Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Saat Mahasiswa ISI Yogyakarta Latih Desa Wisata Buat Konten Promosi yang Menarik

image-gnews
Mahasiswa FSMR Kampus ISI Yogyakarta diterjunkan ke desa-desa membuat konten wisata menarik meski hanya dengan perangkat telepon genggam. Dok.FSMR ISI Yogyakarta
Mahasiswa FSMR Kampus ISI Yogyakarta diterjunkan ke desa-desa membuat konten wisata menarik meski hanya dengan perangkat telepon genggam. Dok.FSMR ISI Yogyakarta
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Kalangan kampus turut bergerak untuk memulihkan kondisi sektor wisata di Yogyakarta yang belum pulih secara merata di desa-desa wisata pasca pandemi Covid-19. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mendampingi desa sehingga dapat mandiri dalam membuat konten promosi seperti profesional, mulai dari konten untuk destinasi sampai produk unggulan dari usaha mikro kecil menengah (UMKM) desa wisata.

Seperti yang dilakukan Fakultas Seni Media Rekam (FSMR) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Mereka melalui masing-masing program studi di fakultas itu diterjunkan mendampingi desa agar dapat membuat konten menarik meski hanya menggunakan perangkat seperti telepon genggam.

“Media untuk melakukan promosi wisata bisa dengan foto, video, juga dengan film,” kata Dekan FSMR ISI Yogyakarta Irwandi di sela forum Seni Media Rekam: Memulihkan dan Membangkitkan di Yogyakarta, Rabu, 2 November 2022.

Irwandi menuturkan pelibatan mahasiswa FSMR untuk membantu desa dalam promosi wisata itu tak hanya dalam bentuk program kuliah kerja nyata (KKN). Namun juga dalam bentuk proyek independen, magang serta kemitraan dengan instansi eksternal. Salah satu contoh kemitraan yang baru saja dirampungkan FSMR ISI ketika membuat film lima seri bertajuk Jogja, Kamu, dan Rindu yang dipesan Badan Otorita Borobudur. Film itu memotret 150 destinasi Yogya yang tersebar di lima kabupaten/kota.

Saat ini, kata Irwandi, program-program studi di FSMR juga bergerak pendampingan desa dalam membuat materi promosi wisata. Contohnya Program Studi Fotografi yang menurunkan mahasiswanya selama satu semester untuk mendampingi Desa Canden Kecamatan Jetis dan Desa Sriharjo Kecamatan Imogiri di Kabupaten Bantul.

“Saat ini total ada empat proposal project pendampingan masyarakat untuk membantu pembuatan konten animasi, fotografi juga film yang melibatkan 14 dosen dan 39 mahasiswa,” kata Irwandi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut Irwandi, pembuatan konten promosi wisata tantangan utamanya memang biaya. Ia menggambarkan, untuk satu film pendek, setidaknya butuh Rp 30 juta. Dalam hal seperti ini, kata dia, peran pemerintah dan mitra jelas sangat diperlukan untuk membantu pendanaan.

Ketua Program Studi Fotografi FSMR ISI Yogyakarta Oscar Samaratungga menuturkan dalam pendampingan yang dilakukan para mahasiswa, para warga desa lebih didorong memanfaatkan perangkat yang dimiliki saja. “Jadi mereka tak harus memiliki peralatan mahal untuk menghasilkan konten promosi produk UMKM atau destinasi yang menarik, bisa dengan handphone atau alat yang sudah ada, “ kata Oscar yang menyebut di setiap desa rata-rata ada 8-9 mahasiswa yang mendampingi selama satu semester.

Oscar mengatakan para mahasiswa yang diturunkan itu memberikan berbagai materi sesuai kondisi desa wisata. Misalnya ada satu objek tiba-tiba viral di media sosial, para warga desa diajak membuat kontennya dengan lebih lengkap. “Dalam konten itu tak semata foto atau video yang bagus, namun warga juga diedukasi soal pemberian caption 5W+1H untuk keterangan,” kata Oscar. Maksud 5W+1H yakni keterangan redaksional yang merujuk rangkuman what, where, why, who, when, dan how. “Jadi warga tidak hanya dilatih cara memotret yang baik, namun juga membuat narasi yang baik, pendataan produk, sampai pemasaran digital."

Baca juga: Daftar Lengkap Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


1.234 Calon Mahasiswa Baru ITB Ajukan KIP Kuliah, Jatah Pemerintah 787 Orang

5 jam lalu

Ilustrasi kampus ITB (Institut Teknologi Bandung). FOTO/ISTIMEWA
1.234 Calon Mahasiswa Baru ITB Ajukan KIP Kuliah, Jatah Pemerintah 787 Orang

Proses verifikasi mahasiswa angkatan 2024 yang mengajukan KIP Kuliah akan tertunda penyelesaiannya secara keseluruhan.


