5 Tren Wisata 2022 Indonesia yang Jadi Andalan

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi perempuan sedang travelling sendirian. Dok. Pegipegi

TEMPO.CO, Jakarta - Hasrat jalan-jalan masyarakat masih menggebu di masa pandemi yang berlangsung hampir dua tahun lamanya.

Memperhatikan aktivitas wisata di akhir 2021 yang meningkat secara signifikan, Senior Manager Corporporate Pegipegi, Busyra Oryza mengatakan, ini menjadi pertanda baik bagi tren wisata di 2022. Yang penting, tetap memegang kunci wisata aman, yakni disiplin protokol kesehatan dan mengecek destinasi wisata yang dituju apakah sudah memperhatikan panduan Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability atau CHSE dari pemerintah atau belum.

"Kami memprediksi tren wisata yang akan terjadi pada 2022 dan bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," kata Busyra Oryza dalam tayangan Ngopi Sore di kanal Youtube Tempodotco pada Jumat, 14 Januari 2022. Berikut lima tren wisata 2022 yang disampaikan Busyra:

  • Staycation
    Masyarakat cenderung memilih staycation untuk liburan. Kegiatan ini bisa menjadi alternatif untuk melepas penat. Tak perlu pergi jauh untuk melakukan staycation. Cukup menginap dan bersantai di hotel kemudian menikmati segala layanan yang tersedia.

  • Pedoman kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan lingkungan
    Wisatawan cenderung mencari akomodasi atau destinasi wisata yang sudah menerapkan standar protokol kesehatan atau memiliki sertifikat CHSE. Jika sebelum pandemi umumnya wisatawan mencari akomodasi yang lebih murah, sekarang mereka lebih memperhatikan keamanan dan kenyamanan, baru kemudian harga.

  • Road trip
    Pejalanan darat atau road trip, khususnya mobil pribadi, menjadi tren. Road trip membuat para wisatawan merasa lebih aman dan nyaman dalam melakukan perjalanan bersama keluarga, lingkaran pertemanan terdekat, atau komunitas.

  • Wisata alam hidden gem
    Wisata alam menjadi populer selama pandemi. Biasanya generasi muda yang menyasar aktivitas wisata ini untuk mencari hidden gem atau pengalaman tersembunyi di suatu tempat dan eksplorasi lebih jauh. Mereka akan berkunjung ke suatu tempat yang belum terlalu populer, mencari spot menarik untuk dipotret, kemudian mengunggahnya ke media sosial.

  • Adopsi teknologi
    Pengelola akomodasi dan destinasi wisata mesti lebih lincah lagi dalam menggunakan teknologi untuk menjangkau calon wisatawan. Mereka harus beradaptasi dengan berbagai pelayanan, misalkan pemesanan tiket perjalanan, penginapan, dan segala sesuatu yang dapat dilakukan lewat daring.

ANDINI SABRINA

Baca juga:
Tips Pesan Hotel untuk Dapat Harga Terbaik tanpa Menunggu Promo

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Inilah 3 Wisata Alam di Malaysia yang Patut Dikunjungi

1 hari lalu

Inilah 3 Wisata Alam di Malaysia yang Patut Dikunjungi

Malaysia memiliki banyak tempat wisata yang sama cantiknya dengan Indonesia. Berikut tiga destinasi wisata yang menarik dikunjungi.


Kampung Selarai Indah, Tempat Healing di Musi Banyuasin yang Dulunya Lahan Tidur

1 hari lalu

Kampung Selarai Indah, Tempat Healing di Musi Banyuasin yang Dulunya Lahan Tidur

Kampung Selarai Indah bisa menjadi pilihan destinasi wisata saat berada di ibu kota Musi Banyuasin.


Libur Akhir Tahun, Segera Pesan Tiket dan Hotel agar Bisa Lebih Hemat

1 hari lalu

Libur Akhir Tahun, Segera Pesan Tiket dan Hotel agar Bisa Lebih Hemat

Perencanaan perjalanan adalah hal penting, terlebih di libur akhir tahun di mana sebagian masyarakat akan melakukan hal yang sama.


Air Terjun Kapas Biru, Keindahan Alam Tersembunyi di Lumajang

1 hari lalu

Air Terjun Kapas Biru, Keindahan Alam Tersembunyi di Lumajang

Air terjun Kapas Biru sangat jernih dan bersih dengan warna kebiruan terlihat dari kejauhan.


Dubai Ikut Kecipratan Dampak Positif Piala Dunia 2022

1 hari lalu

Dubai Ikut Kecipratan Dampak Positif Piala Dunia 2022

Dubai ikut kecipratan dampak positif perhelatan Piala Dunia 2022 karena lokasinya dekat dengan Qatar.


Populasi Global di Bumi Tembus 8 Miliar Jiwa, PBB: Pertumbuhan Melambat

2 hari lalu

Populasi Global di Bumi Tembus 8 Miliar Jiwa, PBB: Pertumbuhan Melambat

PBB menyebut populasi global saat ini tumbuh pada lajunya yang paling lambat sejak 1950. Simak juga soal bonus demografi dan dampak pandemi.


Libur Akhir Tahun, Minat Masyarakat Wisata ke Luar Negeri Meningkat

2 hari lalu

Libur Akhir Tahun, Minat Masyarakat Wisata ke Luar Negeri Meningkat

Pemerintah telah memperkirakan potensi mobilitas masyarakat menjelang libur akhir tahun diprediksi akan mencapai 22,4 persen dari total populasi.


AMSI Awards 2022 Beri Penghargaan kepada Media Nasional dan Lokal untuk Berbagai Kategori

2 hari lalu

AMSI Awards 2022 Beri Penghargaan kepada Media Nasional dan Lokal untuk Berbagai Kategori

AMSI Awards 2022 menjadi wadah penghargaan kepada sejumlah media yang konsisten dengan memproduksi konten terbaik.


Strategi Indonesia Menuju Endemi Menurut Pakar

3 hari lalu

Strategi Indonesia Menuju Endemi Menurut Pakar

Pakar mengatakan sosialisasi pandemi COVID-19 masih ada termasuk salah satu strategi penting untuk mendorong Indonesia menuju endemi.


Pengusaha Cina Prihatin Bisnis Anjlok karena Aturan Covid-19 Terlalu Ketat

4 hari lalu

Pengusaha Cina Prihatin Bisnis Anjlok karena Aturan Covid-19 Terlalu Ketat

Para pelaku usaha di Cina mengeluh karena menghadapi iklim bisnis yang lesu buntut dari aturan Covid-19 yang ketat.