Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bebek Songkem, Kuliner Khas Madura Simbol Penghormatan kepada Kiai

Reporter

image-gnews
Bebek kukus di warung Bebek Songkem pak Salim, Sampang, Madura. Tempo/Rully Kesuma
Bebek kukus di warung Bebek Songkem pak Salim, Sampang, Madura. Tempo/Rully Kesuma
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bebek songkem merupakan makanan khas dari Kabupaten Sampang, Madura. Seperti namanya, makanan ini terbuat dari bebek yang dimasak dengan tampilan seperti orang yang sedang sungkem.

Secara historis, bebek songkem adalah bentuk apresiasi dan rasa hormat masyarakat Madura terhadap kiai mereka.

Dahulu, setiap desa di Madura biasanya memiliki seorang kiai yang mengajari anak-anak mengaji.  Saat wali murid datang ke rumah kiai untuk songkeman (sungkem), mereka akan membawa bebek songkem sebagai buah tangan.

Melansir dari laman warisanbudaya.kemdikbud.go.id, salah satu keistimewaan bebek songkem terletak pada cara pengolahannya. Hidangan ini diolah dengan cara dikukus sehingga rendah lemak dan kolesterol.

Cara memasak bebek songkem yakni dengan membersihkan daging bebek lalu melumurinya dengan bumbu dasar berupa garam, bawang merah, bawang putih, cabai dan rempah-rempah. Setelah dibumbui merata, bungkus daging dengan daun pisang dan kukus selama tiga sampai empat jam.

Waktu yang dibutuhkan untuk mengukus bebek songkem memang terbilang cukup lama. Hal ini dimaksudkan agar daging bebek empuk dan bumbunya meresap.

Saat dikukus, pastikan posisi leher dan kepala bebek ditekuk menunduk, menyerupai posisi orang yang sedang sungkem. Daging bebek juga tidak dikukus menggunakan air, melainkan diletakkan di atas belahan batang pisang.

Proses pengukusan menggunakan batang pisang dapat menghasilkan uap air yang kemudian memberi aroma khas dalam daging bebek songkem.

SITI NUR RAHMAWATI 

Baca: Bebek Songkem Hidangan Rendah Kolesterol dari Madura

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Daftar 5 Destinasi Wisata Paling Direkomendasikan di Pulau Madura

5 hari lalu

Pantai Lombang, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Tempo/Rully Kesuma
Daftar 5 Destinasi Wisata Paling Direkomendasikan di Pulau Madura

Pulau Madura, yang terletak di sebelah utara Jawa Timur, Indonesia, menawarkan keindahan alam yang memikat serta warisan budaya yang kaya.


21 Tahun Jembatan Suramadu, Berikut 7 Fakta Pembangunan Jembatan Berbiaya Rp 4,5 Triliun

6 hari lalu

Suasana Jembatan Suramadu di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, 27 Oktober 2018. ANTARA
21 Tahun Jembatan Suramadu, Berikut 7 Fakta Pembangunan Jembatan Berbiaya Rp 4,5 Triliun

Jembatan Suramadu 21 tahun. Ini 7 fakta pembangunan Jembatan Suramadu alias Surabaya-Madura yang menjadi salah satu ikon di Jawa Timur.


Kilas Balik 21 Tahun Jembatan Suramadu, Ini Kontribusi Presiden dari Sukarno hingga SBY

7 hari lalu

Penumpang kapal Kirana VII melihat arsitektur Jembatan Suramadu di Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 8 Juni 2022. Jembatan Suramadu merupakan jembatan terpanjang di Indonesia saat ini. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Kilas Balik 21 Tahun Jembatan Suramadu, Ini Kontribusi Presiden dari Sukarno hingga SBY

Jembatan Suramadu menyatukan Pulau Madura dan Jawa. Kecuali Jokowi, presiden sebelumnya berkontribusi mewujudkan jembatan ini.


