Liburan ke Korea dan Jepang, Waspada Virus Corona

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas karantina kesehatan Indonesia menunggu penumpang di titik penyaringan panas di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno Hatta di Jakarta, 21 Januari 2020. Virus Korona telah dinamakan secara teknis 2019 Novel Coronavirus atau 2019-nCoV. Sejauh ini sekitar 300 orang dinyatakan terkena virus itu. REUTERS/Willy Kurniawan

    Petugas karantina kesehatan Indonesia menunggu penumpang di titik penyaringan panas di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno Hatta di Jakarta, 21 Januari 2020. Virus Korona telah dinamakan secara teknis 2019 Novel Coronavirus atau 2019-nCoV. Sejauh ini sekitar 300 orang dinyatakan terkena virus itu. REUTERS/Willy Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan mengimbau warga Indonesia yang hendak berwisata ke Jepang dan Korea agar mewaspadai persebaran virus corona.

    Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Anung Sugihantono mengatakan pemerintah telah mengeluarkan imbauan perjalanan WNI jika berkunjung ke Cina, khususnya ke Wuhan Provinsi Hubei karena terdapat kejadian luar biasa virus corona. Menurut laporan terbaru, virus tersebut sudah tersebar sampai Jepang dan Korea.

    "Karena kasus penyakit tersebut juga dilaporkan di kedua negara itu," kata Anung. Meski begitu, pemerintah Indonesia belum mengeluarkan imbauan perjalanan untuk dua negara tersebut. "Yang penting tetap waspada dan menjaga tubuh agar tetap sehat."

    Petugas medis membawa kotak ketika berjalan di rumah sakit Jinyintan, di mana pasien pneumonia yang disebabkan virus Corona dirawat di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, 10 Januari 2020.[REUTERS]

    Bagi warga Indonesia yang terpaksa bepergian ke Cina, pemerintah mengimbau jangan mampir ke pasar ikan dan unggas. Pelancong juga disarankan menghindari kontak dengan orang yang menderita demam dan batuk, menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan pakai sabun, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila merasa demam dan batuk. "Tidak ada travel ban, yang ada hanya travel advisory ke Cina," kata Anung.

    Saat ini beberapa kasus pneumonia yang mirip dengan yang terjadi di Wuhan, Cina, dilaporkan juga terjadi di Thailand, Singapura, Jepang, dan Korea. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan kasus pneumonia di Thailand dan Jepang positif terinfeksi virus corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.