Shanghai Disneyland Dibuka Minggu Depan, Syarat Masuknya Ketat

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Disneyland Shanghai, Cina. AP/Xinhua, Ren Long

    Disneyland Shanghai, Cina. AP/Xinhua, Ren Long

    TEMPO.CO, JakartaShanghai Disneyland mengumumkan akan dibuka kembali pada 11 Mei. Namun, pengunjung masih dibatasi. Sebagaimana diketahui, pada bulan Maret, taman-taman Disney di seluruh dunia memutuskan menutup pintu akibat virus corona mewabah.

    Dalam minggu-minggu sejak itu, penggemar mereka menunggu dengan harap. Dan Disney memberi kesempatan kepada penggemarnya di Shanghai, untuk menikmati berbagai wahana.

    Pada hari Selasa, 5 April 2020, perusahaan mengumumkan rencana untuk membuka kembali Shanghai Disneyland kepada publik pada 11 Mei, "Kami tahu betapa banyak tamu kami telah berharap untuk kembali ke Shanghai Disneyland, dan para pemain kami bersemangat untuk mulai menyambut mereka kembali," Bob Chapek, kepala eksekutif, The Walt Disney Company, kepada Travel and Leisure

    "Saat taman dibuka kembali dengan langkah-langkah kesehatan dan keselamatan yang ditingkatkan secara signifikan, para tamu kami akan menemukan Shanghai Disneyland sebagai sesuatu yang ajaib dan berkesan seperti biasa."

    Namun, pembukaan Shanghai Disneyland bakal diikuti seperangkat aturan baru yang ketat untuk karyawan dan tamu. Menurut perwakilan Disney, aturan tersebut mengikuti "tindakan dan prosedur yang disempurnakan" oleh pemerintah Cina, yang fokus pada perlindungan wisatawan dan pelaku wisata. 

    Prosedur tersebut antara lain pembatasan pengunjung dengan sistem reservasi dan masuk yang canggih. Disney mengharuskan para pengunjung membeli tiket masuk, yang hanya berlaku untuk tanggal yang dipilih -- tak ada lagi tiket fleksibel. Pemegang Kartu Tahunan juga harus melakukan reservasi terlebih dahulu.

    Chapek mengatakan pemerintah Cina membatasi kapasitas sekitar 24.000 pengunjung sehari, The Washington Post melaporkan. "Kami akan membuka jauh di bawah itu, hanya untuk menjalankan pelatihan dengan prosedur dan proses baru kami," tambahnya.

    Shanghai Disneyland juga akan menerapkan kepadatan tamu yang dikendalikan untuk membatasi kapasitas di restoran. Mereka juga  membatasi jumlah orang yang mengantri untuk naik dan mengendarai wahana Disney -- selain menerapkan pedoman jarak sosial.

    Sebelum memasuki taman, para tamu juga harus melalui pemeriksaan suhu dan akan diminta untuk memakai masker atau penutup wajah selama kunjungan mereka, kecuali saat makan.

    Untuk lebih memastikan keamanan tamu, Shanghai Disneyland juga akan menerapkan peningkatan sanitasi dan langkah-langkah desinfeksi, termasuk mendistribusikan hand sanitizer di pintu masuk dan keluar. Semua lokasi dengan sentuhan tinggi juga akan lebih sering dibersihkan.

    Disney juga berencana untuk melatih anggota pemeran karakter, mengenai prosedur berinteraksi pengunjung tanpa kontak fisik. Termasuk pula mengajarkan teknik pembersihan yang tepat dan menjaga jarak fisik. Anggota pemeran juga akan menerima peralatan pelindung tambahan, termasuk masker.

    Petugas berjaga di depan gerbang Disneyland Hong Kong yang ditutup akibat penyebaran virus Corona di Cina, 26 Januari 2020. REUTERS/James Pomfret

    Meskipun Shanghai Disneyland akan dibuka, belum ada kabar tentang kapan taman hiburan Disney lainnya dibuka -- termasuk Disneyland di California dan Disney World di Florida.

    Disney berjanji, bila taman-taman lainnya dibuka, dipastikan menggunakan pendekatan yang hati-hati, "Pendekatan yang kami ambil mungkin mencakup penerapan kapasitas tamu dan tindakan pengendalian kepadatan, serta prosedur kesehatan dan pencegahan yang mematuhi pedoman negara bagian dan federal," ujar Chapek kepada The Washington Post.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.