Sah, Bendung Kamijoro Resmi Jadi Destinasi Wisata

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Gubernur DIY Sri Sultan HB X (ketiga kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat meresmikan Bendung Kamijoro, Kulonprogo, D.I Yogyakarta, Selasa 31 Desember 2019. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

    Presiden Joko Widodo (bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Gubernur DIY Sri Sultan HB X (ketiga kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat meresmikan Bendung Kamijoro, Kulonprogo, D.I Yogyakarta, Selasa 31 Desember 2019. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi), selain untuk berlibur menyambut tahun baru, ia meresmikan pula Bendungan Kamijoro. Jokowi bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X serta Menteri PUPR Basuki Hadimoluljono meresmikan Bendung Kamijoro, Selasa (31/12) di Sentolo, Kulon Progo, DIY.

    Jokowi menyampaikan, Kamijoro yang membendung Sungai Progo ini sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan karena ketersediaan air terjamin.

    Usai diresmikan, Bendung Kamijoro dikembangkan pula menjadi destinasi wisata. Saat ini, bendung itu juga menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup diminati oleh masyarakat. Jokowi cukup terkesan dengan kondisi Kamijoro yang dinilai indah dengan fasilitas taman bermain yang lengkap.

    Selain itu, jembatan Kamijoro yang menghubungkan antara Bantul dan Kulon Progo, juga membuat Jokowi terkesan karena mampu memangkas jarak sejauh 5 km. Tentunya Kamijoro sebagai destinasi wisata ini mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat seperti usaha kecil di sekitar Kamijoro serta meningkatkan pendapatan bagi masyarakat sekitar.

    Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Gubernur DIY Sri Sultan HB X (kanan) melintasi Jembatan Bendung Kamijoro saat peresmian di Kulonprogo, D.I Yogyakarta, Selasa 31 Desember 2019. Keberadaan Bendung Kamijoro diharapkan bisa berfungsi sebagai irigasi untuk mengairi lahan seluas kurang lebih 2.374 hektare. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

    Jokowi berharap masyarakat mampu memanfaatkan Kamijoro sebaik-baiknya sehingga apa yang menjadi tujuan pemerintah bisa terwujud dengan baik. Tidak hanya itu saja, Jokowi juga berharap masyarakat bisa bekerjasama dengan Pemda DIY untuk menjaga Kamijoro terus berfungsi sebagaimana mestinya.

    “Saya harap ini terus dirawat dan dijaga, terutama yang berkaitan dengan sedimentasi. Dikeruk, diperbaiki kedalamannya sehingga debit air selalu terjaga dengan baik,” ujar Jokowi.

    Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono menyampaikan, tadinya Kamijoro memang dibangun untuk menjamin ketersediaan air bagi masyarakat. Basuki mengaku antusias, ternyata Kamijoro mampu menyedot wisatawan sehingga menghidupkan perekonomian masyarakat sekitar. Basuki mengaku akan terus melakukan dukungan perbaikan fasilitas Kamijoro agar lebih ramah anak dan aman.

    Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kiri) dan Gubernur DIY Sri Sultan HB X (kedua kanan) memberikan paparan saat meresmikan Bendung Kamijoro, Kulonprogo, D.I Yogyakarta, Selasa 31 Desember 2019. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

    “Parkir wisata bisa menghasilkan minimal Rp13 juta per hari, belum warung-warungnya. Banyak sekali dampaknya tak hanya petani saja,  tapi juga masyarakat luas,” tutur Basuki.

    Selain itu, Basuki menyatakan saat ini pihaknya sedang berkonsentrasi untuk membangun instalasi air baku dan Water Treatment Plan. Debit air baku tersebut mampu mengalirkan air hingga 475 liter/detik untuk Kulon Progo serta 25 liter/detik untuk Bantul. Kamijoro juga menjadi sumber air bagi operasional bandara Yogyakarta International Airport atau YIA di Kulon Progo.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.