersama keluarga di tempat yang dekat dengan alam, Anda bisa mengunjungi Caldera River Resort. Sehingga selain menginap, Anda dapat merasakan suasana khas pedesaan seperti bercocok tanam, menyantap makanan lezat khas setempat sembari menikmati pemandangan alamnya yang indah dan menenangkan. Resor ini berlokasi di Jl. Alternatif Cikidang - Pelabuhan Ratu RT. 5 RW. 3 Kampung Lebak Wangi Cijambe, Cikiray, Kec. Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

2. Turtle Beach Hotel

Tempat selanjutnya yaitu Turtle Beach Hotel yang bisa menjadi pilihan tempat staycation lainnya. Terletak di Pantai Ujung Genteng, hotel ini juga menghadirkan fasilitas yang cukup membuat nyaman untuk beristirahat dan semakin enjoy untuk menikmati liburan. Selain itu, ada juga restoran outdoor dengan pemandangan pantai langsung. Adapun lokasi hotel ini bertempat di  Jl. Kelapa Condong, Ujung Genteng, Kec. Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

3. Taman Sari Hotel & Resort Sukabumi

Taman Sari Hotel Sukabumi. Foto: Instagram.

Bertempat di Jl. Surya Kencana No.112, Cikole, Kec. Cikole, Kota Sukabumi, Taman Sari Hotel & Resort juga bisa menjadi opsi yang lain untuk staycation. Hotel ini menawarkan perpaduan ideal baik dari segi harga, kenyamanan, dan kepraktisan. Fasilitas kamarnya juga cukup lengkap, mulai dari kulkas, wifi, penyejuk udara, hingga layanan resepsionis selama 24 jam.

4. Sukasantai Farmstay

Rekomendasi berikutnya yaitu Sukasantai Farmstay yang merupakan tempat menginap di area perkebunan. Jika mengunjungi tempat ini, tamu tidak hanya sekadar bermalam saja, namun juga bisa menikmati pemandangan Gunung Gede. Bertempat di Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi. 

5. Balekambang Geopark

Anda juga bisa staycation di Balekambang Geopark Ciletuh. Tempat ini  merupakan bangunan villa yang berbentuk lumbung. Untuk harga menginapnya ditaksir mulai dari Rp 300.000. Adapun lokasinya berada di Jalan Cimarinjung, Ciwaru, Sukabumi. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Fasilitas kamar yang disediakan juga lengkap mulai dari televisi, kamar mandi, dispenser, dan kipas angin. Anda juga bisa menikmati sajian masakan laut, sekaligus menikmati panorama indah pantai yang ada di sekitar Geopark Ciletuh.

6. Pangrango Sukabumi Resort

Resor Pangrango Sukabumi juga bisa menjadi rekomendasi tempat staycation Anda bersama keluarga. Resor Pangrango Sukabumi juga disebut sebagai destinasi yang cocok untuk turis. Fasilitasnya juga lengkap mulai dari minibar, wifi gratis, dan pelayanan resepsionisnya yang hampir 24 jam. Lokasi resor ini ada di Jalan Selabintana Km.7, Sudajaya Girang, Sukabumi, Sudajaya Girang, Kab. Sukabumi.

7. Sparks Odeon Sukabumi

Hotel Sparks Odeon Sukabumi termasuk hotel bintang 2 dengan berbagai fasilitas yang dapat dijadikan pilihan untuk staycation. Fasilitas yang ditawarkan diantaranya adalah Wi-Fi, resepsionis 24 jam, layanan pramutamu dan layanan penitipan bagasi. Resor ini bertempat di Jl. Pajagalan No.55, Nyomplong, Kec. Warudoyong, Kota Sukabumi.

AWALIA RAMADHANI

Pilihan Editor: Ternyata Tidak Harus di Hotel, Apa Itu Staycation?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram "https://tempo.co" Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Gempa Darat di Bogor Getarkan Sukabumi Dinihari, Ini Data BMKG

18 hari lalu

Ilustrasi gempa. REUTERS
Gempa Darat di Bogor Getarkan Sukabumi Dinihari, Ini Data BMKG

Sebelumnya, BMKG juga kembali mencatat gempa yang menggetarkan Pulau Bawean di Laut Jawa.


Gempa Magnitudo 4,1 dari Sesar Cipamingkis Getarkan Kota Sukabumi

20 hari lalu

Peta lokasi gempa di Sukabumi, 28 Maret 2024. X/BMKG
Gempa Magnitudo 4,1 dari Sesar Cipamingkis Getarkan Kota Sukabumi

BMKG mengungkap pusat gempa itu berada di laut. Gempa terkini yang bisa dirasakan guncangannya itu terjadi tepatnya pada pukul 16.20 WIB.


Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Alam Kelas Dunia di Sukabumi

21 hari lalu

Wisatawan beraksi di atas papan seluncurnya saat bermain surfing di pantai Cimaja, Sukabumi, Jawa Barat, 26 Desember 2015. Pantai ini merupakan salah satu pantai yang menjadi tujuan peselancar lokal dan internasional sat menikti liburan Natal dan Tahun Baru. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo
Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Alam Kelas Dunia di Sukabumi

Sukabumi memiliki potensi wisata alam yang disebut-sebut kelas dunia.


Tujuh Pekerja Migran Asal Sukabumi Meninggal Sepanjang 2024, Hanya Dua Dipulangkan ke Kampung Halamannya

23 hari lalu

Perwakilan SBMI Kabupaten Sukabumi, Badan Pelindungan Pekerja Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Jawa Barat dan Kawan Pekerja Migran Indonesia Kabupaten Sukabumi saat menjemput jenazah pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Sukabumi di Bandara Soekarno-Hatta yang meninggal di Dubai, UEA. ANTARA/Aditya Rohman
Tujuh Pekerja Migran Asal Sukabumi Meninggal Sepanjang 2024, Hanya Dua Dipulangkan ke Kampung Halamannya

SBMI Sukabumi menyatakan siap memberikan bantuan penanganan pemulangan jenazah pekerja migran yang meninggal di luar negeri secara gratis.


Setelah Sukabumi, Malang Digetarkan Gempa dari Laut Selatan Jawa Dinihari

27 hari lalu

Peta pusat gempa M5,0 di laut selatan Jawa yang menggetarkan wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Selasa 21 Mei 2024, pukul 02.42 WIB. (BMKG)
Setelah Sukabumi, Malang Digetarkan Gempa dari Laut Selatan Jawa Dinihari

Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo M5,0 terjadi dari laut selatan Jawa, tepatnya 112 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur.


Sukabumi Diguncang Gempa Bermagnitudo 4,6, Belum Ada Laporan Kerusakan Bangunan

27 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Sukabumi Diguncang Gempa Bermagnitudo 4,6, Belum Ada Laporan Kerusakan Bangunan

Gempa tektonik bermagnitudo 4,6 mengguncang sebagian wilayah Kabupaten Sukabumi. BMKG mencatat waktu kejadiannya pada Senin 20 Mei 2024 pada pukul 20.42 WIB.


Pembunuhan Ibu Kandung di Sukabumi, Hasil Autopsi Temukan 10 Luka Tusuk di Tubuh Korban

32 hari lalu

Personel Koramil 2213/Jampangkulon saat menangkap Rahmat, tersangka kasus anak bunuh ibu di Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa 14 Mei 2024. ANTARA/Istmewa
Pembunuhan Ibu Kandung di Sukabumi, Hasil Autopsi Temukan 10 Luka Tusuk di Tubuh Korban

Tim dokter telah melakukan autopsi terhadap tubuh Inas, korban pembunuhan oleh Rahmat yang merupakan anak kandungnya.


5 Fakta Pembunuhan Sadis di Sukabumi, Puluhan Kali Pelaku Menusuk Ibu Kandungnya

32 hari lalu

Polres Sukabumi akan periksa psikologi pelaku pembunuhan ibu kandungnya di Kampung Cilandak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
5 Fakta Pembunuhan Sadis di Sukabumi, Puluhan Kali Pelaku Menusuk Ibu Kandungnya

Terjadi pembunuhan sadis di Sukabumi, pelaku diam dan belum mengaku menyesal.


Kasus Anak Bunuh Ibu di Sukabumi, Polisi Periksa Kondisi Kejiwaan Tersangka

33 hari lalu

Personel Koramil 2213/Jampangkulon saat menangkap Rahmat, tersangka kasus anak bunuh ibu di Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa 14 Mei 2024. ANTARA/Istmewa
Kasus Anak Bunuh Ibu di Sukabumi, Polisi Periksa Kondisi Kejiwaan Tersangka

Kasus anak bunuh ibu ini baru terungkap pada Selasa pagi, ketika Rahmat minta dibunuh dengan memberi upah Rp 330 ribu.


Anak Bunuh Ibu di Sukabumi Minta Dibunuh Tetangganya, Beri Upah Rp 330 Ribu

33 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Anak Bunuh Ibu di Sukabumi Minta Dibunuh Tetangganya, Beri Upah Rp 330 Ribu

Tersangka kasus anak bunuh ibu itu dibawa ke Polres Sukabumi untuk mengetahui motifnya membunuh ibu kandungnya sendiri.