Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Yogyakarta Segera Mulai Tahapan Pembangunan Jogja Planning Gallery di Malioboro

image-gnews
Pagar besi semi permanen pada Rabu (4/1) mulai dipasang menutup akses sejumlah bangunan di Jalan Perwakilan ruas Malioboro Yogyakarta yang selama ini menjadi sentra kuliner lesehan. Tempo/Pribadi Wicaksono
Pagar besi semi permanen pada Rabu (4/1) mulai dipasang menutup akses sejumlah bangunan di Jalan Perwakilan ruas Malioboro Yogyakarta yang selama ini menjadi sentra kuliner lesehan. Tempo/Pribadi Wicaksono
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) segera memulai tahapan pembangunan spot baru bernama Jogja Planning Galery di Jalan Malioboro pada 2023.

Untuk memulai pembangunan spot semacam museum yang sebagian bangunannya akan menempati area di Jalan Perwakilan ruas Malioboro itu, tahapan pertama dilakukan dengan meratakan dengan tanah semua bekas bangunan yang ada sisi utara jalan itu. "Setelah pengosongan 21 bangunan di sisi utara Jalan Perwakilan itu, baik Pemda DI Yogyakarta dan Pemkot Yogyakarta akan segera melakukan perataan bangunan itu, agar tidak disalahgunakan lagi," kata Sekretaris DI Yogyakarta Kadarmanta Baskara Aji, Sabtu, 7 Januari 2023.

Langkah pengosongan puluhan bangunan di sisi utara Jalan Perwakilan ruas Malioboro pekan ini sempat mendapatkan protes dari para pedagang yang merasa menyewa dan sudah membayar biaya sewa. Aji mengatakan bangunan-bangunan yang disewa itu ilegal karena didirikan tanpa izin di atas tanah Panitisimo atau tanah milik Keraton Yogyakarta.

Adapun Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan kawasan Jalan Perwakilan sebelumnya pernah dikosongkan pada sebelum pandemi Covid - 19. Keraton Yogyakarta juga tidak memperpanjang surat kekancingan untuk pemanfaatan lahan di kawasan tersebut, kecuali pada bangunan sebelah barat atau Restoran Legian di Malioboro. 

"Dulu bangunan di situ sudah kosong, sudah dikunci, tapi kenapa (pedagang itu) bisa masuk ke situ? Kalau ada yang menarik duit sewa, siapa yang menariknya?" kata Sultan.

Padahal, menurut Sultan, Keraton Yogyakarta tidak pernah memberi izin melalui surat kekancingan agar para pedagang dapat membuka usaha di kawasan tersebut. Ia pun tidak mengetahui bagaimana asal mulanya pedagang bisa masuk karena kunci bangunan-bangunan itu disimpan pihak Keraton Yogyakarta.

Pemerintah Yogyakarta sudah menawarkan tempat baru di lantai teratas Pasar Beringharjo dan Pasar Klithikan Pakuncen untuk para pedagang yang berjualan di Jalan Perwakilan itu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Adapun Jogja Planning Gallery akan menjadi area bagi masyarakat, termasuk wisatawan bisa mengetahui lebih utuh tentang sejarah perkembangan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari tempat itu, masyarakat bisa mengetahui seperti apa Yogyakarta di masa lalu. Misalkan dari zaman Mataram kuno, lalu berkembang menjadi Yogyakarta seperti saat ini, termasuk suasana Yogyakarta di masa mendatang.

Dalam area Jogja Planning Gallery itu juga akan ada ruang-ruang pameran yang terletak di lantai satu. Masyarakat dapat memanfaatkannya untuk kegiatan pameran dan area panggung kesenian atau pergelaran budaya.

Kawasan baru di Malioboro ini rencananya berisi keseluruhan cerita Yogyakarta, mulai dari filosofi, kemudian penggalan sejarah dan potensi yang ada di dalammya. Termasuk maket yang menunjukkan gambaran Yogyakarta di masa depan.

Baca juga: Rawan Longsor, Destinasi Jembatan Pluyon Tempat Syuting KKN Desa Penari Masih Ditutup 

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


5 Destinasi Wisata di Bekasi yang Wajib Dikunjungi, Termasuk Situ Rawa Gede dan Hutan Kota Bekasi

4 jam lalu

Kota Bekasi kini memiliki destinasi wisata baru yang bisa disambangi, yakni wisata Hutan Bambu.
5 Destinasi Wisata di Bekasi yang Wajib Dikunjungi, Termasuk Situ Rawa Gede dan Hutan Kota Bekasi

Memiliki jarak yang dekat dengan Jakarta, Bekasi punya beragam destinasi wisata. Berikut rekomendasi 5 di antaranya.


