Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Cuaca Dingin di Banyak Tempat, Berikut 5 Kota Terdingin di Indonesia

image-gnews
Ilustrasi berwisata ke tempat dingin. Dok. Uniqlo Indonesia
Ilustrasi berwisata ke tempat dingin. Dok. Uniqlo Indonesia
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Walaupun terkenal sebagai negara tropis, Indonesia nyatanya juga memiliki sejumlah kota dengan suhu dingin yang membuat menggigil. Berdasarkan stasiun pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, berikut 5 kota terdingin di Indonesia: 

1. Kota Mulia 

Kota Mulia yang terletak di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua dinobatkan sebagai daerah terdingin di Indonesia. Dikelilingi pegunungan Jaya Wijaya dan Puncak Jaya, kota ini berada di ketinggian 2.448 meter di atas permukaan laut (mdpl). BMKG mencatat, suhu udara di Kota Mulia bisa mencapai 9 derajat celcius saat malam hari dan bisa juga mencapai titik beku.

2. Waghete 

Baca : Tips Mencegah Bibir Kering dan Pecah-pecah saat Cuaca Dingin 

Masih berada di Provinsi Papua, daerah terdingin kedua di Indonesia berikutnya adalah kota kecil bernama Maghete. Ketika siang hari, suhu di kota ini mencapai 15 derajat celcius. Sementara saat malam hari, suhu Kota Waghete mencapai 10 derajat celcius.

3. Mamasa 

Berada di ketinggian 1.900 mdpl, Kabupaten Mamasa yang terletak di Provinsi Sulawesi Barat masuk dalam jajaran daerah terdingin di Indonesia. BMKG pernah mencatat suhu malam hari di kabupaten ini berada pada 10 derajat celcius. Selain memiliki cuaca dingin, tentu Mamasa memiliki keindahan alam yang masih asri.

4. Ruteng 

Kota Ruteng, Provinsi Nusa Tenggara Timur berada di ketinggian 1.200 mdpl. Terkait suhu udara rata-rata di Ruteng, BMKG merilis antara 13 sampai 9,2 derajat celcius. Seperti diketahui, daerah ini memiliki pemandangan alam yang indah. Salah satunya disebut sebagai sebagai Praha-nya Indonesia.

5. Berastagi

Dari Kota Medan, Berastagi berjarak sekitar 66 kilometer. Selain diapit oleh dua gunung berapi aktif, Kota Berastagi secara geografis berada di ketinggian lebih dari 1300 meter dari permukaan laut. Sehingga, menjadikannya sebagai salah satu kota terdingin di Sumatera Utara, bahkan Indonesia. Suhu dingin di sana berkisar 16-17 derajat celcius.

Penyebab Suhu Tinggi

Secara geografis letak Indonesia berada di garis khatulistiwa, namun ada beberapa titik memiliki suhu dingin layaknya kawasan Eropa utara.

Garis khatulistiwa membuat Indonesia beriklim tropis dan hanya memiliki dua musim, yakni musim hujan dan kemarau. Kendati tidak memiliki musim dingin layaknya di Eropa, namun Indonesia juga memiliki beberapa daerah punya suhu dingin menusuk tulang. 

Menurut BMKG, ada beberapa faktor yang menyebabkan beberapa wilayah tertentu memiliki suhu lebih dingin dibanding daerah lain. Mulai dari faktor ketinggian daratan, arah pergerakan angin, hingga daerah tersebut tertutup oleh vegetasi.

Contohnya yang pernah terjadi di Yogyakarta pada musim kemarau akhir juli 2022 lalu. Fenomena yang oleh masyarakat Jawa disebut bediding itu belakangan kian diungkap di forum media sosial warga karena suhu terendah, khususnya saat malam hingga dini hari, terpantau suhu sempat menyentuh angka 18 derajat Celcius.

Menurut Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Warjono, penyebab suhu udara dingin selain pergerakan angin adalah disebabkan tutupan awan relatif sedikit dan pantulan panas dari bumi yang diterima dari sinar matahari tidak tertahan oleh awan. "Sehingga panas dari bumi langsung terbuang dan hilang ke angkasa" kata dia.

Selain itu ada pula pemicu suhu udara dingin lainnya berupa kandungan air di dalam tanah menipis. Kandungan uap air udara rendah itu dibuktikan dengan rendahnya kelembaban udara.

DANAR TRIVASYA FIKRI 

Baca : Cara Tetap Menjaga Kesehatan Saat Liburan di Musim Flu 

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Komnas HAM Papua Nilai Tindakan OPM Membakar Warga Paniai Tidak Manusiawi

5 jam lalu

Pasukan TPNPB-OPM menyiapkan prosesi pembakaran mayat Detius Kogoya, personil Komando Daerah Pertahanan (Kodap) VIII Intan Jaya. Detius tewas setelah baku tembak dalam penyerangan di Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada 21 dan 22 Mei 2024. Dalam penyerangan itu kelompok bersenjata ini membakar 12 bilik kios dan sejumlah bangunan sekolah. Dok. Istimewa
Komnas HAM Papua Nilai Tindakan OPM Membakar Warga Paniai Tidak Manusiawi

Komnas HAM Papua juga mendesak OPM di seluruh wilayah tanah Papua agar menghormati nilai-nilai dan prinsip hak asasi manusia.


