Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Wisata Belanja Korea Terpukul, Hipermarket Banyak Ditutup

Reporter

Editor

Ludhy Cahyana

image-gnews
Sejumlah warga menggunakan masker untuk menghindari terkena virus MERS saat berjalan-jalan di pusat perbelanjaan Myeongdong, Seoul, Korea Selatan, 3 Juni 2015. REUTERS/Kim Hong-Ji
Sejumlah warga menggunakan masker untuk menghindari terkena virus MERS saat berjalan-jalan di pusat perbelanjaan Myeongdong, Seoul, Korea Selatan, 3 Juni 2015. REUTERS/Kim Hong-Ji
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Serangkaian pusat retail besar, termasuk toko bebas bea dan rantai hypermarket, di seluruh Korea Selatan untuk sementara waktu menutup beberapa toko mereka. Virus corona membuat wisata belanja Korea terpukul.

Sebagaimana dinukil dari The Korea Herald, penutupan sementara itu dipicu kekhawatiran virus corona dapat mempengaruhi kepercayaan konsumen. 

Shilla Duty Free, salah satu operator bebas pajak terkemuka di negara itu, pada hari Minggu (2/2) menutup dua outlet-nya: di pusat kota Seoul dan di Pulau Jeju, setelah dua orang yang terinfeksi virus corona masing-masing mengunjungi dua toko itu. Gerai Shilla Duty Free di Pulau Jeju, pernah ditutup pada 2015 akibat wabah MERS.

Pasien ke-12 yang dikonfirmasi di negara itu - seorang pria Cina berusia 49 tahun - tiba 19 Januari di Bandara Internasional Gimpo di Seoul Barat. Dia lalu mengunjungi toko bebas bea Shilla Duty Free di dalam Hotel Shilla di Pulau Jeju pada 20 Januari dan pada 27 Januari.

Sementara itu Lotte Duty-Free, pemain besar retail lainnya, juga menutup outletnya di Pulau Jeju mulai Minggu malam (2/2), setelah dikonfirmasi bahwa pasien Cina lain telah mengunjungi outlet itu bulan lalu. 

"Kami baru saja mulai melarang pelanggan baru memasuki toko dan meminta pelanggan untuk meninggalkan outlet," kata seorang pejabat Lotte Duty-Free. "Kami akan mengumumkan tanggal pembukaan kembali setelah membahas masalah tersebut dengan otoritas kesehatan dan pejabat pemerintah provinsi Jeju."

E-Mart Inc., operator rantai retail diskon terkemuka di negara itu, mengatakan tokonya yang berlokasi di Bucheon, sebuah kota di luar Seoul, telah ditutup sejak Minggu malam (2/2) karena telah dikonfirmasi bahwa pasien ke-12 dan istrinya, juga kasus ke-14, berbelanja di E-Mart Inc. Jaringan retail itu mengatakan operasi desinfeksi telah dilakukan untuk mencegah kemungkinan kontaminasi. Mereka juga belum merinci kapan pertokoannya dibuka kembali.

Sementara itu, kasus ke-12 virus corona di negara itu, terjadi akibat pemandu wisata Korea Selatan saat berada di Jepang melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang didiagnosis terinfeksi. 

Sebuah penyelidikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea mengkonfirmasi, bahwa pemandu wisata tersebut telah melakukan kontak dengan total 138 orang di Seoul, Provinsi Gyeonggi di sekitarnya, dan Provinsi Gangwon.

Virus corona memang menjadi perhatian pemerintah Korea Selatan, karena negeri itu menjadi pusat belanja kelas menengah atas Cina.

Resto dan Bioskop Ditutup

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kabar lain terkait virus corona menimpa sebuah bioskop di Bucheon yang berafiliasi dengan CJ CGV, rantai bioskop multipleks terbesar Korea Selatan. Bioskop itu telah ditutup sejak Sabtu (1/2), setelah pasien kelima negara itu diketahui pergi ke sana. 

