Pikat Pelancong Milenial: Ajak Influencer dan Kenyamanan Bandara

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KBRI Ankara tengah mendatangkan 6 traveller/social media influencer asal Turki untuk menjelajahi keragaman wisata serta kebudayaan Indonesia. Sumber: dokumen KBRI Turki

    KBRI Ankara tengah mendatangkan 6 traveller/social media influencer asal Turki untuk menjelajahi keragaman wisata serta kebudayaan Indonesia. Sumber: dokumen KBRI Turki

    TEMPO.CO, Jakarta - Pariwisata Indonesia sedang gencar memperkenalkan lima destinasi wisata prioritas, yakni Borobudur, Likupang, Danau Toba, Labuan Bajo, dan Mandalika.

    Agen perjalanan online tiket.com, berbagi kiat untuk memikat minat wisatawan untuk berkunjung, "Bekerja sama mendatangkan influencer negara tetangga ke Indonesia, karena sasaran untuk milenial," kata Vice President Brand Marketing tiket.com, Maria Risa, Kamis, 16 Januari 2020.

    Selain itu, tiket.com juga memberi kemudahan bagi pelancong sejak di bandara. Ia mencontohkan, misalnya bila pelancong ingin berkunjung ke Danau Toba. Pelancong yang mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, "Kami ada airport lounge. jadi ada beberapa fasilitas yang bisa diberikan kepada pengguna (tiket.com)," ucapnya.

    Tiket.com menawarkan pengalaman airport lounge, airport transfer, dan activities. Saat ini lounge tiket.com berada dalam 10 bandara di Indonesia.

    Berbagai bandar udara tersebut, yaitu Bandara Praya (Lombok), Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali), Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar), Terminal A Bandara Adisutjipto (Yogyakarta), Bandara Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (Samarinda), Bandara Supadio (Pontianak), Bandara Depati Amir (Pangkalpinang), Bandara Kualanamu (Deli Serdang), Bandara Sepinggan (Balikpapan).

    Layanan airport lounge itu untuk pengguna tiket.com. "Nanti detail event (acara wisata) yang kerja sama (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)," kata Maria.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.