Aroma Parfum yang Cocok Dipakai saat Pagi, Sore, dan Malam Hari

21 hari lalu

Ilustrasi parfum/AromaMIX
Aroma Parfum yang Cocok Dipakai saat Pagi, Sore, dan Malam Hari

Setiap momen dalam sehari memiliki karakteristik unik yang membutuhkan aroma parfum tertentu untuk menyesuaikannya.


SYL Peras Anak Buah Bayar Durian Musang King, Beri Bantuan Kiai di Karawang, hingga Bayar Servis Mobil Mercy

27 hari lalu

Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) meninggalkan Gedung Merah Putih KPK seusai menjalani pemeriksaan pada Jumat, 17 Mei 2024. Tempo/Mutia Yuantisya
SYL Peras Anak Buah Bayar Durian Musang King, Beri Bantuan Kiai di Karawang, hingga Bayar Servis Mobil Mercy

Tidak hanya itu, ia membenarkan bahwa pernah mengeluarkan Rp 46 juta untuk Durian Musang King untuk SYL saat ditanyai oleh jaksa KPK.


Cerita Mahfud MD Sematkan Pepatah Sakral di Prasasti Asrama Mahasiswa Madura Yogya

28 hari lalu

Mahfud MD saat meresmikan Asrama Mahasiswa Madura di Yogyakarta yang selesai di renovasi Senin, 20 Mei 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Cerita Mahfud MD Sematkan Pepatah Sakral di Prasasti Asrama Mahasiswa Madura Yogya

Mahfud MD didapuk meresmikan asrama mahasiswa Madura Yogyakarta yang baru selesai direnovasi pada Senin 20 Mei 2024.


Hendak Ambil Tangkapan Ikan, Nelayan di Bangkalan Malah Temukan Buaya 3 Meter

32 hari lalu

Ilustrasi buaya. Sumber: Shutterstock/english.alarabiya.net
Hendak Ambil Tangkapan Ikan, Nelayan di Bangkalan Malah Temukan Buaya 3 Meter

Buaya masuk ke hutan mangrove di Bangkalan saat air pasang diduga karena tertarik oleh ikan-ikannya yang terperangkap jala nelayan.


Respons KPK soal Ayah Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Disebut Makelar Kasus

41 hari lalu

Ketua KPK sementara, Nawawi Pomolango bersama dua wakil ketua KPK, Johanis Tanak (kiri), Alexander Marwata (tengah), memaparkan laporan kinerja dan capaian KPK Tahun 2023, di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 16 Januari 2024. Sepanjang tahun 2023 KPK telah menerima 5.079 pengaduan dugaan tindak pidana korupsi, berhasil menuntaskan 94 kasus korupsi yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, melaksanakan 8 Operasi Tangkap Tangan, 8 kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan  berhasil mengembalikan aset ke kas negara sejumlah Rp525.415.553.599. TEMPO/Imam Sukamto
Respons KPK soal Ayah Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Disebut Makelar Kasus

KPK buka suara soal kabar ayah Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Kiai Agoes Ali Masyhuri, sebagai makelar kasus Hakim Agung Gazalba Saleh.


PPP Sebut Achmad Baidowi Cocok Dampingi Khofifah di Pilgub Jawa Timur, Ini Profilnya

41 hari lalu

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi saat ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Sabtu malam, 23 Maret 2024. ANTARA/Agatha Olivia Victoria
PPP Sebut Achmad Baidowi Cocok Dampingi Khofifah di Pilgub Jawa Timur, Ini Profilnya

PPP sodorkan Achmad Baidow mendampingi Khofifah Indar Parawansa yang maju untuk periode kedua Pilgub Jawa Timur. Begini sosoknya?


Kenapa Orang Suka Aroma Bayi? Ini Penjelasan Ilmiahnya

46 hari lalu

Ilustrasi ayah gendong bayi. Freepik
Kenapa Orang Suka Aroma Bayi? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Cairan amnion dan substansi seperti verniks caseosa berperan dalam menciptakan aroma bayi yang khas.