Gerai rantai restoran masakan Korea Hanilkwan di Seoul lalu menyusul menutup restonya, ketika pasien ketiga dan kelima dikonfirmasi terinfeksi virus corona, makan bersama di sana pada 22 Januari.

Korea Selatan melaporkan total 15 kasus virus korona yang dikonfirmasi Senin pagi (3/2). Jumlah kematian akibat virus di daratan Cina telah mencapai 361, melampaui wabah sindrom pernafasan akut yang parah pada tahun 2003. 

Di tengah penyebaran cepat dari jenis virus baru dan kasus baru yang dikonfirmasi di negara itu, pengamat pasar mengatakan wabah baru saja mulai mempengaruhi sentimen konsumen lokal, yang berpengaruh terhadap bisnis wisata belanja Korea.

"Sepertinya kepercayaan konsumen lokal mulai terpengaruh oleh berita kasus baru yang dikonfirmasi dan meningkatnya jumlah kematian di Cina, ditambah dengan kasus baru yang dikonfirmasi di negara itu," kata Park Sang-joon, seorang analis di Kiwoom Securities Co.

"Kepercayaan konsumen menurun pada sektor ritel mungkin akan semakin parah,  jika jumlah kasus baru di negara ini meningkat."

Suasana Shilla Duty Free di Pulau Jeju, Korea Selatan. Pusat belanja bebas pajak ini lima tahun lalu sempat ditutup akibat MERS, kini ditutup lagi akibat wabah virus corona. Foto: @lee_sujeong_

Menurut Park Sang-joon produsen kosmetik lokal utama dan operator bebas bea yang bergantung pada wisatawan Cina terpukul keras. Mereka dilanda kekhawatiran bahwa virus corona dari Cina yang menyebar cepat dapat merusak penjualan dan keuntungan mereka. 

"Harga saham kemungkinan akan mencapai titik terendah selama minggu ini," kata Park Shin-ae, seorang analis di KB & Securities Co, menambahkan bahwa Hotel Shilla, operator bebas bea, dan Amore Pacific Co, pembuat kosmetik terkemuka di negara itu, mungkin paling terdampak.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tiga Sikap Korea Selatan atas Kiriman Balon Sampah dari Korea Utara

11 jam lalu

Kantor berita Korsel, Yonhap, melaporkan ratusan balon yang membawa sampah itu melintasi perbatasan kedua negara dan mendarat di berbagai wilayah Korsel sejak Selasa (28/5) malam. Menurut Kepala Staf Gabungan Korsel (JCS), balon-balon itu bahkan mencapai provinsi tenggara Gyeongsang Selatan. South Korean Defence Ministry
Tiga Sikap Korea Selatan atas Kiriman Balon Sampah dari Korea Utara

Korea Selatan merespons kiriman balon sampah dari Korea Utara


BIBI: Karier Penyanyi hingga Perfilman

14 jam lalu

BIBI, penyanyi sekaligus penulis lagu asal Korea Selatan. Foto: Instagram @nakedbibi.
BIBI: Karier Penyanyi hingga Perfilman

BIBI rapper, penyanyi, penulis lagu, dan aktris solo Korea Selatan


Denmark Larang Ramen Korea Selatan: Terlalu Pedas!

1 hari lalu

Mie instan populer Korea Selatan.
Denmark Larang Ramen Korea Selatan: Terlalu Pedas!

