Cuti Bersama, Yogyakarta Masih Berstatus Tanggap Darurat Covid-19

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fasilitas cuci tangan di ujung jalan Malioboro Yogya menjadi satu upaya mencegah penularan Covid-19 agar tak terjadi di kawasan wisata utama ini. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Fasilitas cuci tangan di ujung jalan Malioboro Yogya menjadi satu upaya mencegah penularan Covid-19 agar tak terjadi di kawasan wisata utama ini. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X kembali menandatangani surat perpanjangan tanggap darurat bencana Covid-19 yang keenam kalinya pada Selasa, 27 Oktober 2020. Perpanjangan tanggap darurat bencana Covid-19 itu diteken tepat sehari sebelum momentum libur panjang cuti bersama mulai 28 Oktober hingga 1 November 2020.

    “Status tanggap darurat bencana Covid-19 diperpanjang mulai 1 hingga 30 November 2020,” ujar Sultan seperti tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Nomor: 318/KEP/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Keenam Status Tanggap Darurat Bencana Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di DIY.

    Dengan ditetapkannya status itu, Sultan menginstruksikan kembali seluruh jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diketuai Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X tetap waspada dan menangani serta mengantisipasi berbagai dampak buruk atas kasus penularan yang muncul sepanjang status berlaku. “Baik tindakan penyelamatan, evakuasi,  isolasi, perlindungan, dan pemulihan korban Covid-19,” ujarnya.

    Jumlah kasus di DI Yogyakarta sepekan terakhir menjelang libur cuti bersama atau sejak 21 Oktober tercatat bertambah 261 kasus baru. Namun untuk kasus yang muncul pada Selasa kemarin, lebih dari separuhnya didominasi pasien dari Kabupaten Bantul.

    “Tambahan kasus terbanyak dari Bantul ini merupakan hasil tracing (kasus sebelumnya yang muncul),” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih.

    Berkaitan dengan libur panjang akhir bulan ini, Pemrov DIY mengimbau agar wisatawan yang datang mematuhi protokol kesehatan. Gugus tugas dan aparat akan melakukan patroli untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ciri-ciri Berbohong, Perhatikan Bahasa Tubuh Bukan Kata-katanya

    Bahasa tubuh bisa mencerminkan apakah orang tersebut sedang berbohong atau tidak. Berikut ciri-cirinya