Jam Operasional Mall dan Swalayan Yogyakarta Mulai Dilonggarkan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerai Ramayana di Jalan Malioboro sudah mulai beroperasi secara terbatas seusai Lebaran 2020. Namun kunjungan masih sangat sepi. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Gerai Ramayana di Jalan Malioboro sudah mulai beroperasi secara terbatas seusai Lebaran 2020. Namun kunjungan masih sangat sepi. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah DI Yogyakarta memproyeksikan masa new normal mulai berjalan pada Juli 2020 atau seiring dengan makin melandainya kasus Covid-19. Persiapan atau simulasi new normal diberlakukan pada destinasi wisata dan sektor pendukung wisata lainnya.

    Pemerintah kabupaten/kota di DI Yogyakarta mulai awal Juni 2020 menyusun protokol dan standar operasional prosedur untuk panduan membuka kembali berbagai sektor, khususnya pariwisata dan pusat ekonomi. Pemerintah Kabupaten Sleman misalnya, pada Juni ini mulai melonggarkan jam operasional pusat belanja seperti mall maupun pasar swalayan di wilayahnya.

    Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan jam operasional pusat perbelanjaan tetap diatur mulai beroperasi pukul 10.00 WIB. "Jam tutup pusat perbelanjaan itu sekarang diperbolehkan sampai pukul 21.00 WIB," katanya saat dihubungi Kamis 4 Juni 2020.

    Sejumlah orang beraktivitas di pedestrian Malioboro, Jumat 5 Juni 2020. Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengizinkan pedagang kaki lima menggelar dagangannya kembali jelang new normal dengan memperhatikan protokol Covid. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Sebelumnya, saat pandemi mulai merebak, Pemerintah Kabupaten Sleman, Yogyakarta, hanya mengizinkan seluruh pusat perbelanjaan hanya beroperasi dari pukul 10.00 - 20.00 WIB. Pusat perbelanjaan di Yogyayakarta paling banyak di kawasan Sleman. Saat libur panjang, wisatawan menyesaki berbagai pusat belanja itu.

    Di masa pandemi Covid-19, pusat belanja itu sempat jadi perhatian khusus setelah munculnya penularan karyawan di Indogrosir Sleman yang berkembang menjadi klaster terbesar di Yogyakarta dan membuat supermarket itu ditutup sejak awal Mei 2020 hingga sekarang.

    Mae menjelaskan, untuk pembatasan jumlah pengunjung pusat perbelanjaan tetap diserahkan kepada pengelola dengan memperhatikan protokol pencegahan Covid-29. Sebab masing-masing tempat perbelanjaan memiliki luasan yang berbeda.

    Sejumlah pusat perbelanjaan di Yogyakarta, salah satunya Mall Malioboro terpantau sudah beroperasi walau masih lengang. Sejumlah pusat perbelanjaan Yogyakarta yang menjadi favorit wisatawan turut terpuruk akibat pandemi Covid-19. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    "Kami persilakan mereka untuk menghitung kapastitas normalnya berapa," kata Mae Rusmi. "Kalau dalam kunjungan normal 250 orang bisa masuk, saat ini hanya boleh 120 orang." Pembatasan jumlah pengunjung ini dilakukan agar bisa tetap menjalankan protokol kesehatan phisycal distancing.

    Pemerintah Kabupaten Sleman bersama satuan polisi pamong praja secara rutin melakukan pengecekan untuk memastikan aturan itu berjalan. Mae Rusmi menambahkan, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, di tempat perbelanjaan dilaksanakan pula rapid tes atau tes cepat Covid-19 terhadap seluruh pedagang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.