Desa Wisata Berburu Penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

1 hari lalu

Desa wisata di berbagai daerah makin serius melebarkan bisnis pariwisata lokal. Keindahan alam masih menjadi kekuatan utama.
Desa Wisata Berburu Penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Sejumlah desa wisata serius melebarkan bisnis wisata lokal. Penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi pelecut semangat.


Iseng Bikin Konten Pemalakan di Puncak Bogor saat Macet, Dua Orang Ditangkap

2 hari lalu

Ilustrasi hoax atau hoaks. shutterstock.com
Iseng Bikin Konten Pemalakan di Puncak Bogor saat Macet, Dua Orang Ditangkap

Polsek Cisarua menangkap dua orang yang diduga membuat konten hoaks tentang pemalakan di Puncak Bogor


New York University Abu Dhabi Dihujat karena Mahasiswa Bela Palestina Dideportasi

4 hari lalu

Aktivis iklim melakukan protes untuk mendukung warga Palestina di Gaza, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, pada Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP28) di Dubai, Uni Emirat Arab, 3 Desember 2023. REUTERS/Thaier Al Sudani
New York University Abu Dhabi Dihujat karena Mahasiswa Bela Palestina Dideportasi

NYUAD banjir kritikan karena mahasiswa yang meneriakkan Free Palestina dideportasi dari Uni Emirat Arab.


Aksi Mahasiswa Aliansi BEM Solo Raya: Soroti Revisi UU Kontroversial hingga Narasi Pulangkan Jokowi

4 hari lalu

Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Solo Raya menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis, 11 Juli 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Aksi Mahasiswa Aliansi BEM Solo Raya: Soroti Revisi UU Kontroversial hingga Narasi Pulangkan Jokowi

Para mahasiswa dalam aliansi BEM Solo Raya itu juga menyampaikan tuntutan berkaitan beberapa rancangan undang-undang atau RUU yang problematis


Fitur Baru YouTube Mampu Hapus Audio dengan Hak Cipta Berkat Teknologi AI

5 hari lalu

Logo YouTube. (youtube.com)
Fitur Baru YouTube Mampu Hapus Audio dengan Hak Cipta Berkat Teknologi AI

YouTube AI Audio Eraser mampu menghapus serta menemukan lagu yang berpotensi melanggar hak cipta secara otomatis.


Soal Skema Pinjol untuk Bayar UKT, Pengamat Pendidikan: Amerika Saja Gagal

7 hari lalu

Juru bicara Koalisi Pendidikan Jakarta dan Indonesia yang Berkeadilan (KOPAJA) Ubaid Matraji, saat melakukan orasi di depan massa aksi JALAN SANTAI KAMPANYE #SEKOLAH BEBAS BIAYA, di kawasan CFD Bundaran HI, pada Minggu, 7 Juli 2024. Foto: TEMPO/ Mochamad Firly Fajrian
Soal Skema Pinjol untuk Bayar UKT, Pengamat Pendidikan: Amerika Saja Gagal

Pinjol menjadi salah satu alternatif solusi yang ditawarkan mahasiswa untuk membayar UKT.


Upaya Melestarikan Sejarah Desa di Malang Lewat Buku

8 hari lalu

Wisata Desa Pujon Kidul Malang mampu memadukan sanitasi dan pariwisata. TEMPO/Eko Widianto
Upaya Melestarikan Sejarah Desa di Malang Lewat Buku

Tak banyak desa di Malang yang memiliki catatan sejarah yang didokumentasikan dalam bentuk buku


Meta Membarui Pelabelan Konten Kecerdasan Buatan, Apa Itu AI Info?

11 hari lalu

Ilustrasi Logo Meta. REUTERS/Dado Ruvic
Meta Membarui Pelabelan Konten Kecerdasan Buatan, Apa Itu AI Info?

Meta mengumumkan pembaruan memberikan label konten yang dibuat dengan AI


Melihat Sekeping Cerita Desa Wisata Jatiluwih Bali di Pameran Lukisan Yogyakarta

11 hari lalu

Pameran lukisan Tutur Jatiluwih di Kedai Kebun Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Melihat Sekeping Cerita Desa Wisata Jatiluwih Bali di Pameran Lukisan Yogyakarta

Musim libur sekolah ini pameran seni di sejumlah galeri di Yogyakarta tetap menggeliat dan bisa menjadi jujugan wisatawan yang sedang berlibur.