Ganjar Minta Warganya Tidak Usah Mudik: Sabar Sebentar...

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjajal bus tingkat buatan Karoseri Laksana yang akan diekspor ke Bangladesh, Jumat, 21 Februari 2020. (ANTARA)

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjajal bus tingkat buatan Karoseri Laksana yang akan diekspor ke Bangladesh, Jumat, 21 Februari 2020. (ANTARA)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menekankan masyarakat Jawa Tengah di perantauan untuk tidak mudik pada lebaran tahun ini. Himbauan ini untuk menghindari adanya lonjakan orang yang terpapar Covid-19, mengingat kondisi Covid-19 di Jawa Tengah yang mulai melandai.

    "Sabar sebentar, tidak usah mudik," kata Ganjar seperti dikutip Tempo dari laman Pemprov Jateng, Kamis 1 April 2021.

    Ganjar meminta warganya yang saat ini sedang di perantauan untuk tidak mudik. Menurut dia, kasus Covid-19 di Jawa Tengah saat ini sedang turun. Karena itu, kasus Covid-19 diupayakan terus turun, salah satunya dengan tidak mudik.

    Menurut Ganjar, kesabaran dalam menahan diri untuk tidak mudik lebaran 2021 ini merupakan kontribusi besar bagi bangsa, negara, dan kemanusiaan.

    Ganjar menyebutkan terkait teknis pelaksanaan ibadah bulan Ramadhan, ia menuggu arahan dari Kementerian Agama dan dari Kementerian Perhubungan terkait regulasi kendaraan yang boleh berlalu-lalang.

    Namun Ganjar Pranowo mengatakan, berdasar pengalaman tahun 2020 yang juga sudah diterpa pandemi covid-19, Pemprov Jateng akan bekerja sama pemprov lain, demikian juga dengan antar kabupaten di Jateng.

    TNI-Polri, kata dia, juga sudah menyiapkan skenario-skenario di titik-titik perbatasan antarwilayah. Demikian pula dengan tim dari Dinas Kesehatan sudah disiapkan untuk melakukan random rest.

    "Alat tes sudah mulai banyak, mudah-mudahan dari tempat yang mulai dijaga itu bisa optimal,” katanya.

    Ganjar Pranowo juga sudah mempersiapkan antisipasi bagi warga Jawa Tengah di perantauan yang tetap nekat mudik. Persiapan mulai dari penyediaan tempat isolasi baik mandiri terpusat maupun isolasi di rumah sakit.

    Pemerintah, melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy sudah melarang mudik lebaran.

    Menko PMK menyebutkan larangan mudik tahun ini berlaku mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Sementara itu untuk cuti bersama Idul fitri tetap diberlakukan yaitu pada tanggal 12 Mei 2021.

    WILDA HASANAH

    Baca juga: Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Doni Monardo Prediksi 11 Persen Warga Nekat Pulang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.