Pelayan KFC & Pizza Hut di Cina Jaga Jarak 3 Meter dari Pelanggan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bocah membuka pintu restoran cepat saji di Beijing, Cina, 31 Juli 2014. Restoran cepat saji bergegas untuk perluas unit di Cina tetapi operator diguncang dengan skandal. 18 bulan sebelumnya, penjualan KFC merosot setelah pemasok melanggar aturan tentang penggunaan obat pada ayam. (AP/Ng Han Guan)

    Bocah membuka pintu restoran cepat saji di Beijing, Cina, 31 Juli 2014. Restoran cepat saji bergegas untuk perluas unit di Cina tetapi operator diguncang dengan skandal. 18 bulan sebelumnya, penjualan KFC merosot setelah pemasok melanggar aturan tentang penggunaan obat pada ayam. (AP/Ng Han Guan)

    TEMPO.CO, Jakarta - Merebaknya virus corona membuat mekanisme jasa pesan antar atau delivery order KFC dan Pizza Hut di Cina berubah. Jika sebelumnya pengantar KFC dan Pizza Hut bisa leluasa mengantar, menyodorkan makanan, kemudian mendapatkan uang dari pelanggan, kini mereka harus melakukan semua itu tanpa kontak langsung.

    Perusahaan operator Pizza Hut, KFC, dan Taco Bell di Shanghai, Yum China Holdings menerbitkan panduan layanan buat pelanggan sejak wabah virus corona mencuat. Mengutip Business Insider, Yum China Holdings mewajibkan para pengantar makanan KFC dan Pizza Hut berjarak sejak 3 meter dari pelanggan.

    "Langkah ini kami lakukan untuk mengurangi risiko penularan virus corona," tulis Yum China Holdings dalam pernyataan resmi. "Kesehatan karyawan dan pelanggan kami adalah prioritas. Dan ini adalah cara untuk mengurangi risiko penularan virus corona dari orang ke orang."

    Jadi, ketika pengantar makanan tiba di tempat pemesan, dia akan menjaga jarak dari pelanggan sekitar 3 meter. Dalam sebuah video pendek, tampak makanan yang dipesan ditaruh di satu titik, kemudian pengantar makanan menjauh dan barulah pembeli mengambil dan meletakkan uang di sana.

    Selain menjaga jarak dengan pelanggan, Yum China Holdings juga memastikan kemasan makanan tertutup rapat untuk menghindari risiko terpapar virus corona lewat udara. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), penularan virus corona dari orang ke orang terjadi dalam kontak dekat, sekitar 2 meter. Paparan virus bisa terjadi, misalnya saat berada di dekat orang yang batuk atau bersin.

    BUSINESS INSIDER | THE HILL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.