Ridwan Kamil Temukan Titik Wisata di Bogor yang Rawan Covid-19

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepadatan kendaraan di jalur wisata, Jalan Raya Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 30 Mei 2020. Kepadatan kendaraan tersebut diakibatkan tingginya antusias warga untuk berwisata di kawasan puncak, meskipun masih dalam masa  Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB). ANTARA

    Kepadatan kendaraan di jalur wisata, Jalan Raya Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 30 Mei 2020. Kepadatan kendaraan tersebut diakibatkan tingginya antusias warga untuk berwisata di kawasan puncak, meskipun masih dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB). ANTARA

    TEMPO.CO, Bogor - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengingatkan agar aparat pemerintah wilayah memperhatikan titik-titik wisata yang rawan Covid-19. Saat meninjau kawasan Puncak di Kabupaten Bogor, pada Jumat, 26 Juni, 2020, Ridwan Kamil mendapati beberapa titik yang berpotensi tinggi terjadi penularan virus corona.

    Sejumlah titik yang rawan Covid-19 itu, menurut Ridwan Kamil, adalah daerah wisata yang tak berbayar. "Tak ada pengelola sehingga relatif lebih rawan penularan corona. Ini akan kami tindak," kata Ridwan Kamil. Tempat itu antara lain perkebunan teh dan warung jajanan di pinggir jalan.

    Di titik-titik tersebut, Ridwan Kamil menyarankan agar dibangun tempat mencuci tangan, lengkap dengan air mengalir dan sabun, sehingga masyarakat tetap dapat menjaga kebersihan diri. "Wastafel disebar sehingga masyarakat memahami dan dapat menerapkan protokol kesehatan," katanya.

    Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dalam jumpa pers usai Rapat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Senin (22/6/20). (Foto: Rizal/Humas Jabar).

    Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan wisatawan yang akhir-akhir ini memadati Jalur Puncak, Cisarua, Bogor, datang ke tempat yang tidak dikelola sebagai destinasi wisata.

    "Mereka hanya jajan di pinggir jalan, makan mi, ngopi, dan melihat-lihat pemandangan. Itu saja," kata Syarifah. Petugas akan membubarkan atau memulangkan wisatawan yang sekadar bersantai itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    18 Lembaga akan Dibubarkan Jokowi, Moeldoko Singgung 3

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebut akan ada 18 lembaga yang akan dibubarkan. Di kesempatan lain, Moeldoko singgung 3 lembaga.