Wabah Corona, 5 Wisata Berbasis Masyarakat di Kulon Progo Tutup

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berjalan menuju titik swafoto di area wisata Hutan Mangrove Pasir Kadilangu, Kulon Progo, DI Yogyakarta, Kamis, 27 Desember 2018. Wisata alam di kawasan pesisir yang berdekatan dengan proyek pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) tersebut terus berbenah dengan menambah sejumlah bangunan swafoto guna menarik kunjungan wisatawan. ANTARA

    Pengunjung berjalan menuju titik swafoto di area wisata Hutan Mangrove Pasir Kadilangu, Kulon Progo, DI Yogyakarta, Kamis, 27 Desember 2018. Wisata alam di kawasan pesisir yang berdekatan dengan proyek pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) tersebut terus berbenah dengan menambah sejumlah bangunan swafoto guna menarik kunjungan wisatawan. ANTARA

    TEMPO.CO, Kulon Progo - Lima objek wisata berbasis masyarakat di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, tutup mulai Sabtu sampai Kamis, 21 Maret - 2 April 2020 untuk mencegah penyebaran virus corona.

    Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Niken Probo Laras mengatakan lima objek wisata berbasis masyarakat yang tutup adalah Pule Payung, Kalibiru, Canthing Mas, Kebun Teh Nglinggo, dan Ayunan Langit.

    "Sesuai arahan Ketua Gugus Tugas Bidang Ekonomi Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, objek wisata ditutup. Kami menunggu surat edaran dari provinsi yang akan keluar Senin (23 Maret 2020)," kata Niken, Minggu 22 Maret 2020.

    Hingga saat ini, menurut dia, bebeberapa objek wisata yang dikelola pemerintah kabupaten masih melayani pengunjung kendati jumlah kunjungan wisatawan turun drastis.

    Ketua Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis Kalibiru, Sumarjono mengatakan objek wisata Kalibiru, Kulon Progo, Yogyakarta, tutup sejak 21 Maret hingga 2 April 2020, dan buka kembali pada Jumat 3 April 2020. Tujuannya, mengantisipasi penyebaran virus corona baru atau COVID-19. "Kami tidak buka karena wisatawan yang datang ke Kalibiru berasal dari berbagai daerah di Indonesia," kata dia.

    Pengunjung berfoto dengan latar pemandangan hutan luas dan Waduk Sermo dari puncak Wisata Alam Kalibiru, Kulon Progo, Yogyakarta. Di sini pengelola mesti membangun spot baru untuk berfoto. Lokasi ini dijuluki sebagai salah satu objek wisata yang Instagramable. TEMPO/Pius Erlangga

    Sejak terjadi wabah corona, Sumarjono mengatakan jumlah kunjungan wisatawan Kalibiru anjlok. Pada libur akhir pekan, kunjungan wisatawan biasanya mencapai 400 hingga 500 orang perhari, dan pada hari biasa mencapai 150 hingga 200 orang setiap hari.

    "Selama wabah corona ini, kunjungan wisatawan tidak lebih dari 40 orang per hari," kata Sumarjono. "Kami hanya bisa berharap wabah corona ini segera hilang, sehingga pariwisata kembali bangkit."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.