Ini Reaksi Investor Saat Klungkung Janji Mudahkan Investasi

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Crystal Bay di Nusa Penida yang berada di teluk yang tenang dan jernih serta ikan wara-wiri pun terlihat jelas. (shutterstock.com)

    Crystal Bay di Nusa Penida yang berada di teluk yang tenang dan jernih serta ikan wara-wiri pun terlihat jelas. (shutterstock.com)

    TEMPO.CO, Klungkung- Bali kembali menawarkan kemudahan investasi di bidang pariwisata. Salah satunya, saat Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, melansr perizinan investasi secara online beberapa waktu lalu. Program Suwirta dinilai menjanjikan kemudahan investasi bagi para Investor.

    Kabupaten Klungkung ingin menjawab tantangan investasi di wilayahnya. Investor bisa masuk, syaratnya harus mengikuti aturan pemerintah, “Beberapa jalur saya potong. Dulu harus dapat rekomendasi Bupati, saya coret. Jadi ngurus perijinan tidak perlu lewat Bupati," ujar Suwirta.

    Klungkung akan punya Mall Pelayanan Publik (MPP), sehingga pelayanan perizinan satu pintu, urusan iklim investasi selesai nanti segera,” ujar I NyomanSuwirta beberapa waktu lalu. 

    Suwirta juga mengharapkan sektor pariwisata dapat berkontribusi hingga 75% bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, Nusa Penida diprediksi akan jadi titik ungkit pembangunan ekonomi di Klungkung, “Saya berharap PAD memaksimalkan persentasenya dari pariwisata, karena potensi itu ada,” imbuhnya.
     
    Pesona Nusa Penida, selain alam yang indah, budaya masyarakat Bali di Nusa Penida juga indah. Dok. Istimewa
     
    Inovasi dari pemerintah Kabupaten Klungkung itu disambut baik olehManaging Director PT Nara Hotel Internasional, Francis Dehnhardt. Ia mengapresiasi langkah Bupati Klungkung melalui inovasi perijinan online yang diluncurkan beberapa waktu lalu.
     
    Dehnhardt menilai bahwa kemudahan izin investasi, khususnya di sektor pariwisata, akan cepat mendongkrak perekonomian masyarakat Nusa Penida. 
     
    “Kami sambut baik harapan Pak Bupati, yang ingin menumbuhkan sektor pariwisata, khususnya di Nusa Penida. Jika perizinan investasi mudah, kan ekonomi masyarakat dan daerah juga akan tumbuh,” papar Dehnhardt dalam keterangan persnya.
     
    Dehnhardt juga menambahkan bahwa Nusa Penida butuh kehadiran para investor, yang sama-sama punya semangat untuk membangun Nusa Penida. Dengan begitu, pariwisata menjadi yang terdepan dalam untuk menggerakan perekonomian masyarakat. 
     
    “Kami yakin masyarakat dan pemerintah welcome dengan kehadiran investor. Mari kita bangun Nusa Penida bersama-sama,” kata Dehnhardt.
     
    Sebagai informasi, Nara Hotel akan mendirikan hotel berstandar internasional dengan kapasitas 120 kamar, dan area rekreasi terpusat (Integrated Leisure Complex) di kawasan Nusa Penida. Seluruh area tersebut akan dibangun diatas lahan seluas 5 Hektar.
     
    Nara Hotels International tertarik mengembangkan destinasi wisata terintegrasi di Nusa Penida. Foto: Istimewa
     
    “Hotel ini akan menjadi hotel prestisius pertama di kawasan Nusa Penida, dan berada dalam satu area rekreasi terpusat yang berisi pusat perbelanjaan, festival area, theme park, business center, waterpark, watersport, beach club, dan floating restaurant.” pungkas Dehnhardt

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.