Sandiaga Uno Memprediksi ke Mana Wisatawan Pergi Setelah Pandemi Teratasi

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 14 Juni 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 14 Juni 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan gambaran dunia pariwisata saat pandemi Covid-19 berakhir. Ketika kekebalan kelompok sudah terwujud melalui vaksinasi dan ada prosedur standar tata laksana penanganan pasien Covid-19, maka masyarakat berangsur-angsur akan beraktivitas seperti biasa.

    "Pariwisata akan cepat tumbuh saat pandemi ini berakhir," kata Sandiaga Uno dalam keterangan tertulis acara 'Bimtek dan Workshop Online Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 untuk wilayah VII' pada Jumat, 30 Juli 2021. Ketika itu terjadi, menurut dia, akan terjadi mobilisasi masyarakat untuk berkunjung ke desa-desa di pelosok Indonesia. "Desa-desa wisata akan menikmati hasilnya."

    Sebab itu, Sandiaga Uno melanjutkan, pemerintah menggelar kompetisi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 untuk mengetahui desa mana yang siap menjadi tuan rumah para wisatawan nanti. Desa wisata itu, menurut dia, harus memenuhi tujuh unsur yang masuk dalam kategori seleksi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021. Tujuh kategori itu adalah homestay, toilet, suvenir, desa digital, CHSE, konten kreatif, dan daya tarik.

    Desa wisata joho. Kredit arsip.kedirikab.go.id

    "Pemerintah serius mengangkat potensi desa wisata di tengah pandemi karena kami meyakini desa wisata ini game changer, peluang yang memastikan kebangkitan Indonesia pascapandemi," kata Sandiaga Uno. Penting untuk mengidentifikasi potensi setiap desa wisata karena masing-masing memiliki keunikan berbeda, misalkan dari alam, kebudayaan, dan lainnya.

    Dalam mengembangkan desa wisata, Sandiaga melanjutkan, pemerintah akan memberikan pendampingan kepada pengelola untuk meningkatkan kualitas, menambah daya saing, dan kuat menghadapi krisis. "Kami mendorong optimisme, semangat dan kebangkitan baru," ucap Sandiaga Uno. "Harapan dan optimisme merupakan vitamin yang selalu mampu membuat kita bangkit dan mencari solusi bersama."

    Baca juga:
    Saran Atta Halilintar Supaya Desa Wisata Kian Populer


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.