Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mengenal Hewan Capybara yang Dipanggil Masbro oleh Warganet

image-gnews
Capybara. shutterstock.com
Capybara. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Belakangan ini warganet Indonesia tengah ramai membahas tentang 'masbro'. Bukan manusia, panggilan ini justru mengarah pada capybara atau kapibara yang kerap menjadi meme atau gambar lucu di media sosial Twitter dan Tiktok.

Hewan pengerat ini mulai dijadikan bahan lucu-lucuan warganet sejak beredar meme Facebook bergambar capybara dengan tulisan masbro. Pada gambar tersebut terlihat hewan berbulu cokelat ini sedang duduk santai di atas seekor buaya. Selain itu, hewan ini juga dinilai sebagai hewan yang ekstrovert dan suka bergaul dengan hewan lainnya. Alhasil, warganet pun mulai memanggil hewan ini masbro karena terlihat tak terganggu dan tak takut dengan predator alam liar itu.

Sebenarnya, hewan jenis apa capybara itu? Berikut ulasan untuk mengenal hewan kapibara yang kerap dipanggil masbro oleh warganet.

Mengenal Hewan Capybara

Pengunjung menonton hewan pengerat Kapibara mandi di mata air panas di kebun binatang Anak Saitama, Higashi Matsuyama, Saitama, Jepang, 21 Desember 2014. Tujuh Capybara tersebut berasal dari Amerika Selatan, mereka suka menikmati mata air panas pada musim dingin di Jepang. Toshifumi Kitamura/AFP/Getty Images

Capybara adalah hewan pengerat yang memiliki bentuk tubuh seperti berang-berang. Hewan ini termasuk hewan liar dalam famili Rodentia dengan ukuran tubuh yang lebih besar dibanding sejenisnya.

Berasal dari Amerika Selatan, capybara dapat ditemukan di padang rumput, pantai yang lembab, dan hutan hujan. Hewan pengerat ini memiliki bentuk tubuh yang besar dan bulat, telinga pendek, rambut halus dan lembut, serta mata yang besar.

Berbeda dengan hewan dari familinya, capybara memiliki panjang tubuh rata-rata sekitar 1,3 meter dengan berat sekitar 35 hingga 66 kg. Selain itu, capybara juga mempunyai ekor pendek, kaki depan yang kuat, dan kaki belakang yang lebih pendek namun tetap kuat. Hewan ini juga memiliki kuku yang tajam untuk membantu saat berenang.

Meski memiliki ukuran tubuh yang besar dan kaki belakang yang lebih pendek, capybara adalah perenang handal dan dapat menahan nafasnya selama beberapa menit. Mereka akan berenang untuk menghindari predator dan mencari makanan.

Capybara termasuk ke dalam kelompok herbivora. Mereka memakan berbagai jenis bibit, rumput, tumbuhan liar, dan tumbuhan air. Mulai dari gandum, alga, padi, jagung, hingga semak belukar. Selain itu, capybara juga membutuhkan makanan setengah dari badannya atau sekitar 8 kilogram makanan per hari.

Apakah Capybara Bisa Menjadi Hewan Peliharaan?

Di beberapa negara, capybara kerap digunakan sebagai hewan peliharaan karena ukuran tubuh dan kemampuan berenangnya yang luar biasa. Mereka dikenal sebagai hewan pengerat yang ramah dan mudah beradaptasi di lingkungan baru. Tetapi, mereka memerlukan rumah yang cukup dan perawatan yang tepat untuk tumbuh dan bergerak.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bila dilatih dengan benar, capybara dapat tinggal serumah dengan hewan peliharaan lain, seperti kucing dan anjing. Tetapi perlu diketahui, kepemilikan capybara di beberapa daerah mungkin ilegal sehingga membutuhkan izin dan sertifikat kesehatan khusus. Jadi perlu dipastikan terlebih dahulu legalitasnya sebelum memutuskan untuk memiliki capybara sebagai hewan peliharaan.

Di sisi lain, karena merupakan hewan liar, capybara memiliki peran penting di ekosistem habitat aslinya di Amerika Selatan. Mereka berperan untuk menjaga keseimbangan alam dengan membantu menyebarkan biji-bijian dan pemakan tumbuhan. Selain itu, hewan ini juga merupakan target bagi beberapa predator karnivora, seperti anaconda, harimau, dan jaguar.

Saat ini diketahui populasi capybara mulai menurun di beberapa negara. Hal tersebut karena adanya pemotongan hutan untuk pembukaan lahan pertanian dan kebun serta perburuan liar. Oleh sebab itu, capybara perlu dilindungi keberadaannya dengan memastikan populasinya tetap stabil. Ini juga sebagai salah satu cara untuk menjaga ekosistem alam.

Itulah rangkuman informasi untuk mengenal hewan capybara yang kerap dipanggil masbro oleh warganet. Semoga bermanfaat

RADEN PUTRI

Pilihan Editor: Melihat Dugong Terakhir di Kabupaten Alor

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ancaman Hukum Pidana untuk Penelantaran dan Penyiksaan Hewan

13 hari lalu

Ilustrasi anjing mati. Sumber: Unsplash/asiaone.com
Ancaman Hukum Pidana untuk Penelantaran dan Penyiksaan Hewan

Pelaku penelantaran dan penyiksaan hewan dapat dijerat dengan hukum pidana. Apa saja sanksinya?