Badan Pengawas Makanan dan Hewan Denmark mengingatkan kembali mie instan Samyang asal Korea Selatan karena terlalu pedas


Pemimpin Oposisi Korea Selatan Didakwa atas Transfer Dana ke Korea Utara

1 hari lalu

Lee Jae-myung, pemimpin oposisi utama Partai Demokrat, menghadiri acara pembubaran kamp pemilihan untuk pemilihan parlemen ke-22 di Seoul, Korea Selatan, 11 April 2024. REUTERS/Kim Hong-Ji
Pemimpin Oposisi Korea Selatan Didakwa atas Transfer Dana ke Korea Utara

Pemimpin oposisi utama Korea Selatan Lee Jae-myung didakwa pada Rabu 12 Juni 2024 atas tuduhan suap dan transfer dana ke Korea Utara


Kesal dengan Forum Indosarang, Jang Hansol Merasa Malu dan Bersalah

1 hari lalu

Jang Hansol, YouTuber asal Korea Selatan yang pernah tinggal di Indonesia, Jang Hansol. Foto: YouTube Korea Reomit
Kesal dengan Forum Indosarang, Jang Hansol Merasa Malu dan Bersalah

YouTuber Jang Hansol memastikan bahwa tindakan rasisme di forum Indosarang tidak mewakili orang-orang Korea Selatan yang tinggal di Indonesia.


Hari Ini Jin BTS Selesai Wajib Militer, Penggemar Diminta Tidak Hadir di Lokasi

1 hari lalu

Jin BTS. entertain.naver.com
Hari Ini Jin BTS Selesai Wajib Militer, Penggemar Diminta Tidak Hadir di Lokasi

Jin BTS telah selesaikan tugas wajib militer di Korea Selatan. Guna mencegah munculnya masalah akibat keramaian, penggemar dilarang hadir di lokasi.


Perang Psikologi dan K-pop: Korea Utara vs Korea Selatan

2 hari lalu

Selebaran anti-Korea Utara yang dirancang oleh kelompok aktivis yang berbasis di Seoul untuk dibawa dengan balon melintasi wilayah Korea Utara, saat berada di Seoul, Korea Selatan, 3 Juni 2024. Kelompok yang memiliki sekitar 30 anggota inti dan didanai oleh keuangan serta sumbangan anggotanya sendiri, sebelumnya tidak merinci kegiatannya kepada media. REUTERS/Kim Hong-Ji
Perang Psikologi dan K-pop: Korea Utara vs Korea Selatan

Hubungan Korea Utara dan Korea Selatan yang secara teknis masih dalam perang memanas setelah pengiriman balon-balon sampah dari utara ke selatan.


Usai Kiriman Balon Sampah Korut, Korea Selatan Lepas Tembakan Peringatan di Perbatasan

2 hari lalu

Sebuah balon yang diyakini dikirim oleh Korea Utara, membawa berbagai benda termasuk benda yang tampak seperti sampah, terlihat di sebuah taman di Incheon, Korea Selatan, 2 Juni 2024. Yonhap via REUTERS
Usai Kiriman Balon Sampah Korut, Korea Selatan Lepas Tembakan Peringatan di Perbatasan

Korea Selatan melepaskan tembakan peringatan setelah sekitar 20 orang tentara Korea Utara melintasi Garis Demarkasi Militer.


Ratu Voli Korea Selatan Kim Yeon-koung Pensiun, Megawati Hangestri Beri Pesan Ini

2 hari lalu

Kim Yeon-koung menjadi MVP babak reguler V-League 2023-3034. (Instagram/@kovopr_official)
Ratu Voli Korea Selatan Kim Yeon-koung Pensiun, Megawati Hangestri Beri Pesan Ini

Kim Yeon-koung menjalani penampilan final memakai jersey Timnas Voli Korea Selatan akhir pekan lalu. Apa respons Megawati Hangestri?


Kilas Balik Awal Grup SEVENTEEN. Grup Band yang Dikenal Berciri Self-Producing

2 hari lalu

SEVENTEEN. Dok. Weverse
Kilas Balik Awal Grup SEVENTEEN. Grup Band yang Dikenal Berciri Self-Producing

SEVENTEEN dikenal sebagai Self-producing idol karena anggotanya terlibat langsung dalam penyusunan, pengembangan, dan pembuatan lagu serta koreografi.