Ngabuburit di Bekas Lokasi Tsunami Palu, Ada Pemandangan 5 Dimensi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menunggu datangnya waktu berbuka puasa (ngabuburit) di sekitar Masjid Terapung Arkam Babu Rahman yang rusak akibat diterjang tsunami di Pantai Teluk Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (13/4/2021). Pantai Teluk Palu menjadi salah satu tempat ngabuburit masyarakat setempat di bulan Ramadhan sembari menikmati pemandangan sore. ANTARA/Mohamad Hamzah/foc.

    Warga menunggu datangnya waktu berbuka puasa (ngabuburit) di sekitar Masjid Terapung Arkam Babu Rahman yang rusak akibat diterjang tsunami di Pantai Teluk Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (13/4/2021). Pantai Teluk Palu menjadi salah satu tempat ngabuburit masyarakat setempat di bulan Ramadhan sembari menikmati pemandangan sore. ANTARA/Mohamad Hamzah/foc.

    TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat Kota Palu punya tempat baru untuk ngabuburit atau menunggu waktu berbuka. Tempat itu adalah kawasan bekas tsunami di Kelurahan Talise.

    Kawasan itu selalu ramai oleh masyarakat yang ingin ngabuburit sejak Ramadan tiba. Mereka biasanya datang bersama keluarga.

    Di sana, pengunjung rata-rata berswafoto bersama keluarga dengan latar eks Masjid Terapung. Bangunan yang masih berdiri meski sempat tersapu tsunami Palu itu merupakan saksi bisu bencana kelam yang sempat meluluhlantakan Kota Palu.

    Salah satu pengunjung asal Kabupaten Parigi Moutong Rahmawati mengatakan ia dan keluarga datang untuk menikmati pemandangan alam di kawasan itu. "Di sini enak ngabuburit apalagi ditambah dengan pemandangan alam yang sangat indah sehingga tidak terasa sudah masuk waktu berbuka puasa," kata dia, Jumat, 16 April 2021.

    Menurut Rahma, tidak banyak tempat ngabuburit di Sulawesi Tengah yang menyajikan pemandangan alam seindah di kawasan Pantai Teluk Palu yang pernah dihantam tsunami itu. "Pemandangan lima dimensi berupa laut, sungai, teluk, lembah dan gunung dapat dinikmati warga gratis di sini bekas tsunami sini," ujarnya.

    Pengunjung lainnya, Sandi mengatakan hal serupa. Menurut dia, kawasan itu menyajikan kombinasi pemandangan yang tak ada di tempat lain yang cocok untuk lokasi ngabuburit. "Di kawasan bekas tsunami ini semua ada. Kita bisa menikmati semuanya. Satu kali memandang langsung lihat laut, teluk, sungai, gunung dan lembahnya," kata Sandi.

    Baca juga: Ragam Paket Ngabuburit dan Buka Puasa di Candi Borobudur, Prambanan, Ratu Boko


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.