Rumah Berusia 2 Abad Ditawar Rp949 Miliar, Pemiliknya Menolak

Reporter

Editor

Ludhy Cahyana

Teras bagian dalam yang menghadap kolam renang, dibuat menjadi kafe. Membuat So Heng Tai Mansion ramai dikunjungi wisatawan. Foto: @mrtirote

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah rumah di Bangkok telah berumur sekitar 200 tahun. Rumah tua gaya Hokkien abad ke-19 itu berpenghuni keluarga Posayachinda selama delapan generasi.

Kediaman tertua di Bangkok itu sebenarnya sudah mengalami banyak kerusakan. Bagian atap bocor, lantai pun longgar, pilar yang retak, menjadi kondisi rumah itu.

Meski demikian, rumah tersebut pernah ingin dibeli oleh seorang taipan keturunan Cina-Thailand. Konglomerat itu menawarkan harga 2 miliar baht, atau setara dengan Rp 949 miliar, sebagaimana dilaporkan South China Morning Post.

Namun penawaran itu ditolak penghuni rumah. Keluarga Posayachinda tidak akan menjual rumah tua itu. Bahkan, meskipun mereka tak mampu memperbaiki banyak kerusakan.

Rumah leluhur keluarga Sino-Thailand itu terbuat dari kayu jati dan batu bata. Rumah itu disebut So Heng Tai Mansion, yang merupakan peninggalan leluhur keluarga itu. Leluhur mereka adalah pedagang yang berasal dari Provinsi Fujian di Cina. Mereka berpindah ke Siam (Thailand) dua abad lalu.

Saat itu, pedagang tersebut menjadi kaya, kemudian membangun rumah besar di dekat Sungai Chao Phraya sekitar tahun 1800-an.

Rumah tua yang rusak itu memikat minat taipan, dengan penawaran Rp 949 miliar. Namun, Duangtawan Posayachinda, perempuan 76 tahun itu, serta tiga anaknya kompak menolak, meskipun mereka menyadari akan kaya bila menerima tawaran itu.

"Kami bisa membagi dengan empat cara," kata Poosak Posayachinda, 55 tahun, putra tertua. Ia tinggal di rumah itu dengan istri dan putranya yang berusia 12 tahun.

“Untuk 100 juta baht (Rp 47 miliar) kami bisa membangun replika rumah di tempat lain," ujarnya.

Walau ia bisa berpendapat demikian, tetapi menjual rumah dianggap bukan keputusan yang tepat. Poosak Posayachinda adalah generasi kedelapan dalam keturunan keluarga itu, "Saya lahir dan dibesarkan di rumah ini. Itu adalah warisan saya," ujarnya.

Warisan keluarganya itu menempati luas lahan 1.600 meter persegi yang dibangun di lingkungan bersejarah Talat Noi. Kompleks berdinding terbuka ke lorong melalui pintu merah tua, seperti kuil Cina di antara hiasan lentera.

Ada sebuah pintu masuk yang agak tersembunyi letaknya, berhias cermin fengsui. Ada pula jimat pelindung serta simbol keberuntungan dan lukisan dinding berupa relief dari pecahan tembikar. Bagian dalam menggunakan arsitektur kuno Cina.

Gerbang So Heng Tai Mansion, rumah berusia 2000 tahun yang ditawar hampir Rp1 triliun namun tak dilepas oleh pemiiliknya. Foto: @pinkle3361

Tiga bangunan memanjang berlantai dua disusun bentuk U terbalik di sekitar halaman. Mengutip Lonely Planet, rumah tua itu berumur 230 tahun, yang dimiliki oleh tujuh keluarga.

Belum lama ini, gerbang rumah dibuka untuk umum karena ada kafe. Pengunjung bisa bersantai sambil menikmati teh atau kopi dalam nostalgia suasana bangunan tua. Ada kolam di tengah halaman untuk kursus menyelam.

SOUTH CHINA MORNING POST | LONELY PLANET






Mulai 1 Oktober, Wisatawan ke Thailand Tak Perlu Tunjukkan Bukti Vaksin dan Tes Covid-19

3 jam lalu

Mulai 1 Oktober, Wisatawan ke Thailand Tak Perlu Tunjukkan Bukti Vaksin dan Tes Covid-19

Sejak pandemi, Thailand secara bertahap membuka kembali pariwisata internasional mulai Juli 2021 dengan program khusus.


Thailand akan Legalkan Aborsi Hingga Usia Kandungan 20 Minggu

3 jam lalu

Thailand akan Legalkan Aborsi Hingga Usia Kandungan 20 Minggu

Sebelumnya, aborsi di Thailand dapat didenda hingga 10.000 baht atau Rp3,9 juta, atau enam bulan penjara


Solo Great Sale 2022 Dibuka: Beli Cabai Rp 70 Ribu Bisa Dapat Rumah, Caranya?

3 hari lalu

Solo Great Sale 2022 Dibuka: Beli Cabai Rp 70 Ribu Bisa Dapat Rumah, Caranya?

Tenant maupun konsumen yang bertransaksi minimal senilai Rp 50 ribu akan mendapatkan satu poin untuk mengikuti undian hadiah di Solo Great Sale 2022.


Pemprov DKI Promosikan Industri MICE di IT&CM Asia 2022 di Thailand

4 hari lalu

Pemprov DKI Promosikan Industri MICE di IT&CM Asia 2022 di Thailand

Dinas Parekraf DKI Jakarta ikut ajang Incentive Travel & Conventions, Meetings Asia 2022 di Thailand untuk mempromosikan industri MICE


Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

4 hari lalu

Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

Sebelum leancong ke nagara Asia Tenggara, ketahui dulu 11 mata uang negara ASEAN berikut kurs mata uang dengan rupiah saat ini.


Peringati Hari Agraria, Relawan Anies Baswedan Usulkan Rumah untuk Tiap Keluarga

4 hari lalu

Peringati Hari Agraria, Relawan Anies Baswedan Usulkan Rumah untuk Tiap Keluarga

Sekretariat Kolaborasi Indonesia, ormas relawan Anies Baswedan mengingatkan pentingnya hak atas rumah bagi masyarakat perkotaan.


Rumah Bergaya Conch House, Bagaimana Asal-usulnya?

6 hari lalu

Rumah Bergaya Conch House, Bagaimana Asal-usulnya?

Conch house gaya arsitektur rumah yang berkembang di daerah Key West, Florida, Amerika Serikat pada abad 19


Anies Izinkan Warga Bangun Rumah Empat Lantai Asal Tak Rusak Lingkungan

6 hari lalu

Anies Izinkan Warga Bangun Rumah Empat Lantai Asal Tak Rusak Lingkungan

Ketentuan pembangunan rumah empat lantai diatur Anies dalam pasal 135 Pergub Nomor 32 tahun 2022 tentang RDTR


Anies Baswedan Sesalkan Bangunan Kuno di Barat Tugu Tani Tak Bisa Diapa-apakan

6 hari lalu

Anies Baswedan Sesalkan Bangunan Kuno di Barat Tugu Tani Tak Bisa Diapa-apakan

Anies Baswedan menyebut pentingnya memanfaatkan bangunan cagar budaya di Ibu Kota untuk kegiatan kekinian tanpa meninggalkan aspek konservasi.


Minum Jamu Tak Selalu Pahit, Datang ke Kafe Jamu Sukoharjo

8 hari lalu

Minum Jamu Tak Selalu Pahit, Datang ke Kafe Jamu Sukoharjo

Kafe jamu ini tak hanya menyasar pelanggan kalangan orang tua, tapi juga anak muda.