Waspada Demam Kuning Saat Hendak ke Tempat Ini

14 hari lalu

Ilustrasi nyamuk (Pixabay.com)
Waspada Demam Kuning Saat Hendak ke Tempat Ini

Waspadai penyakit demam kuning dan cara pencegahannya saat hendak ke tempat ini/


Maskapai Penerbangan Khusus Anjing Terbang Perdana, Tiketnya Mulai dari Rp96 Juta

28 hari lalu

Maskapai Penerbangan Khusus Anjing Terbang Perdana, Tiketnya Mulai dari Rp96 Juta

Maskapai penerbangan ini menawarkan kenyamanan bagi anjing, mulai dari camilan dan mainan, check-in cepat, dan spa di dalam pesawat untuk anak anjing.


Macam Tanaman yang Berbahaya buat Hewan Peliharaan

32 hari lalu

Bunga tulip di Amsterdam, Belanda. Unsplash.com/Daniel Spilka
Macam Tanaman yang Berbahaya buat Hewan Peliharaan

Sebelum membeli tanaman dan bunga, lakukan riset dulu sehingga tak membahayakan hewan peliharaan. Apa saja yang berbahaya?


Tingkatkan Ekspor ke Amerika Selatan, Kemendag Akan Pakai Perjanjian Perdagangan Bilateral dengan Cile

39 hari lalu

Tumpukan peti kemas di Pelabuhan New Priok Container Terminal One (NPCT1) Jakarta, Kamis, 22 Februari 2024. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan terjadi penurunan ekspor dan impor pada Januari 2024. Nilai ekspor Januari 2024 turun jika dibandingkan bulan sebelumnya pada Desember 2023 yang sebesar 22,39 USD miliar. TEMPO/Tony Hartawan
Tingkatkan Ekspor ke Amerika Selatan, Kemendag Akan Pakai Perjanjian Perdagangan Bilateral dengan Cile

Kemendag berencana memanfaatkan perjanjian dagang bilateralnya dengan Cile untuk meningkatkan ekspor ke Amerika Selatan.


Kucing Oren Ini jadi Selebritas di Bandara Suvarnabhumi Thailand, Punya Fan Page Sendiri

47 hari lalu

Kucing oren Nurang di Bandara Internasional Suvarnabhumi Thailand yang viral.(TikTok/@au.yod)
Kucing Oren Ini jadi Selebritas di Bandara Suvarnabhumi Thailand, Punya Fan Page Sendiri

Kucing oren bernama Nurang itu sering ditemukan wara-wiri di Bandara Suvarnabhumi Thailand. Dia jadi populer sejak videonya viral di media sosial.


Tips Bepergian Naik Pesawat dengan Hewan Peliharaan

57 hari lalu

Ilustrasi bermain dengan kucing. Shutterstock.com
Tips Bepergian Naik Pesawat dengan Hewan Peliharaan

Tak semua maskapai penerbangan membolehkan penumpang bawa hewan peliharaan, pastikan tahu berikut sebelum beli tiket.


Pesawat Khusus Anjing Bakal Terbang dari New York Mulai Bulan Depan

57 hari lalu

Bark Air yang menyediakan penerbangan khusus anjing bakal beroperasi mulai Mei 2-24 (Dok. Bark Air)
Pesawat Khusus Anjing Bakal Terbang dari New York Mulai Bulan Depan

Bark Air merupakan layanan perjalanan udara pertama yang memungkinkan anjing menikmati penerbangan kelas satu.


Tak Perlu Risau Hewan Peliharaan Ditinggal Mudik Lebaran, Ini Tips Memilih Jasa Petshop untuk Anabul Anda

9 April 2024

Seorang pekerja bermain dengan kucing di jasa penitipan hewan Pawradise, Cakung, Jakarta Timur, Rabu, 3 April 2024. Menjelang lebaran tempat penitipan kucing dan anjing tersebut telah dipesan penuh oleh warga yang ingin menitipkan hewan peliharaannya sebelum ditinggal mudik ke kampung halaman dengan biaya jasa penitipan Rp100 ribu hingga Rp180 ribu per harinya. ANTARA/M Risyal Hidayat
Tak Perlu Risau Hewan Peliharaan Ditinggal Mudik Lebaran, Ini Tips Memilih Jasa Petshop untuk Anabul Anda

Jasa petshop kini kian populer terutama menjelang mudik lebaran. Bagaimana cari jasa penitipan hewan peliharaan, khususnya anabul yang oke?


IPB Buka Fasilitas Penitipan Hewan Peliharaan, dari Kucing sampai Babi

8 April 2024

Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) milik Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University membuka fasilitas penitipan hewan peliharaan pada saat hari raya. Fasilitas tersebut merupakan yang terbesar se-Asia Tenggara. IPB.ac.id
IPB Buka Fasilitas Penitipan Hewan Peliharaan, dari Kucing sampai Babi

Fasilitas milik Rumah Sakit Hewan Pendidikan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University ini diklaim yang terbesar se-ASEAN.