Naik KM Kirana VII dari Surabaya ke Lombok, Nikmati 8 Spot Menarik dalam 20 Jam

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    KM Kirana VII rute Surabaya - Lombok. Dok. DLU

    KM Kirana VII rute Surabaya - Lombok. Dok. DLU

    TEMPO.CO, Mataram - Jalur pelayaran dari Surabaya, Jawa Timur, ke Lombok, Nusa Tenggara Barat memiliki berbagai spot wisata menarik. Penumpang bisa naik Kapal Motor jenis Roro (roll-on/roll-off) Kirana VII atau KM Kirana VII dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju menuju Pelabuhan Lembar, di Kabupaten Lombok Barat, NTB.

    Penumpang KM Kirana VII akan melewati delapan spot menarik selama 20 jam perjalanan dari Surabaya ke Lombok. "Banyak pemandangan yang mesti diabadikan selama berlayar," kata Manajer Cabang PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Lembar, Lombok, Listyono Dwitutuko pada Ahad sore, 16 Januari 2022.

    Listyono yang juga Ketua Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Nusa Tenggara Barat, ini menjelaskan, KM Kirana VII resmi beroperasi sejak sandar di Pelabuhan Lembar, Lombok, pada 6 Januari 2022. Ini adalah kapal baru milik PT Dharma Lautan Utama.

    Berikut delapan spot menarik yang dilewati KM Kirana VII dari Surabaya menuju Lombok:

    1. Patung Jalesveva Jayamahe
      Memulai perjalanan dari Pelabuhan Tanjuk Perak, Surabaya, Jawa Timur, KM Kirana VII berlayar menyusuri tepian pantai utara Pulau Jawa bagian timur. Dari atas kapal, penumpang bisa dengan jelas melihat patung Jalesveva Jayamahe, sebuah monumen TNI Angkatan Laut di Armada Timur Ujung, yang terlatak di Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.

      Penumpang KM Kirana VII dapat melihat patung Jalesveva Jayamahe, sebuah monumen TNI Angkatan Laut di Armada Timur Ujung, Surabaya, Jawa Timur. Dok. DLU

    2. Jembatan Suramadu
      Menjauh dari patung Jalesveva Jayamahe, penumpang KM Kirana VII akan melihat jembatan Suramadu yang menghubungkan Kota Surabaya dengan Pulau Madura. Jembatan sepanjang 5,4 kilometer ini membelah Selat Madura. Penumpang kapal akan leluasa memperhatikan jemabatan Suramadu dari berbagai sisi. Listyono mengatakan, biasanya wisatawan akan berfoto dengan latar jembatan Suramadu.

      KM Kirana VII saat melewati Jembatan Suramadu di Jawa Timur. Dok. DLU

    3. PLTU Paiton
      Berlayar lagi ke timur, penumpang KM Kirana VII akan melihat Kompleks Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau PLTU Paiton di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Pemandangan ini akan terlihat lebih jelas dari bagian dek kapal. PLTU Paiton dengan luas 400 hektare ini menjadi pembangkit listrik vital di Pulau Jawa.

    4. Hiu tutul
      Penumpang KM Kirana VII dapat melihat sekumpulan hiu tutul di perairan sekitar Pantai Pasir Putih, Jawa Timur. Nikmati keberadaan predator laut ini dari lambung kapal.

      Penumpang KM Kirana VII dapat melihat sekumpulan hiu tutul di perairan sekitar Pantai Pasir Putih, Jawa Timur. Dok. DLU

    5. Gunung Baluran
      Dari tengah laut, penumpang KM Kirana VII juga dapat menikmati keindahan Gunung Baluran setinggi 1.247 meter di atas permukaan laut. Gunung ini terletak di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

    6. Lumba-lumba
      Memasuki perairan Bali, penumpang KM Kirana VII akan melihat lincahnya lumba-lumba di kawasan Pantai Lovina Buleleng yang seakan menyambut kedatangan mereka. Di kawasan ini terdapat ratusan lumba-lumba yang saling berkejaran. Perairan Pantai Lovina Buleleng relatif tenang dan keberadaan lumba-lumba menjadi sensasi berwisata yang seru dari lambung kapal.

    7. Gunung Agung
      Sebelum masuk Selat Lombok, penumpang KM Kirana VII akan melihat Gunung Agung di Pulau Bali. Gunung Agung dengan ketinggian 3.142 meter dari permukaan laut terletak di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali.

    8. Gunung Rinjani
      Setelah melihat Gunung Agung, wisatawan akan menyaksikan keindahan Gunung Rinjani di Pulau Lombok. Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726 meter menarik dijadikan latar foto saat berlayar.

    "Pemandangan dan pengalaman seru selama perjalanan di atas kapal ini akan menimbulkan kesan tersendiri," kata Listyono Dwitutuko. Mengenai fasilitas, dia menjelaskan, KM Kirana VII dilengkapi dengan tempat tidur, area bersantai di atas kapal, sarana ibadah, toilet setara hotel, sampai tempat belanja.

    KM Kirana VII mampu mengangkut 500 penumpang, 24 kendaraan, dan alat berat. Selama perjalanan, penumpang dapat menikmati beragam kuliner khas Indonesia, seperti rawon, telur asin, bakso, dan sambal ikan.

    Baca juga:
    Jokowi Tinjau Bandara Lombok Menjelang MotoGP Mandalika: Sudah Bagus

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Singapura

    Ustaz Abdul Somad, yang populer dengan sebutan UAS, mengaku dideportasi dari Singapura. Dia mengunggah video suasana di imigrasi.