Kala Kereta Shinkansen Disulap Jadi Tempat Kerja Jarak Jauh

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shinkansen N700S atau Supreme, teknologi selangkah lebih canggih dibanding model sebelumnya. Foto: The Verge

    Shinkansen N700S atau Supreme, teknologi selangkah lebih canggih dibanding model sebelumnya. Foto: The Verge

    TEMPO.CO, Jakarta - Japan Railway East atau JR East, salah satu operator kereta peluru atau shinkansen memulai proyek percontohan mengubah sejumlah gerbong menjadi tempat di bekerja jarak jauh. Proyek yang diluncurkan pada Senin, 1 Februari lalu itu diharapkan dapat meningkatkan permintaan di tengah pandemi Covid-19.

    Para penumpang Tohoku Shinkansen dapat berbicara dengan telepon seluler dan melakukan telekonferensi dengan laptop di gerbong khusus, seperti dilansir NHK. Model komunikasi seperti itu biasanya tidak disukai di dalam kereta peluru di Jepang, kecuali dilakukan di area yang ditentukan.

    Perusahaan itu menyediakan teknologi peredam suara agar tidak ada percakapan yang bocor. Selain itu, tersedia Wi-Fi gratis.

    Sejumlah kereta peluru akan menyediakan satu gerbong khusus bagi penumpang yang bekerja jarak jauh selama hari kerja hingga 26 Februari tanpa biaya tambahan.

    Jumlah penumpang kereta shinkansen milik JR East turun 60 persen pada Desember lalu dibandingkan tahun sebelumnya akibat pandemi.

    Sebelum memperkenalkan kereta cepat untuk bekerja jarak jauh, pada 2020 JR East sempat berinovasi lewat angkutan hasil laut untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19. Mereka mengangkut produk laut ke ibu kota dari Kota Ishinomaki, Jepang timur laut. Para nelayan mengatakan layanan baru itu sangat lebih cepat dibandingkan truk dan artinya restoran di pusat Tokyo dapat memperoleh produk laut dalam kondisi yang lebih segar.

    Kemudian pada akhir Agustus 2020, sebuah kereta peluru Shinkansen Tohoku melaju dari Sendai ke Tokyo dengan sejumlah penumpang yang tak biasa. Hewan laut sea squirts, tiram dan produk laut lainnya memenuhi kursi di gerbong-gerbong yang biasanya dipadati dengan orang-orang yang berlibur di musim panas.

    Baca juga: Jumlah Penumpang Shinkansen Tetap Sedikit Meski Ada Diskon Tiket


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.