Wayang Jogja Night Carnival 2024 Angkat Kisah Kepahlawanan Gatotkaca

8 jam lalu

Keriuhan perhelatan Wayang Jogja Night Carnival 2023. Dok. Istimewa
Wayang Jogja Night Carnival 2024 Angkat Kisah Kepahlawanan Gatotkaca

Tema Gatotkaca Wirajaya dalam Wayang Jogja Night Carnival merupakan wujud kepahlawanan tokoh wayang Gatotkaca untuk membela kebenaran dan keadilan


Yogyakarta Kian Padat Wisatawan, Ribuan Ojol Dilatih Bantuan Hidup Dasar Tolong Korban Kecelakaan

17 jam lalu

Kendaraan antre memasuki kawasan Jalan Malioboro Yogyakarta, Jumat 12 April 2024. TEMPO/Pribadi Wicaksono
Yogyakarta Kian Padat Wisatawan, Ribuan Ojol Dilatih Bantuan Hidup Dasar Tolong Korban Kecelakaan

Jalanan Yogyakarta kian padat mobilitas wisatawan dan pelajar-mahasiswa. Kepadatan ini meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas.


PKL Malioboro Bakal Direlokasi Lagi, Ini Harapan Terakhir Pedagang

18 jam lalu

Pedagang di Teras Malioboro 2 Yogyakarta menggelar aksi demonstrasi mendesak rencana relokasi ditunda Rabu (17/7). Tempo/Pribadi Wicaksono
PKL Malioboro Bakal Direlokasi Lagi, Ini Harapan Terakhir Pedagang

Saat relokasi pertama dari trotoar ke Teras Malioboro 2, pendapatan pedagang dinilai turun drastis.


Ritual Labuhan Puro Pakualaman Digelar dengan Prosesi Lengkap di Pantai Glagah Kulon Progo

1 hari lalu

Tradisi Labuhan Puro Pakualaman di Pantai Glagah Kulon Progo, Yogyakarta, Rabu, 17 Juli 2024. Dok. Istimewa
Ritual Labuhan Puro Pakualaman Digelar dengan Prosesi Lengkap di Pantai Glagah Kulon Progo

Dalam ritual Labuhan Puro Pakualaman, sejumlah ubarampe atau sejenis sesaji hasil bumi akan diperebutkan dan dilarung ke laut.


Yogyakarta Mulai Susun Indikator Hotel Ramah Anak

1 hari lalu

Ilustrasi Hotel (pixabay.com)
Yogyakarta Mulai Susun Indikator Hotel Ramah Anak

Hotel yang menjamur di Yogyakarta dinilai masih perlu dikuatkan agar memiliki unsur ramah anak seperti yang telah diterapkan di mancanegara.


Pemda Yogyakarta Tutup 4 Tambang Ilegal dan Stop Aktivitas Penambangan di 32 Titik Lainnya

2 hari lalu

Ilustrasi Tambang Ilegal. Dok.TEMPO/Jumadi
Pemda Yogyakarta Tutup 4 Tambang Ilegal dan Stop Aktivitas Penambangan di 32 Titik Lainnya

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belakangan gencar melakukan penindakan aktivitas penambangan di berbagai kabupaten/kota provinsi itu pasca munculnya aduan masyarakat dan beredar di media sosial.


Profil Iskandar Harjodimulyo Sang Maestro Wayang Uwuh, Olah Limbah Jadi Karya

2 hari lalu

Perajin wayang Uwuh, Iskandar Hardjodimuljo. TEMPO/S. Dian Andryanto
Profil Iskandar Harjodimulyo Sang Maestro Wayang Uwuh, Olah Limbah Jadi Karya

Selain menciptakan wayang uwuh dari limbah, Iskandar Harjodimulyo aktif dalam berbagai kegiatan edukasi lingkungan pengelolaan sampah.


Jogja International Kite Festival 2024 Segera Digelar, Catat Lokasi dan Tanggalnya

3 hari lalu

Festival tahunan layang-layang Jogja International Kite Festival (JIKF) 2023 di Pantai Parangkusumo, Yogyakarta. Dok. Istimewa
Jogja International Kite Festival 2024 Segera Digelar, Catat Lokasi dan Tanggalnya

Jogja International Kite Festival akan diikuti lebih dari 50 klub nasional dan 22 klub dari luar negeri, usung tema Persatuan dan Perdamaian Dunia.


BMKG: Bediding di Yogyakarta Terpengaruh Monsoon Australia dan Akan Berlangsung Hingga Agustus

3 hari lalu

Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memeriksa alat Actinograph untuk mengukur intensitas radiasi matahari di Taman Alat Cuaca BMKG Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2023. BMKG memprediksi musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia akan berlangsung hingga akhir Oktober dan awal musim hujan terjadi pada awal November 2023. Tempo/Tony Hartawan
BMKG: Bediding di Yogyakarta Terpengaruh Monsoon Australia dan Akan Berlangsung Hingga Agustus

Menurut BMKG, suhu dingin atau bediding di Yogyakarta dipengaruhi oleh pergerakan angin Monsoon dingin Australia.