Kala PLBN Skouw Jadi Lokasi Wisata Warga Jayapura di Libur Natal

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung Berfoto di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Skouw yang berbatasan dengan Papua Nugini, di Jayapura, Papua, 14 November 2017.  TEMPO/ Nita Dian

    Pengunjung Berfoto di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Skouw yang berbatasan dengan Papua Nugini, di Jayapura, Papua, 14 November 2017. TEMPO/ Nita Dian

    TEMPO.CO, JakartaPos Lintas Batas Negara atau PLBN Skouw di perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini (PNG) kini menjadi objek wisata dan lokasi untuk berswafoto bagi warga Jayapura pada masa libur Natal.

    "Suasana liburan kunjungan ke PLBN Skouw hanya di bagian depan saja karena masih ditutup," kata Jemi, warga Kota Jayapura saat mengunjungi PLBN Skouw di Wutung, Sabtu, 26 Desember 2020.

    Jemi sebenarnya ingin masuk area PLBN Skouw, tapi tidak dapat terlaksana karena lokasinya masih belum dibuka.

    Anita, warga lainnya mengatakan datang ke PLBN Skouw sebenarnya untuk berfoto di bagian belakang yang berbatasan dengan Papua Nugini. Tapi tidak bisa terlaksana karena dilarang masuk oleh petugas jaga Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

    "Kunjungan saya ke PLBN Skouw ingin melihat dari halaman perbatasan wilayah Wutung PNG dengan Indonesia, ya karena tidak bisa masuk harus pulang," kata Anita.

    Secara terpisah, petugas piket Badan Nasional Pengelola Perbatasan Rizky mengatakan area PLBN Skouw untuk sementara ditutup karena adanya kebijakan negara Papua Nugini yang masih memberlakukan pembatasan keluar warga negara akibat pandemi COVID-19. "Sudah hampir satu tahun area ini ditutup untuk umum, ya karena kebijakan dari PNG dan RI belum bisa dioperasikan," kata dia.

    Dari pantauan di lokasi, area PLBN Skouw menjadi lokasi wisata warga saat akhir pekan liburan Natal. Selain melihat wilayah perbatasan RI-Papua Nugini,  warga dapat berbelanja di pasar perbatasan Skouw yang menyediakan kebutuhan rumah tangga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.