Nikmati 10 Keindahan Alam Papua, Bak Permata Tersembunyi

1 hari lalu

Suasana Sungai Baliem yang tenang dan berair dingin. Foto: @rolanddaniello
Nikmati 10 Keindahan Alam Papua, Bak Permata Tersembunyi

Raja Ampat hanyalah salah satu kemegahan alam Papua, masih banyak lagi potongan surga dan permata tersembunyi yang menunggu untuk dijelajahi


Mengenal 5 Suku di Papua Beserta Tradisi Uniknya

1 hari lalu

Sekelompok warga  Suku Asmat dengan menggunakan perahu dan dayung mengikuti kegiatan parade foto   sebagai salah satu kegiatan dalam festival Asmat  di Sungai Aswet Kabupaten Asmat-Papua (11/10).   ANTARA /Husyen Abdillah
Mengenal 5 Suku di Papua Beserta Tradisi Uniknya

Di Provinsi Papua saja, terdapat 255 suku dengan bahasa dan budaya yang berbeda.


Satu Warga Sipil Tewas, TNI Desak KKB Hentikan Kekerasan di Papua

1 hari lalu

Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock
Satu Warga Sipil Tewas, TNI Desak KKB Hentikan Kekerasan di Papua

Korban disebut dikepung oleh sekitar sepuluh anggota kelompok bersenjata pimpinan Undius Kogoya di Paniai, Papua Tengah.


Tingkat Kemiskinan Sulawesi, Papua dan Nusa Tenggara Masih Tinggi, Berikut Catatan Sri Mulyani

3 hari lalu

Ilustrasi Kemiskinan Jakarta. Ed Wray/Getty Images
Tingkat Kemiskinan Sulawesi, Papua dan Nusa Tenggara Masih Tinggi, Berikut Catatan Sri Mulyani

Sri Mulyani memaparkan masih ada tingkat beberapa wilayah yang tingkat kemiskinannya di atas rata-rata kemiskinan nasional.


Alarm Mudarat Amendemen UUD 1945

4 hari lalu

Alarm Mudarat Amendemen UUD 1945

Amendemen UUD 1945 dinilai tidak relevan dengan konteks politik saat ini. Tak ada urgensinya mengamendemen UUD 1945.


Satgas Damai Cartenz Sebut Senus Lepitalen yang Ditembak Mati TPNPB-OPM Pernah Disandera

5 hari lalu

 Kabag Humas Operasi Satgas Damai Cartenz 2024 AKBP Bayu Suseno. Dok: Satgas Damai Cartenz.
Satgas Damai Cartenz Sebut Senus Lepitalen yang Ditembak Mati TPNPB-OPM Pernah Disandera

Senus Lepitalen, warga yang ditembak mati TPNPB-OPM, termasuk korban penyanderaan yang menimpa karyawan PT IBS tahun lalu


Empat Senjata Api Dicuri dari Polres Yalimo, TPNPB-OPM Bantah Terlibat

5 hari lalu

Sebby Sambom. phaul-heger.blogspot.com
Empat Senjata Api Dicuri dari Polres Yalimo, TPNPB-OPM Bantah Terlibat

TPNPB-OPM mengaku tidak mengetahui pencurian senjata api yang diduga dilakukan anggota Polres Yalimo, Papua Pegunungan.


Satgas Operasi Damai Cartenz, Bantah Senus Lepitalen yang Mati ditembak OPM adalah Intelejen Indonesia

5 hari lalu

 Kabag Humas Operasi Satgas Damai Cartenz 2024 AKBP Bayu Suseno. Dok: Satgas Damai Cartenz.
Satgas Operasi Damai Cartenz, Bantah Senus Lepitalen yang Mati ditembak OPM adalah Intelejen Indonesia

Satgas Operasi Damai Cartenz menyebut TPNPB-OPM hanya mencari alasan untuk menembak warga sipil.


AMAN Sorong Raya Papua Minta Pemerintah Percepat Pengukuhan Wilayah Masyarakat Adat

5 hari lalu

Masyarakat Papua menyerukan gerakan All Eyes On Papua untuk melawan perampasan tanah adat di Papua.
AMAN Sorong Raya Papua Minta Pemerintah Percepat Pengukuhan Wilayah Masyarakat Adat

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sorong Raya mencatat beberapa kasus pelanggaran hak masyarakat adat yang dilakukan oleh korporasi di Papua.