Imigrasi Larang WNA dari 8 Negara Afrika Masuk, kecuali untuk Agenda Ini

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi pemeriksaan dokumen kesehatan terkait Covid-19 di Bandara. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM, melarang warga negara asing dari delapan negara di Afrika masuk ke Indonesia untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron. Namun demikian, kalaupun ada yang hendak masuk dengan tujuan tertentu, maka masih diperbolehkan.

Pelarangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor IMI-0269.GR.01.01 tahun 2021 tentang Pembatasan Sementara Orang Asing yang Pernah Tinggal dan/atau Mengunjungi Wilayah Beberapa Negara Tertentu untuk Masuk Wilayah Indonesia dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Varian Baru Covid-19 B.1.1.529. Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Widodo Ekatjahjana, pada Sabtu, 27 November 2021.

"Menindaklanjuti dinamika perkembangan varian baru Covid-19 B.1.1.529 di berbagai wilayah di luar negeri, perlu menerbitkan surat edaran tentang pembatasan sementara orang asing yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi wilayah beberapa negara tertentu untuk masuk wilayah Indonesia dalam rangka pencegahan penyebaran varian baru Covid-19," demikian tertulis dalam surat edaran tersebut. Kebijakan ini berlaku mulai Senin, 29 November 2021.

Pelarangan terhadap warga asing dari delapan negara di Afrika yang pernah tinggal atau berkunjung ke sana kemudian hendak masuk ke Indonesia adalah:

  1. Afrika Selatan
  2. Botswana
  3. Namibia
  4. Zimbabwe
  5. Lesotho
  6. Mozambique
  7. Eswatini
  8. Nigeria

"Penolakan masuk sementara ke wilayah Indonesia bagi orang asing yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi wilayah Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria dalam kurun waktu 14 hari sebelum masuk wilayah Indonesia," begitu tertulis dalam surat edaran. Hanya saja, ketentuan tersebut tidak berlaku atau dikecualikan bagi orang asing yang akan mengikuti pertemuan terkait Presidensi Indonesia dalam G20.

Indonesia memegang Presidensi Group of 20 (G20) pada 2022. Ini merupakan kali pertama Indonesia terpilih sebagai Presidensi G20, sejak dibentuknya G20 pada tahun 1999. Selama masa Presidensi G20, Indonesia berperan menentukan agenda prioritas dan memimpin rangkaian pertemuan G20.

Presidensi G20 Indonesia secara resmi dimulai pada 1 Desember 2021 sampai 30 November 2022. Tema yang diusung adalah "Recover Together, Recover Stronger". Setidaknya ada tiga manfaat bagi Indonesia karena ditunjuk sebagai Presidensi G20.

Dari aspek ekonomi, akan terbuka peluang peningkatan konsumsi domestik mencapai Rp 1,7 triliun, penambahan Produk Domestik Bruto (PDB) yang diperkirakan mencapai Rp 7,47 triliun. Dan melibatkan sekitar 33 ribu pekerja di berbagai sektor industri pada masa mendatang.

#pakaimasker #jagajarak #cucitanganpakaisabun #hindarikerumunan #vaksinasicovid-19

SURAT EDARAN DITJEN IMIGRASI | KEMENTERIAN LUAR NEGERI

Baca juga:
Varian Baru Covid-19, 7 Negara Ini Larang Perjalanan dari Afrika Selatan

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Polri Latih 264 Pengawal Tamu VVIP G20 Kemudikan Kendaraan Listrik

2 jam lalu

Polri Latih 264 Pengawal Tamu VVIP G20 Kemudikan Kendaraan Listrik

Kendaraan listrik akan digunakan sebagai kendaraan operasional selama KTT G20 berlangsung.


Gubernur Bali Targetkan 45 Ribu Hektare Pertanian Organik

5 jam lalu

Gubernur Bali Targetkan 45 Ribu Hektare Pertanian Organik

Gubernur Bali, Wayan Coster menargetkan seluruh pertanian di wilayahnya mampu menggunakan sistem pertanian organik yang ramah terhadap lingkungan.


Kisah Tari Beksan Punggawa Keraton yang Sambut Delegasi G20 di Yogyakarta

5 jam lalu

Kisah Tari Beksan Punggawa Keraton yang Sambut Delegasi G20 di Yogyakarta

Dari perhelatan G20 Sherpa Meeting di Yogyakarta itu, para delegasi mendapatkan berbagai inspirasi untuk menyongsong penyelenggaraan KTT G20.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

8 jam lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Buka Global Forum AMM G20, Mentan Ajak Dunia Implementasikan Pertanian Digital

9 jam lalu

Buka Global Forum AMM G20, Mentan Ajak Dunia Implementasikan Pertanian Digital

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) secara resmi membuka kegiatan Global Forum sebagai awal dari rangkaian kegiatan Agriculture Ministers Meeting (AMM) G20 Indonesia


Pertemuan Sherpa G20 Ketiga Jadi Kunci Penyiapan Leaders' Declaration

11 jam lalu

Pertemuan Sherpa G20 Ketiga Jadi Kunci Penyiapan Leaders' Declaration

Setiap negara peserta diharapkan berkolaborasi untuk kepentingan bersama.


Jokowi Sebut Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Naik Dua Kali Lipat

13 jam lalu

Jokowi Sebut Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Naik Dua Kali Lipat

Jokowi mengklaim jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Indonesia pada tahun 2022 meningkat hingga dua kali lipat jika dibandingkan tahun 2021


Australia Hadir di Pertemuan Tingkat Menteri Pariwisata dan Menteri Pertanian G20

1 hari lalu

Australia Hadir di Pertemuan Tingkat Menteri Pariwisata dan Menteri Pertanian G20

Tim Ayres, Asisten Menteri Manufaktur dan Perdagangan Australia, menjadi delegasi yang hadir di Pertemuan Tingkat Menteri Pariwisata G20.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

1 hari lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


AMM G20 akan Bahas Pertanian Digital

1 hari lalu

AMM G20 akan Bahas Pertanian Digital

Negara yang mendapat kesempatan untuk memberikan uraian adalah Amerika Serikat, Turki, Kanada, Italia, dan Afrika Selatan.