Arab Saudi Mulai Izinkan Wisatawan Asing yang Sudah Vaksin Masuk Negaranya

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga negara Arab Saudi memindai dokumen mereka di gerbang imigrasi digital di Bandara Internasional Raja Khalid, setelah otoritas Saudi mencabut larangan perjalanan pada warganya setelah empat belas bulan karena pembatasan penyakit virus corona (COVID-19), di Riyadh, Arab Saudi, 16 Mei, 2021. [REUTERS / Ahmed Yosri]

    Warga negara Arab Saudi memindai dokumen mereka di gerbang imigrasi digital di Bandara Internasional Raja Khalid, setelah otoritas Saudi mencabut larangan perjalanan pada warganya setelah empat belas bulan karena pembatasan penyakit virus corona (COVID-19), di Riyadh, Arab Saudi, 16 Mei, 2021. [REUTERS / Ahmed Yosri]

    TEMPO.CO, JakartaPemerintah Arab Saudi telah mengumumkan pencabutan pembatasan perjalanan untuk pelancong asing yang sudah divaksinasi mulai 1 Agustus 2021. Pengumuman itu disampaikan oada Jumat, 30 Juli lalu.

    Arab Saudi akhirnya membuka perbatasannya untuk pelancong setelah 17 bulan sejak pandemi dimulai. Sesuai Saudi Press Agency, Kementerian Pariwisata Kerajaan Arab Saudi juga menetapkan bahwa pelancong yang divaksinasi tidak akan diharuskan untuk dikarantina jika mereka memiliki sertifikat vaksinasi resmi bersama dengan hasil tes PCR negatif yang diambil dalam waktu 72 jam dari waktu keberangkatan.

    "Kami menyambut wisatawan lagi, dan kami sangat senang menerima tamu Kerajaan lagi setelah jeda karena dampak pandemi Coronavirus," kata Menteri Pariwisata, Ahmed Al-Khateeb.

    Al Khateeb mengatakan pihaknya akan memastikan keamanan pengunjung ke Kerajaan sehingga wisatawan dapat menikmati menjelajahi wisata negara, tujuan penting dan landmark lainnya.

    Menurut USA Today, kebijakan itu diambil Arab Saudi yang ingin mengubah citra dirinya sebagai tujuan wisata unik untuk meningkatkan pendapatan non-minyak dan menciptakan lebih banyak pekerjaan.

    Adapun bukti vaksin yang bisa digunakan adalah satu dosis vaksin Johnson & Johnson atau dua dosis vaksin Pfizer/BioNTech, Moderna atau Oxford/Astra Zeneca. Wisatawan yang divaksinasi dengan vaksin Sinopharm atau Sinovac, harus menerima dosis ketiga dari salah satu vaksin lainnya.

    Arab Saudi juga telah mengumumkan larangan perjalanan tiga tahun bagi warganya jika mereka mengunjungi negara-negara daftar merah Covid-19, seperti India, Uni Emirat Arab, Libya, Suriah, Lebanon, Yaman, Iran, Turki, Armenia, Ethiopia, Somalia, Kongo, Afghanistan, Venezuela, Belarusia dan Vietnam.

    TIMES OF INDIA | USA TODAY

    Baca jugaWarga Arab Saudi Dilarang Pergi ke Negara Zona Merah, Pelanggar akan Dicekal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.