Sembalun Seven Summit, Tujuh Puncak Keindahan di Pulau Lombok

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bersepeda di antara tenda di Plawangan Sembalun yang merupakan tempat istirahat sebelum melakukan pendakian ke puncak. Biasanya pendakian ke puncak dilakukan dini hari untuk melihat matahari terbit. Tempo/Rully Kesuma

    Bersepeda di antara tenda di Plawangan Sembalun yang merupakan tempat istirahat sebelum melakukan pendakian ke puncak. Biasanya pendakian ke puncak dilakukan dini hari untuk melihat matahari terbit. Tempo/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Jakarta - Di Lombok, tidak hanya Gunung Rinjani yang menjadi primadona untuk melakukan summit dan melihat pemandangan yang indah. Sebab, daerah ini masih memiliki 6 puncak yang memiliki keindahan seperti, Sempana, Lembah, Kondo, Anak Dara, Pergasingan, dan Bao Ritif. Tujuh puncak ini sering disebut dengan Sembalun Seven Summit atau SSS.

    Ide pembuatan ketujuh puncak tertinggi di Lombok ini tercetus ketika pandemi sedang berlangsung, tepatnya 25 Oktober 2020. SSS dibentuk oleh kumpulan pemuda dan pelaku wisata petualangan yang berdomisili di Sembalun. SSS dibentuk bertujuan untuk membangkitkan wisata di Sembalun yang terdampak akibat gempa bumi dan pandemi COVID-19.

    Dari letak lokasinya, Rinjani terletak sebelah barat Sembalun, Sempana di sebelah timur Sembalun, Gedong di sebelah barat daya, Lembah di sebelah barat daya, Anak Dara di sebelah timur, Pergasingan di sebelah utara dan Bao Ritif di paling pojok timur.

    Hamka Abdul Malik, salah satu pionir Komite Sembalun Seven Summit mengatakan, konsep wisata pendakian ini menyasar target wisatawan yang suka berpetualang dan suka akan tantangan. Selain itu, ide ini juga terinspirasi dari konsep tujuh puncak gunung tertinggi di Indonesia dan dunia (World Seven Summit).

    Beberapa keindahan yang ditawarkan dari destinasi wisata ini yaitu barisan bukit dan danau segara anak di Plawangan Senaru. Keindahan ini dapat dilihat setelah mendaki Rinjani dalam estimasi waktu 5 jam. Pemandangan yang eksotik dengan latar barisan bukit dan Danau Segara Anak yang mengeluarkan asap.

    Selain itu, destinasi SSS ini juga terdapat spot menarik seperti Bukit Merese atau bukit gundul, hal ini dikarenakan bukit tersebut tidak banyak dijumpai pepohonan. Wisatawan akan melihat pemandangan paduan air biru dan tosca serta batu paying yang berdiri kokoh di ujung Bukit Merese.

    Wisatawan juga akan disuguhkan pemandangan yang menarik dari atas bukit Pantai Kuta Mandalika. Jika ingin berkunjung ke tempat ini, bulan Februari menjadi waktu yang tepat, hal ini dikarenakan masyarkat Sasak menyelenggarakan Tradisi Bau Nyale. Namun, tidak ada salahnya berkunjung ke tempat ini di luar bulan tersebut, sebab, wisatawan masih bisa melihat pemandangan pantai yang menarik.

    Lebih lanjut, yang menjadi favorit dari tempat ini yaitu, Sawah yang terkotak-kotak di Bukit Pergasingan Sembalun. Tempat ini cocok untuk dijadikan spot foto yang instagramable, selain pemandangannya yang indah, tempat ini juga kerap dijadikan spot menarik untuk melihat sunset dan sunrise.

    Ketujuh puncak itu bisa diakses dari Sembalun dengan berjalan kaki. Jika ada calon petualang SSS ingin melakukannya sekaligus dalam satu waktu paket, panitia memperkirakan akan memerlukan waktu seminggu.

    GERIN RIO PRANATA

    Baca juga: Sembalun Seven Summit, Tantangan Mendaki Tujuh Puncak di Lombok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.